Breaking News
light_mode

DPRD Maluku Rapat Bahas Keterbatasan TPU Muslim di Kota Ambon

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 97
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Maluku menggelar rapat pembahasan keterbatasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim di Kota Ambon.

Pasalnya, keterbatasan lahan memaksa praktik pemakaman menyimpang dari standar kelayakan satu liang kubur kini diisi dua hingga tiga jenazah.

Kondisi ini memicu tekanan serius dari Anggota DPRD Maluku. Dalam rapat kerja Komisi I DPRD Maluku bersama Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku di Rumah Rakyat Karang Panjang, Rabu (1/4/2026).

Rapat dipimpin Ketua Komisi I, Solichin Buton, dengan satu tuntutan utama: keputusan konkret, bukan sekadar wacana.

Forum tersebut tidak hanya menjadi ruang koordinasi, tetapi atmosfir politik menukik tajam. DPRD menegaskan krisis TPU bukan lagi persoalan administratif, melainkan kebutuhan mendesak yang menyentuh aspek kemanusiaan dan martabat publik.

Solusi yang mengemuka adalah pembebasan lahan di kawasan Air Besar, Negeri Batu Merah, milik keluarga Soplanit. Lokasi ini diproyeksikan menjadi pengganti TPU Kebun Cengkeh yang telah mengalami kelebihan kapasitas.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku, Abdullah Latuapo, menegaskan situasi di lapangan sudah tidak bisa ditoleransi.

“Satu kuburan diisi dua sampai tiga jenazah. Ini kondisi darurat. Lahan sudah ada, tinggal pembayaran,” tegasnya.

Latuapo menjelaskan, MUI, telah membayar uang muka Rp 500 juta dari total kebutuhan sekitar Rp 6,8 miliar. Sisa Rp 6,3 miliar menjadi titik krusial yang membutuhkan intervensi pemerintah.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengakui tanggung jawab pemerintah dalam penyediaan TPU, meski terkendala fiskal dan keterbatasan lahan.

Ia memastikan Pemerintah Kota Ambon siap mengambil bagian, termasuk melalui pembebasan BPHTB dan skema pembiayaan bersama.

“Prinsipnya kami siap. Tinggal diatur pembagian beban antara Pemkot dan Pemprov,” jelas Wattimena.

Dukungan serupa disampaikan Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie. menegaskan pemerintah provinsi akan mengawal pembebasan lahan.

“Pemerintah Provinsi Maluku tidak akan tinggal diam dan siap mengawal proses, terutama pada aspek legalitas agar tidak bermasalah di kemudian hari,” tegas Sadali.

Meski komitmen telah dibangun, tantangan berikutnya adalah realisasi. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah membuka opsi pembayaran bertahap sebagai jalan keluar.

Namun, bagi masyarakat, waktu menjadi faktor krusial. Krisis TPU bukan sekadar soal lahan, tetapi menyangkut penghormatan terakhir bagi warga yang wafat.

Tanpa langkah cepat dan terukur, praktik pemakaman tidak layak berpotensi terus berlanjut menjadi ironi di tengah tanggung jawab negara menjamin kebutuhan dasar warganya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Ketahanan Air dan Energi di Maluku, PLN Energize Proyek Bendungan Wayapu

    Dukung Ketahanan Air dan Energi di Maluku, PLN Energize Proyek Bendungan Wayapu

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Buru,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia. Hal ini ditandai dengan keberhasilan penyalaan (energize) pasokan listrik untuk proyek strategis nasional Bendungan Wayapu di Kabupaten Buru, Maluku. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyampaikan, keterlibatan PLN dalam proyek strategis seperti […]

  • Sejumlah OKP Desak Polisi Tangkap Tersangka Mafia Tambang SBB Ayu Ditha Puttileihalat

    Sejumlah OKP Desak Polisi Tangkap Tersangka Mafia Tambang SBB Ayu Ditha Puttileihalat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Penyidik Mabes Polri dan Polda Metro Jaya didesak segera menangkap dan menahan dua tersangka dugaan tindak pidana pemalsuan akta otentik, penipuan, dan penggelapan yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), yakni Ayu Ditha Greslya Puttileihalat bersama adiknya, Raflex Nugraha Puttileihalat. Ayu Ditha Greslya Puttileihalat diketahui telah lebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka […]

  • Dukung Pemerataan Energi, PLN UP3 Ambon Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pemkab Buru

    Dukung Pemerataan Energi, PLN UP3 Ambon Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pemkab Buru

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namlea,Tajukmaluku.com-Sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, merata, dan berkelanjutan di seluruh wilayah kerja, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus mempererat hubungan kelembagaan dengan pemerintah daerah. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kunjungan resmi yang dilakukan melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon, sebagai perpanjangan […]

  • Nurlina Kawal Aspirasi Tiga Kecamatan: Pendidikan, Infrastruktur, dan Lahan Terlantar

    Nurlina Kawal Aspirasi Tiga Kecamatan: Pendidikan, Infrastruktur, dan Lahan Terlantar

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Taliabu,Tajukmaluku.com-Dalam masa reses persidangan ke-II DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, anggota legislatif Wa Ode Nurlina A.Md.Keb,menyambangi tiga kecamatan dengan seabrek masalah lama yang tak kunjung selesai. Dari pendidikan yang stagnan, infrastruktur yang rapuh, hingga pengelolaan bantuan sosial yang amburadul, keluhan masyarakat terus berulang. Namun kali ini, politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini bergabung dengan H. […]

  • Maraknya Penyelundupan B3 ke Gunung Botak, KNPI Buru Desak Polisi Bertindak

    Maraknya Penyelundupan B3 ke Gunung Botak, KNPI Buru Desak Polisi Bertindak

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Buru,Tajukmaluku.com-Wakil Ketua DPD II KNPI Kabupaten Buru, Rizal Sutrisno, mendesak Polres Buru untuk segera tindak tegas terhadap maraknya penyelundupan dan distribusi ilegal bahan berbahaya dan beracun (B3) di wilayah Gunung Botak (GB). Ia melihat masih lemahnya pengawasan aparat terhadap peredaran merkuri dan sianida yang terus masuk ke daerah tersebut, terutama melalui jalur tol laut. “Kami […]

  • Sambut Bulan K3 Nasional 2025, PLN UIW MMU Komitmen Tingkatkan Keselamatan Kerja

    Sambut Bulan K3 Nasional 2025, PLN UIW MMU Komitmen Tingkatkan Keselamatan Kerja

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menggelar Apel Siaga. Jumat, (10/01/2024). Apel Siaga Bulan K3 ini berlangsung hybrid bersama PLN Pusat dan PLN se-Indonesia, dan diikuti secara langsung oleh PLN UIW MMU dari lokasi Unit Layanan Pelanggan […]

expand_less