Breaking News
light_mode

Desa Pancoran Teraliri Listrik, Wujud PLN Pemerataan Akses Energi di Kepulauan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 141
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Taliabu Barat,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemerataan akses energi hingga ke wilayah kepulauan dan pelosok Indonesia.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui suksesnya penyalaan listrik di Desa Pancoran, Kecamatan Taliabu Barat, yang selama ini belum sepenuhnya mendapatkan layanan kelistrikan. Penyalaan yang dilaksanakan oleh UP3 Ternate dan ULP Bobong ini menjadi langkah strategis PLN dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan petani.

Infrastruktur kelistrikan yang dibangun memanfaatkan sistem tenaga diesel. Dengan kapasitas daya terpasang 40 kW dan daya mampu 32 kW, pembangkit tersebut menyalurkan energi melalui jaringan Tegangan Rendah sepanjang ±1,7 kilometer sirkit. Saat ini, pembangkit beroperasi 12 jam per hari sebagai tahap awal pemenuhan kebutuhan energi dan potensi beban. PLN juga telah menyiapkan rencana ekspansi bila terjadi peningkatan kebutuhan daya seiring berkembangnya kegiatan sosial ekonomi warga.

Enam personel PLN terlibat dalam proses penyalaan ini, memastikan setiap tahapan dilaksanakan secara aman, andal, dan sesuai standar keselamatan ketenagalistrikan. Seluruh kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Pancoran dan partisipasi aktif masyarakat yang membantu kelancaran pelaksanaan pekerjaan.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menyampaikan, penyalaan listrik di Desa Pancoran merupakan bukti nyata hadirnya negara melalui PLN dalam menyediakan akses energi yang merata bagi seluruh masyarakat.

“PLN berkomitmen menghadirkan listrik hingga ke titik-titik terluar dan terpencil sebagai upaya membuka peluang kemajuan yang sama bagi seluruh warga negara. Hadirnya listrik di Desa Pancoran bukan hanya sekadar penerangan, tetapi juga pendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik,” ujar Soeratmoko.

Kata dia, PLN akan terus meningkatkan kualitas infrastruktur kelistrikan dan memperluas jangkauan pelayanan untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.

Pemerataan energi menjadi salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

“Kami terus melakukan evaluasi dan pengembangan infrastruktur agar layanan kelistrikan di wilayah kepulauan semakin andal. Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi energi tambahan bagi kami untuk terus mempercepat pemerataan akses listrik di Maluku dan Maluku Utara,” tambahnya.

Kegiatan penyalaan turut disaksikan oleh Penjabat Sementara (PJS) Kepala Desa Pancoran, Husrin, serta memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu. Pemerintah daerah memberikan apresiasi atas peran PLN dalam menyediakan layanan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kehadiran listrik diyakini dapat memicu pertumbuhan desa, membuka peluang usaha baru, memperkuat akses informasi, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta kesehatan.

Saat ini terdapat sekitar 200 pelanggan dan potensi pelanggan yang dapat memanfaatkan layanan kelistrikan di Desa Pancoran. Dengan teralirinya listrik, masyarakat diharapkan semakin produktif, terutama dalam pengembangan usaha nelayan melalui peningkatan fasilitas penyimpanan hasil tangkap, serta pengembangan proses pengolahan hasil pertanian.

Penyalaan Desa Pancoran menjadi bagian dari langkah berkelanjutan PLN untuk memastikan energi tidak hanya hadir di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah terpencil dan kepulauan demi pemerataan pembangunan nasional.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Rapat Perdana, Ini Pesan Walikota dan Wakil Walikota Ambon Periode 2025-2030

    Gelar Rapat Perdana, Ini Pesan Walikota dan Wakil Walikota Ambon Periode 2025-2030

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Bertempat di Aula Maluku City Mall (MCM), Wali Kota Ambon Drs. Bodewin Wattimena dan Wakil Wali Kota Ely Toisuta menggelar rapat atau apel perdana bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN lingkup Pemerintah Kota Ambon. Selasa, (04/03/2025). Sekitar 2.000 ASN hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk Penjabat Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette, para asisten, serta […]

  • Sespimma Polri Angkatan 75 Pokjar V Gelar Baksos di Polres Sumedang, Bagikan 100 Paket Sembako dan Santunan Anak Yatim

    Sespimma Polri Angkatan 75 Pokjar V Gelar Baksos di Polres Sumedang, Bagikan 100 Paket Sembako dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sumedang,Tajukmaluku.com-Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Pokjar V menggelar kegiatan bakti sosial di Mapolres Sumedang, Jawa Barat, Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan itu merupakan bagian dari Praktik Kuliah Profesi (PKP) yang dijalankan para peserta didik Sespimma Polri. Bakti sosial diwujudkan melalui pembagian 100 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu serta santunan kepada 25 anak yatim […]

  • APK Menyalahi Aturan, PERMAHI Ambon Harap BAWASLU Bertindak Tegas

    APK Menyalahi Aturan, PERMAHI Ambon Harap BAWASLU Bertindak Tegas

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Direktur Lembaga Kajian dan Pengawasan Penegak Hukum (LKPPH) Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Kota Ambon, Saputra Belassa, mengatakan perlu adanya tindakan tegas terhadap pemasangan alat peraga kampanye di berbagai tempat. Rabu (30/10/2024). Alat peraga kampanye (APK) merupakan bagian dari sarana atau metode kampanye yang merupakan hak peserta pemilu untuk bersosialisasi dan/atau […]

  • Kantor Pertanahan Buru Selatan Terima Kunjungan Kerja Kanwil BPN Maluku

    Kantor Pertanahan Buru Selatan Terima Kunjungan Kerja Kanwil BPN Maluku

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan menerima kunjungan kerja Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Maluku, Selasa (30/6/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan, Kuswandono bersama jajaran pejabat pengawas sebagai bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja serta pelayanan pertanahan di […]

  • Netfid Soroti Dugaan Pemalsuan Ijazah Palsu Kandidat Bupati Buru

    Netfid Soroti Dugaan Pemalsuan Ijazah Palsu Kandidat Bupati Buru

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com– Ketua Umum Network for Indonesian Democratic Society (Netfid) Provinsi Maluku, Salidin Wally menyoroti adanya dokumen ijazah yang diduga palsu serta tidak memenuhi persyaratan dalam pencalonan Bupati di Kabupaten Buru, Minggu (29/09/2024). Salidin mengatakan pemalsuan dokumen tersebut dapat mengindikasikan adanya suatu pelanggaran pemilu dan diduga sengaja diabaikan begitu saja oleh penyelenggara baik KPU dan […]

  • Minta Polisi Usut Kebakaran Alat Berat PT SIM Dewan: Bupati Harus Bertanggung Jawab, Jangan Rakyat Jadi Korban

    Minta Polisi Usut Kebakaran Alat Berat PT SIM Dewan: Bupati Harus Bertanggung Jawab, Jangan Rakyat Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku, Zain Syaiful Latukaisupy, menilai langkah Bupati menghentikan sementara operasional PT SIM sebagai bentuk blunder serius yang berdampak luas, khususnya terhadap tenaga kerja. Kebijakan itu dinilai gegabah dan tidak mempertimbangkan konsekuensi sosial yang ditimbulkannya. “Centol, kenapa Pak Bupati ini bisa buat blunder seperti itu? Akhirnya terjadi penghentian sementara, lalu berapa banyak pegawai […]

expand_less