Breaking News
light_mode

Komisi II DPRD Maluku Respon Cepat Tanggapi Keluhan Warga Soal Tumpahan Oli di Teluk Ambon

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 204
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Irawadi, menyoroti dugaan tumpahan oli bekas yang mencemari kawasan pesisir Teluk Ambon. Dugaan ini muncul setelah masyarakat melaporkan adanya bercak hitam menyerupai oli di sepanjang pantai Negeri Hative Besar, akhir Oktober lalu.

Menindaklanjuti laporan itu, DPRD Maluku berencana memanggil instansi terkait, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta pemerintah Negeri Hative Besar untuk memberikan penjelasan.

“Dari sumbernya kita belum tahu, dari kapal mana. Yang pasti ini masih ada sisa tumpahan yang terlihat di pantai. Nanti kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk KSOP yang punya kewenangan dalam urusan kapal, dan juga lingkungan hidup,” ujar Irawadi kepada wartawan, Senin (3/11/2025) di lokasi Kejadian usai On The Spot.

Irawadi mengatakan, DPRD akan menjadwalkan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II dan Komisi III, mengingat persoalan ini menyangkut dua bidang, yakni lingkungan hidup dan perhubungan laut.

“Nanti kita akan agendakan rapat bersama dengan Komisi III dan Komisi II. KSOP ini ada di Komisi III, sementara lingkungan hidup di Komisi II,” jelasnya.

Lebih lanjut, Irawadi menegaskan DPRD akan mendorong pembentukan peraturan daerah (perda) tentang pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) untuk memperkuat pengawasan di wilayah perairan.

“Ini bukan pertama kali terjadi. Jadi kita akan bentuk perda terkait B3. Ini termasuk bahan berbahaya dan beracun. Kemarin kita baru sahkan perda tentang pengelolaan sampah, tapi untuk B3 ini belum. Karena kalau di laut kewenangannya ada di provinsi, maka akan kita tindak lanjuti lewat perda tentang B3,” tandasnya.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku mengaku telah mengambil sampel air laut dan bahan yang diduga oli di lokasi kejadian untuk diuji di laboratorium. Proses pengujian diperkirakan memakan waktu sekitar dua pekan.

“Dari pengambilan sampel, baik air laut maupun bahan yang diduga oli itu, sementara kita uji di laboratorium. Untuk uji hasilnya biasanya sekitar 14 hari. Jadi kemungkinan hasilnya bisa kita sampaikan saat RDP nanti,” ujar Sylvia, Pengawas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, di lokasi Pantai Hative Besar.

Ia menambahkan, saat tim DLH turun ke lokasi, mereka sempat memberikan himbauan kepada masyarakat agar sementara waktu tidak mandi atau melaut di sekitar area tersebut.

“Kemarin waktu kami turun, kami lihat ada anak-anak mandi di pinggir pantai. Kami langsung arahkan untuk sementara jangan mandi dulu di laut, juga nelayan diimbau jangan melaut dulu karena kondisi laut kurang bagus,” ungkap Sylvia.

Menurutnya, sebaran bahan yang mencemari pantai diperkirakan mencapai sekitar 100 meter di pesisir Hative Besar. Meski demikian, DLH belum dapat memastikan sumber pasti dari bahan pencemar tersebut.

“Wilayah itu kan dilalui berbagai kapal, baik kapal besar maupun kapal nelayan lokal, jadi kami belum bisa menjustifikasi dari kapal mana sumbernya,” ujarnya.* (03-M)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolresta Ambon: LGJI Amboina 2026 Harus Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan

    Kapolresta Ambon: LGJI Amboina 2026 Harus Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kapolresta Ambon dan PP Lease Kombes Pol Andrias Susanto Nugroho mengajak masyarakat menjadikan Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) Amboina 2026 sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan menjaga perdamaian di Kota Ambon. Pesan itu disampaikan Andrias saat menghadiri pembukaan LGJI Amboina 2026 yang dipusatkan di kawasan Gong Perdamaian Kota Ambon, Sabtu (5/9/2026). Lomba ini digelar dalam rangkaian […]

  • 8 Tahun Penjara! Tagop Soulisa Resmi Hirup Udara Bebas

    8 Tahun Penjara! Tagop Soulisa Resmi Hirup Udara Bebas

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tagop Sudarsono Soulisa, resmi menghirup udara bebas setelah selesai menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon. Jumat (23/10//2026). Tagop Soulisa merupakan tokoh sentral di Buru Selatan yang memimpin kabupaten tersebut selama dua periode, yakni tahun 2011–2016 dan 2016–2021. Namun, masa jabatannya ternoda setelah dirinya terseret perkara suap dan gratifikasi terkait sejumlah proyek […]

  • Perkuat Legalitas Aset Negara, Kantah Bursel Serahkan Sertipikat Hak Pakai kepada Kementerian Pertahanan

    Perkuat Legalitas Aset Negara, Kantah Bursel Serahkan Sertipikat Hak Pakai kepada Kementerian Pertahanan

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan menyerahkan Sertipikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Republik Indonesia cq. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Selasa (22/9/2026). Penyerahan sertipikat berlangsung di Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan dan menjadi bagian dari upaya penataan serta legalisasi aset Barang Milik Negara (BMN), khususnya aset yang berada dalam pengelolaan instansi pertahanan. Sertipikat tersebut diserahkan oleh […]

  • Lambat Usut Pelaku Pembacokan Di Mardika, PMII Maluku: “Irjen. Pol Eddy Tampubulon Gagal Pimpin Polda Maluku”

    Lambat Usut Pelaku Pembacokan Di Mardika, PMII Maluku: “Irjen. Pol Eddy Tampubulon Gagal Pimpin Polda Maluku”

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Tepat satu pekan berlalu sejak kasus kekerasan bersama yang menimpa RM, seorang juru parkir di Pasar Mardika, Kota Ambon pada Minggu (03/11/2024). Hingga kini, Polda Maluku belum berhasil mengidentifikasi dan menangkap para pelaku yang melakukan pembacokan brutal di area publik ini. Ketidakmampuan aparat dalam mengungkap insiden ini menjadi bukti nyata dari lemahnya respon cepat […]

  • DPRD Maluku Mediasi Masalah Akses Jalan Warga di Hative Kecil

    DPRD Maluku Mediasi Masalah Akses Jalan Warga di Hative Kecil

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku menggelar rapat mediasi terkait masalah akses jalan warga di kawasan Negeri Hative Kecil, Kota Ambon. Mengingat, penutupan jalan di kawasan PLTD Wika, Desa Hative Kecil, RT 001/RW 01, Kota Ambon, sejak Maret 2024 hingga kini 28 April 2026, belum menemukan solusi final. Penutupan tersebut sempat mengakibatkan akses jalan yang biasa dilintasi warga […]

  • Putri Anggota DPRD Maluku Raih Medali Emas Taekwondo di Poltek Cup Makassar 2025

    Putri Anggota DPRD Maluku Raih Medali Emas Taekwondo di Poltek Cup Makassar 2025

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Makassar,Tajukmaluku.com-Dua atlet muda asal Maluku, Kohati Syaqilah Letsoin dan Jody Lopulisa, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas pada ajang Poltek Cup Makassar 2025, kategori pemula cabang olahraga taekwondo. Salah satu peraih emas, Kohati Syaqilah Letsoin, merupakan putri dari Suleman Letsoin, anggota DPRD Provinsi Maluku dari Partai Hanura. Capaian ini menambah daftar panjang prestasi […]

expand_less