Breaking News
light_mode

BPJN Maluku Fokus Percepat Pembangunan Jalan Kota Baru – Air Nanang Pulau Seram

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 314
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku fokus mempercepat pengerjaan proyek strategis nasional yakni pembangunan jalan yang menghubungkan Kota Baru menuju Air nanang di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Prioritas utama proyek BPJN Maluku itu guna memutus rantai isolasi di wilayah pesisir tersebut.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah II Provinsi Maluku, Toce Leuwol menyatakan bahwa per awal Februari 2026, realisasi fisik di lapangan telah menunjukkan kemajuan positif.

“Hingga saat ini, progres pembangunan jalan ruas Kota Baru-Airnanang telah menyentuh angka 4,993 persen. Fokus kami saat ini berada di STA 06+000 dengan pengerjaan yang cukup intensif pada sektor galian dan penyiapan struktur fondasi jalan,” jelas Leuwol yang diterima TajukMaluku.com, Sabtu (7/2/2026).

Proyek yang menjadi bagian dari konektivitas Trans Seram ini memiliki bentangan efektif sepanjang 31,7 kilometer hingga mencapai Kampung Akat Fadedo. Leuwol menjelaskan bahwa pembangunan ini menggunakan skema Multi Year Contract (MYC) dengan dukungan dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 185 miliar.

“Kontrak pengerjaan sudah dimulai sejak 10 Oktober 2025 dan direncanakan tuntas sepenuhnya pada tahun 2027. Skema tahun jamak ini memastikan bahwa anggaran tersedia secara berkelanjutan hingga jalan ini benar-benar terhubung,” tambahnya.

Tantangan terbesar dalam proyek ini menurut Leuwol adalah kondisi geografis yang belum terjamah. Pada tahap Mutual Check Nol (MC0), tim teknis di lapangan harus bekerja ekstra keras memetakan jalur di tengah hutan primer.

“Kondisinya cukup menantang, tim rintis dan alat berat harus masuk ke kawasan hutan dan melintasi beberapa titik rawa yang cukup dalam. Kami melakukan penyesuaian desain secara teliti di lapangan agar konstruksi yang dihasilkan nantinya benar-benar kokoh dan sesuai dengan kondisi tanah di sini,” tegas Leuwol.

Bagi Leuwol, proyek ini bukan sekadar urusan teknis aspal dan beton, melainkan upaya menjawab kerinduan masyarakat yang telah puluhan tahun menanti akses darat.

Ia mencatat antusiasme warga sangat tinggi karena selama ini mereka hanya bergantung pada jalur laut yang sangat berisiko saat cuaca buruk.

“Masyarakat menyampaikan kepada kami bahwa setelah 80 tahun Indonesia merdeka, barulah akses jalan ini masuk ke wilayah mereka. Respon ini menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan dukungan penuh dari warga setempat,” tuturnya.

Pembangunan infrastruktur ini diproyeksikan akan membawa perubahan besar yang menyentuh berbagai sendi kehidupan masyarakat di Seram Bagian Timur. Dari sisi ekonomi dan logistik, kehadiran jalan ini akan menjadi urat nadi baru yang memangkas biaya transportasi barang dan jasa secara signifikan.

“Jika selama ini warga sangat bergantung pada jalur laut yang mahal dan berisiko tinggi akibat faktor cuaca, kini distribusi hasil bumi seperti pala, cengkeh, kopra dan sektor perikanan dapat langsung dimobilisasi menuju pusat pasar di Bula maupun Ambon dengan lebih cepat dan efisien. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi peningkatan pendapatan petani serta nelayan lokal yang selama ini terhambat masalah aksesibilitas,” ungkap Leuwol.

Tidak hanya soal ekonomi, dampak positifnya juga merambah pada peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan. Dengan tersedianya jalan nasional yang memadai, mobilisasi warga menuju fasilitas kesehatan rujukan akan menjadi jauh lebih mudah, di mana ambulans kini dapat menjangkau desa-desa terpencil dengan respons yang lebih cepat dalam kondisi darurat.

“Begitu pula dengan akses pendidikan, di mana mobilitas tenaga pengajar dan para siswa antar-kecamatan akan menjadi lebih aman. Kesimpulannya, proyek ini efektif menghilangkan sekat isolasi dan perubahan iklim ekonomi Masyarakat setempat, dan BPJN Maluku hadir untuk menjawab itu,” tutup Leuwol.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Pingitan ke Peradaban: Kartini dalam Dua Wajah

    Dari Pingitan ke Peradaban: Kartini dalam Dua Wajah

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Olivia Ch. Salampessy Wakil Ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Sambil menikmati hangatnya teh hijau di pagi hari, saya menyempatkan diri membaca lembar demi lembar buku R.A. Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang – Door Duisternis Tot Licht, yang berisi surat-surat beliau. Membayangkan Kartini, seorang gadis remaja di usia dua belas tahun […]

  • PLN UP3 Tobelo Gelar Sosialisasi Dampak Diskon 50% Listrik terhadap PBJT-TL kepada BPKAD Halmahera Utara

    PLN UP3 Tobelo Gelar Sosialisasi Dampak Diskon 50% Listrik terhadap PBJT-TL kepada BPKAD Halmahera Utara

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo menggelar sosialisasi kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Halmahera Utara. Sosialisasi tersebut terkait dampak diskon 50 persen listrik terhadap Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyampaikan, sosialisasi tersebut bertujuan […]

  • Rangkaian HPN 2023, PLN UP3 Ternate Gelar Konvoi Komunitas Electric

    Rangkaian HPN 2023, PLN UP3 Ternate Gelar Konvoi Komunitas Electric

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kegiatan bertemakan Electrifying Lifestyle itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada tanggal 4 September 2024. Menurut General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula, Hari Pelanggan Nasional 2024 menjadi momentum PLN untuk memperhatikan dan memberikan apresiasi kepada pelanggannya. “Sekaligus momentum untuk menegaskan kembali produk dan layanan PLN di tengah masyarakat luas. […]

  • Sedang Mengurus Urusan Pertanahan? Cari Tahu Biayanya di Sini

    Sedang Mengurus Urusan Pertanahan? Cari Tahu Biayanya di Sini

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Bagi sebagian masyarakat, mengurus urusan pertanahan sering kali menjadi pengalaman yang membingungkan. Pertanyaan soal biaya yang harus dibayar, komponen apa saja yang dikenakan, hingga cara penghitungannya, kerap muncul ketika seseorang hendak mengurus sertipikat tanah, balik nama, maupun layanan pertanahan lainnya. Di tengah kebutuhan masyarakat akan informasi yang jelas dan transparan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan […]

  • PLN Siaga Amankan Listrik saat Kunjungan Menteri PPN/Bappenas di Ambon

    PLN Siaga Amankan Listrik saat Kunjungan Menteri PPN/Bappenas di Ambon

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memastikan keandalan pasokan listrik selama kunjungan kerja Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Rachmat Pambudy, di Kota Ambon, Senin (16/6/2025). Diketahui, salah satu agenda kunjungan penting Menteri Rachmat tersebut, yakni peninjauan langsung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 76 dan SD Negeri […]

  • Buah Sukun, Tanaman Tropis  Maluku jadi ‘Future Food’ Dunia 2026

    Buah Sukun, Tanaman Tropis Maluku jadi ‘Future Food’ Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tanaman tropis dari Provinsi Maluku, Buah Sukun dinilai mampu menjadi solusi untuk pangan masa depan dunia, ditengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap krisis pangan dan perubahan iklim. Pasalnya, Sukun memiliki kandungan karbohidrat tinggi, bebas gluten, serta kaya serat dan mineral seperti vitamin C dan magnesium. Teksturnya yang padat dan rasanya yang netral membuat buah ini fleksibel […]

expand_less