Breaking News
light_mode

Soal Hilangnya Dokumen Disdik Maluku, Kuasa Hukum: Anisa Jadi Korban Penggiringan Opini

  • account_circle Tajuk Maluku.com
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • visibility 316
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kasus hilangnya puluhan dokumen penting milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku terus menjadi sorotan publik. Meski sudah ditangani aparat penegak hukum, narasi-narasi yang berkembang di ruang publik justru dituding telah digiring untuk merusak reputasi salah satu pejabat dinas tersebut.

Hal ini disampaikan langsung oleh S. Hamid Fakaubun, MH, kuasa hukum dari Anisa—salah satu pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku—yang merasa kliennya menjadi sasaran fitnah dalam pemberitaan sejumlah media.

“Herannya, ada beberapa pemberitaan miring yang berisi fitnah dan tuduhan tanpa dasar maupun bukti yang jelas. Mereka sengaja menggiring opini publik untuk merusak nama baik klien saya (Ibu Anisa) dengan menempelkan foto Ibu Anisa di setiap pemberitaan,” kata Fakaubun dalam keterangannya kepada Tajukmaluku.com, Rabu (2/7/2025).

Menurutnya, penggunaan foto Anisa dalam pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan kasus korupsi sangat tidak beretika, apalagi tanpa konfirmasi dan persetujuan dari yang bersangkutan.

“Padahal Ibu Anisa adalah pihak yang justru melaporkan kasus hilangnya dokumen ini ke pihak kepolisian. Beliau mewakili dinas dan secara aktif mendukung proses penyelidikan. Tapi kemudian diframing seolah sebagai pelaku,” tegas Fakaubun.

Kasus ini sendiri pertama kali diketahui pada Jumat, 20 Juni 2025, ketika salah satu staf dinas hendak mengambil berkas di gudang arsip. Selang sehari kemudian, pihak Dinas Pendidikan melaporkannya ke Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease. Beberapa saksi disebut telah dimintai keterangan, termasuk Anisa. Namun alih-alih fokus pada hasil penyelidikan, Fakaubun menilai sejumlah media justru memproduksi narasi miring dan melanggar prinsip dasar jurnalisme.

“Kami sangat menghargai kebebasan pers, tapi kebebasan itu juga jangan disalahartikan untuk menulis seenaknya dan menayangkan foto siapa saja sesuai selera pengorder. Itu bukan jurnalisme, itu propaganda,” ujar Hamid.

Fakaubun menegaskan, dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik disebutkan bahwa media wajib menjunjung asas praduga tak bersalah, menghargai hak jawab, serta melindungi privasi orang lain.

“Ini bukan hanya tentang klien saya. Ini tentang bagaimana media harus tetap menjaga etika profesi. Jangan rusak masa depan anak-anak karena pemberitaan yang hanya mengejar sensasi. Anak dari klien saya (Ibu Anissa) terganggu secara psikologis. Di sekolah, anak klien saya merasa dikucilkan oleh berita-berita miring yang bermunculan di linimasa media online. Coba bayangkan jika itu terjadi pada keluarga Anda,” tukasnya.

Sebagai penutup, Fakaubun menyerukan kepada seluruh insan pers untuk menjunjung tinggi integritas, tidak menjadikan profesi jurnalis sebagai alat propaganda atau pemuas pesanan.

“Privasi orang harus kita lindungi. Jangan berlindung di balik kebebasan pers lalu menginjak-injak hak asasi orang lain. Kita semua punya tanggung jawab moral di ruang publik,” pungkasnya.

  • Penulis: Tajuk Maluku.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Film Pelajar Maluku 2026 Buka Pendaftaran, Ajang Kreativitas Bangun Ekosistem Perfilman

    Festival Film Pelajar Maluku 2026 Buka Pendaftaran, Ajang Kreativitas Bangun Ekosistem Perfilman

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Festival Film Pelajar Maluku (FFPM) 2026 membuka pendaftaran, kompetisi film pendek bagi pelajar tingkat SMA/SMK sederajat di 11 kabupaten/kota se-Maluku. Ajang bergengsi yang digelar pertama kali ini diharapkan menjadi ruang ekspresi sekaligus wadah pengembangan bakat generasi muda di bidang perfilman khususnya pelajar SMA/SMK sederajat dengan mengangkat tema “Ekplorasi Budaya dalam Bingkai Sinema”.‎ Berdasarkan informasi yang […]

  • Gandeng Rumah Digital Pegadaian, Remaja Masjid Siri-Sori Islam Garap Literasi Digital

    Gandeng Rumah Digital Pegadaian, Remaja Masjid Siri-Sori Islam Garap Literasi Digital

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Malteng,Tajukmaluku.com-Puluhan remaja masjid di Desa Siri-Sori Islam, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, gelar pelatihan komputer sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda. Kegiatan ini difasilitasi langsung oleh Rumah Digital Pegadaian (RDP) setempat dan akan berlangsung selama hampir satu bulan, terhitung sejak 14 April hingga 10 Mei 2025. Pelatihan ini menyasar […]

  • Soal Pergeseran Batas Tanah TN Manusela, DPRD Maluku Minta Pemda Fasilitasi ke Pemerintah Pusat 

    Soal Pergeseran Batas Tanah TN Manusela, DPRD Maluku Minta Pemda Fasilitasi ke Pemerintah Pusat 

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi 3 DPRD Maluku, Alhidayat Wajo, meminta pemerintah daerah Maluku perlu menyampaikan aspirasi masyarakat ke pemerintah pusat terkait penetapan batas kawasan hutan yang bersinggungan langsung dengan wilayah adat.  Menurutnya, pemerintah tidak boleh menetapkan batas kawasan hutan tanpa melibatkan masyarakat hukum adat yang telah lama mendiami dan mengelola wilayah tersebut. “Karena itu kewenangan pemerintah pusat, […]

  • Gagal Framing, Jais Ely Jadi Simbol Amburadulnya Birokrasi Maluku

    Gagal Framing, Jais Ely Jadi Simbol Amburadulnya Birokrasi Maluku

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Jais Ely, yang menyalahkan Efrita Trifena Lamerkabel dalam polemik Miss Youth Indonesia justru menjadi cermin birokrasi yang tidak empatik, miskin inisiatif, dan gagal membaca arah kepemimpinan. Polemik finalis Miss Youth Indonesia asal Maluku, Efrita Trifena Lamerkabel, membuka aib lama soal OPD yang hanya sibuk membangun citra, tapi abai pada […]

  • Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Adat

    Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Adat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Lima Puluh Kota, Tajukmaluku.com-Sertipikat tanah ulayat menjadi pegangan penting bagi masyarakat adat di Sumatera Barat dalam menjaga aset nagari agar tetap terlindungi dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Bagi masyarakat Nagari Sitapa di Kabupaten Lima Puluh Kota, kepastian hukum atas tanah ulayat sangatlah memperkuat posisi ninik mamak dalam melindungi tanah adat dari berbagai potensi permasalahan. […]

  • Momen Hari Pahlawan, PLN UP3 Tobelo Gandeng Census 88 AT Polri Gelar Sosialisasi Pencegahan Terorisme dan Sistem Manajemen Pengamanan

    Momen Hari Pahlawan, PLN UP3 Tobelo Gandeng Census 88 AT Polri Gelar Sosialisasi Pencegahan Terorisme dan Sistem Manajemen Pengamanan

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam rangka Hari Pahlawan, Pegawai dan staf PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) di lingkup Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) diberikan sosialisasi mengenai pencegahan terorisme dan penerapan sistem manajemen pengamanan. Sosialisasi ini diselenggarakan dengan menggandeng Satgas Wilayah (Satgaswil) Maluku Utara Densus 88 AT Polri. General PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyampaikan, […]

expand_less