Breaking News
light_mode

BPJN Maluku Fokus Percepat Pembangunan Jalan Kota Baru – Air Nanang Pulau Seram

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 282
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku fokus mempercepat pengerjaan proyek strategis nasional yakni pembangunan jalan yang menghubungkan Kota Baru menuju Air nanang di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Prioritas utama proyek BPJN Maluku itu guna memutus rantai isolasi di wilayah pesisir tersebut.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah II Provinsi Maluku, Toce Leuwol menyatakan bahwa per awal Februari 2026, realisasi fisik di lapangan telah menunjukkan kemajuan positif.

“Hingga saat ini, progres pembangunan jalan ruas Kota Baru-Airnanang telah menyentuh angka 4,993 persen. Fokus kami saat ini berada di STA 06+000 dengan pengerjaan yang cukup intensif pada sektor galian dan penyiapan struktur fondasi jalan,” jelas Leuwol yang diterima TajukMaluku.com, Sabtu (7/2/2026).

Proyek yang menjadi bagian dari konektivitas Trans Seram ini memiliki bentangan efektif sepanjang 31,7 kilometer hingga mencapai Kampung Akat Fadedo. Leuwol menjelaskan bahwa pembangunan ini menggunakan skema Multi Year Contract (MYC) dengan dukungan dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 185 miliar.

“Kontrak pengerjaan sudah dimulai sejak 10 Oktober 2025 dan direncanakan tuntas sepenuhnya pada tahun 2027. Skema tahun jamak ini memastikan bahwa anggaran tersedia secara berkelanjutan hingga jalan ini benar-benar terhubung,” tambahnya.

Tantangan terbesar dalam proyek ini menurut Leuwol adalah kondisi geografis yang belum terjamah. Pada tahap Mutual Check Nol (MC0), tim teknis di lapangan harus bekerja ekstra keras memetakan jalur di tengah hutan primer.

“Kondisinya cukup menantang, tim rintis dan alat berat harus masuk ke kawasan hutan dan melintasi beberapa titik rawa yang cukup dalam. Kami melakukan penyesuaian desain secara teliti di lapangan agar konstruksi yang dihasilkan nantinya benar-benar kokoh dan sesuai dengan kondisi tanah di sini,” tegas Leuwol.

Bagi Leuwol, proyek ini bukan sekadar urusan teknis aspal dan beton, melainkan upaya menjawab kerinduan masyarakat yang telah puluhan tahun menanti akses darat.

Ia mencatat antusiasme warga sangat tinggi karena selama ini mereka hanya bergantung pada jalur laut yang sangat berisiko saat cuaca buruk.

“Masyarakat menyampaikan kepada kami bahwa setelah 80 tahun Indonesia merdeka, barulah akses jalan ini masuk ke wilayah mereka. Respon ini menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan dukungan penuh dari warga setempat,” tuturnya.

Pembangunan infrastruktur ini diproyeksikan akan membawa perubahan besar yang menyentuh berbagai sendi kehidupan masyarakat di Seram Bagian Timur. Dari sisi ekonomi dan logistik, kehadiran jalan ini akan menjadi urat nadi baru yang memangkas biaya transportasi barang dan jasa secara signifikan.

“Jika selama ini warga sangat bergantung pada jalur laut yang mahal dan berisiko tinggi akibat faktor cuaca, kini distribusi hasil bumi seperti pala, cengkeh, kopra dan sektor perikanan dapat langsung dimobilisasi menuju pusat pasar di Bula maupun Ambon dengan lebih cepat dan efisien. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi peningkatan pendapatan petani serta nelayan lokal yang selama ini terhambat masalah aksesibilitas,” ungkap Leuwol.

Tidak hanya soal ekonomi, dampak positifnya juga merambah pada peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan. Dengan tersedianya jalan nasional yang memadai, mobilisasi warga menuju fasilitas kesehatan rujukan akan menjadi jauh lebih mudah, di mana ambulans kini dapat menjangkau desa-desa terpencil dengan respons yang lebih cepat dalam kondisi darurat.

“Begitu pula dengan akses pendidikan, di mana mobilitas tenaga pengajar dan para siswa antar-kecamatan akan menjadi lebih aman. Kesimpulannya, proyek ini efektif menghilangkan sekat isolasi dan perubahan iklim ekonomi Masyarakat setempat, dan BPJN Maluku hadir untuk menjawab itu,” tutup Leuwol.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Dorong Electrifying Lifestyle di Maluku melalui Program Konversi Motor Listrik

    PLN Dorong Electrifying Lifestyle di Maluku melalui Program Konversi Motor Listrik

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) terus mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik di wilayah timur Indonesia melalui Program Sertifikasi Bengkel Konversi dan Maintenance Motor Listrik di Kota Ambon. Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung transisi energi ramah lingkungan sekaligus memperkuat penerapan electrifying lifestyle di tengah masyarakat. Program yang dilaksanakan bekerja sama dengan SMK Negeri 4 […]

  • Membangun Ekonomi dari Bawah

    Membangun Ekonomi dari Bawah

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Masyuhri Maswatu (Wasekjen Pimpinan Pusat GP Ansor) Tajukmaluku.com-Menemukan ruh pembangunan yang memberdayakan tidaklah mudah. Reformasi di Indonesia pada tahun 1998 telah memilih sistem desentralisasi. Otonomi daerah menjadi konsep operasionalnya. Bukan tidak berhasil, tapi penyelenggaraan otonomi daerah ternyata belum mampu melahirkan kesejahteraan bagi lapisan masyarakat terbawah yang hidup di desa. Bahkan rasio terus meningkat sudah […]

  • Marthinus Hukom: Merdeka itu Bebas dari Korupsi dan Ketidakadilan

    Marthinus Hukom: Merdeka itu Bebas dari Korupsi dan Ketidakadilan

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Makna kemerdekaan Indonesia tidak semestinya berhenti pada pemahaman bahwa bangsa ini telah terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan, dalam makna yang lebih hakiki, harus diwujudkan melalui kehidupan bangsa yang mandiri, adil, bermartabat, sejahtera, dan terbebas dari berbagai bentuk penindasan. Merdeka itu Indonesia harus bebas dari korupsi dan penegakkan keadilan dalam semua level. Pandangan kritis tersebut disampaikan Komjen […]

  • DPRD Maluku Dukung Ombudsman Awasi Ketat Program MBG

    DPRD Maluku Dukung Ombudsman Awasi Ketat Program MBG

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi PDI Perjuangan, Yan Zamora Noach mendukung Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku untuk awasi ketat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan menyusul adanya berbagai kasus keracunan MBG, termasuk di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Menurutnya, perlu adanya pengawasan yang lebih mendalam hingga ke titik persoalan di lapangan untuk […]

  • 27-29 Juni Jemaah Haji Maluku Tiba Tanah Air, Ka.Kanwil: PPIH Segera Rapat Persiapan

    27-29 Juni Jemaah Haji Maluku Tiba Tanah Air, Ka.Kanwil: PPIH Segera Rapat Persiapan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., menginformasikan kedatangan jemaah haji asal Maluku yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27-29 Juni 2025. Proses pemulangan gelombang pertama diawali dengan kedatangan rombongan Kelompok Terbang (Kloter) 22 UPG yang diisi 390 jemaah dan petugas asal Maluku. “Sesuai yang telah kami sampaikan sejak awal dan […]

  • Bukti Bebas Limbah PLTD, Bibit Mangrove Depan PLTD Poka Mulai Bertunas Pasca Setahun Penanaman

    Bukti Bebas Limbah PLTD, Bibit Mangrove Depan PLTD Poka Mulai Bertunas Pasca Setahun Penanaman

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com-PT PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) berhasil menunjukkan komitmennya dalam hal menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini diimplementasikan salah satunya melalui penanaman 1.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai depan PLTD Poka. Rehabilitasi mangrove di kawasan ini merupakan bagian pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan yang berkelanjutan. General Manager PLN UIW […]

expand_less