Breaking News
light_mode

DPRD Maluku Rapat Bahas Keterbatasan TPU Muslim di Kota Ambon

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 56
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Maluku menggelar rapat pembahasan keterbatasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim di Kota Ambon.

Pasalnya, keterbatasan lahan memaksa praktik pemakaman menyimpang dari standar kelayakan satu liang kubur kini diisi dua hingga tiga jenazah.

Kondisi ini memicu tekanan serius dari Anggota DPRD Maluku. Dalam rapat kerja Komisi I DPRD Maluku bersama Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku di Rumah Rakyat Karang Panjang, Rabu (1/4/2026).

Rapat dipimpin Ketua Komisi I, Solichin Buton, dengan satu tuntutan utama: keputusan konkret, bukan sekadar wacana.

Forum tersebut tidak hanya menjadi ruang koordinasi, tetapi atmosfir politik menukik tajam. DPRD menegaskan krisis TPU bukan lagi persoalan administratif, melainkan kebutuhan mendesak yang menyentuh aspek kemanusiaan dan martabat publik.

Solusi yang mengemuka adalah pembebasan lahan di kawasan Air Besar, Negeri Batu Merah, milik keluarga Soplanit. Lokasi ini diproyeksikan menjadi pengganti TPU Kebun Cengkeh yang telah mengalami kelebihan kapasitas.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku, Abdullah Latuapo, menegaskan situasi di lapangan sudah tidak bisa ditoleransi.

“Satu kuburan diisi dua sampai tiga jenazah. Ini kondisi darurat. Lahan sudah ada, tinggal pembayaran,” tegasnya.

Latuapo menjelaskan, MUI, telah membayar uang muka Rp 500 juta dari total kebutuhan sekitar Rp 6,8 miliar. Sisa Rp 6,3 miliar menjadi titik krusial yang membutuhkan intervensi pemerintah.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengakui tanggung jawab pemerintah dalam penyediaan TPU, meski terkendala fiskal dan keterbatasan lahan.

Ia memastikan Pemerintah Kota Ambon siap mengambil bagian, termasuk melalui pembebasan BPHTB dan skema pembiayaan bersama.

“Prinsipnya kami siap. Tinggal diatur pembagian beban antara Pemkot dan Pemprov,” jelas Wattimena.

Dukungan serupa disampaikan Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie. menegaskan pemerintah provinsi akan mengawal pembebasan lahan.

“Pemerintah Provinsi Maluku tidak akan tinggal diam dan siap mengawal proses, terutama pada aspek legalitas agar tidak bermasalah di kemudian hari,” tegas Sadali.

Meski komitmen telah dibangun, tantangan berikutnya adalah realisasi. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah membuka opsi pembayaran bertahap sebagai jalan keluar.

Namun, bagi masyarakat, waktu menjadi faktor krusial. Krisis TPU bukan sekadar soal lahan, tetapi menyangkut penghormatan terakhir bagi warga yang wafat.

Tanpa langkah cepat dan terukur, praktik pemakaman tidak layak berpotensi terus berlanjut menjadi ironi di tengah tanggung jawab negara menjamin kebutuhan dasar warganya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ambil Sumpah/Janji 1.322 PNS Baru, Wamen Ossy: Awal Mulainya Tanggung Jawab ASN

    Ambil Sumpah/Janji 1.322 PNS Baru, Wamen Ossy: Awal Mulainya Tanggung Jawab ASN

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengambil sumpah/janji 1.322 Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru serta melantik 212 Pejabat Fungsional (Jabfung) di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (10/06/2026). Pengambilan sumpah/janji sekaligus pelantikan ini bukan sekadar seremoni, namun menjadi titik mula seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengabdi […]

  • Masuki Babak Baru, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN

    Masuki Babak Baru, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yogyakarta,Tajukmaluku.com-Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) resmi memasuki babak baru dengan bertransformasi menjadi Politeknik Agraria STPN. Peresmian sekaligus perubahan bentuk kelembagaan menjadi Politeknik Agraria STPN ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; Sekretaris Jenderal, Dalu Agung Darmawan; Kepala Badan […]

  • RUMMI Nilai Polisi Tebang Pilih Tindak Mafia Tambang Gunung Botak

    RUMMI Nilai Polisi Tebang Pilih Tindak Mafia Tambang Gunung Botak

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Rumah Muda Anti Korupsi (RUMMI) menilai polisi tebang pilih dalam menindak mafia di Gunung Botak, Pulau Buru, Provinsi Maluku. Pasalnya, untuk penambang kecil diciduk sementara pemain penambang besar terkesan dilindungi. “Penambang kecil diciduk, sementara para pemain besar yang diduga mengatur dan membeking tambang ilegal Gunung Botak dibiarkan bebas,” kata Direktur RUMMI, Fadel Rumakat dalam keterangannya, […]

  • Bertemu DPRD, KNPI Minta Bentuk Dewan Pengawas CSR Serta Desak Audit Dana Hibah Rp48,6 Miliar

    Bertemu DPRD, KNPI Minta Bentuk Dewan Pengawas CSR Serta Desak Audit Dana Hibah Rp48,6 Miliar

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku bersama anggota DPRD Provinsi Maluku, Suleman Letsoin menggelar pertemuan untuk membahas sejumlah agenda strategis, termasuk soal dorongan agar dana hibah Pemerintah Provinsi Maluku tahun anggaran 2024 diaudit secara terbuka. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Fraksi Nurani Pembangunan DPRD Maluku, yang sekaligus merupakan ruang kerja Suleman Letsoin, anggota dewan dari […]

  • Saudah Tethool Soroti Lemahnya Anggaran Konsumsi Siswa SMA Siwalima Ambon

    Saudah Tethool Soroti Lemahnya Anggaran Konsumsi Siswa SMA Siwalima Ambon

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Saudah Tethool soroti lemahnya anggaran yang dikucurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku untuk pembiayaan konsumsi siswa di SMA Siwalima Ambon yang tinggal di asrama. “Kalau ditanggung pemerintah daerah secara penuh tentu membutuhkan anggaran yang besar. Karena itu, perlu dicari solusi bersama terkait kebutuhan makan siswa yang tinggal di asrama,” kata Tethool. […]

  • Skandal Blok Masella: Sikap Bahlil Buat Orang Tanimbar Jadi Penonton di Tanah Sendiri

    Skandal Blok Masella: Sikap Bahlil Buat Orang Tanimbar Jadi Penonton di Tanah Sendiri

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Aliansi Perjuangan Keadilan Rakyat Tanimbar (APKRT) menuding pelaksanaan Proyek Strategis Nasional LNG Blok Masela menyimpan banyak kejanggalan. Proyek migas raksasa senilai US$20,94 miliar atau sekitar Rp345,5 triliun yang disebut-sebut sebagai investasi asing terbesar di Indonesia itu, telah berjalan dengan pola eksploitatif. Minim transparansi, mengabaikan hak ulayat, dan menjauhkan rakyat Tanimbar dari janji kesejahteraan. “Situasi ini […]

expand_less