Breaking News
light_mode

DPRD Maluku Rapat Bahas Keterbatasan TPU Muslim di Kota Ambon

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 43
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Maluku menggelar rapat pembahasan keterbatasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim di Kota Ambon.

Pasalnya, keterbatasan lahan memaksa praktik pemakaman menyimpang dari standar kelayakan satu liang kubur kini diisi dua hingga tiga jenazah.

Kondisi ini memicu tekanan serius dari Anggota DPRD Maluku. Dalam rapat kerja Komisi I DPRD Maluku bersama Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku di Rumah Rakyat Karang Panjang, Rabu (1/4/2026).

Rapat dipimpin Ketua Komisi I, Solichin Buton, dengan satu tuntutan utama: keputusan konkret, bukan sekadar wacana.

Forum tersebut tidak hanya menjadi ruang koordinasi, tetapi atmosfir politik menukik tajam. DPRD menegaskan krisis TPU bukan lagi persoalan administratif, melainkan kebutuhan mendesak yang menyentuh aspek kemanusiaan dan martabat publik.

Solusi yang mengemuka adalah pembebasan lahan di kawasan Air Besar, Negeri Batu Merah, milik keluarga Soplanit. Lokasi ini diproyeksikan menjadi pengganti TPU Kebun Cengkeh yang telah mengalami kelebihan kapasitas.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku, Abdullah Latuapo, menegaskan situasi di lapangan sudah tidak bisa ditoleransi.

“Satu kuburan diisi dua sampai tiga jenazah. Ini kondisi darurat. Lahan sudah ada, tinggal pembayaran,” tegasnya.

Latuapo menjelaskan, MUI, telah membayar uang muka Rp 500 juta dari total kebutuhan sekitar Rp 6,8 miliar. Sisa Rp 6,3 miliar menjadi titik krusial yang membutuhkan intervensi pemerintah.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengakui tanggung jawab pemerintah dalam penyediaan TPU, meski terkendala fiskal dan keterbatasan lahan.

Ia memastikan Pemerintah Kota Ambon siap mengambil bagian, termasuk melalui pembebasan BPHTB dan skema pembiayaan bersama.

“Prinsipnya kami siap. Tinggal diatur pembagian beban antara Pemkot dan Pemprov,” jelas Wattimena.

Dukungan serupa disampaikan Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie. menegaskan pemerintah provinsi akan mengawal pembebasan lahan.

“Pemerintah Provinsi Maluku tidak akan tinggal diam dan siap mengawal proses, terutama pada aspek legalitas agar tidak bermasalah di kemudian hari,” tegas Sadali.

Meski komitmen telah dibangun, tantangan berikutnya adalah realisasi. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah membuka opsi pembayaran bertahap sebagai jalan keluar.

Namun, bagi masyarakat, waktu menjadi faktor krusial. Krisis TPU bukan sekadar soal lahan, tetapi menyangkut penghormatan terakhir bagi warga yang wafat.

Tanpa langkah cepat dan terukur, praktik pemakaman tidak layak berpotensi terus berlanjut menjadi ironi di tengah tanggung jawab negara menjamin kebutuhan dasar warganya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Maluku Desak Pertamina Tuntaskan Masalah Penyaluran BBM Subsidi ke Sejumlah Daerah

    DPRD Maluku Desak Pertamina Tuntaskan Masalah Penyaluran BBM Subsidi ke Sejumlah Daerah

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku melalui Komisi II mendesak Pertamina untuk dapat menuntaskan masalah penyaluran BBM Subsidi ke sejumlah daerah. Hal itu disampaikan menyusul adanya temuan sejumlah sarana pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tidak memiliki izin penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di beberapa kabupaten atau kota. Temuan itu langsung memicu desakan agar Pertamina Patra Niaga […]

  • Optimalkan Sistem Kelistrikan di Jailolo-Halmahera Barat, PLN UIW MMU Datangkan 6 Unit Mesin Berkapasitas 5.000 KW

    Optimalkan Sistem Kelistrikan di Jailolo-Halmahera Barat, PLN UIW MMU Datangkan 6 Unit Mesin Berkapasitas 5.000 KW

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com- PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) telah mendatangkan sebanyak enam unit mesin baru berkapasitas total 5.000 kW untuk memenuhi kebutuhan listrik di kawasan Kecamatan Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula mengungkapkan, keenam mesin ini akan dipergunakan untuk membantu meningkatkan kapasitas pasokan listrik Unit […]

  • Public Hearing bersama KPRP, BEMNus Maluku Usul Konsep Pengamanan Polisi di Daerah Kepulauan

    Public Hearing bersama KPRP, BEMNus Maluku Usul Konsep Pengamanan Polisi di Daerah Kepulauan

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) menggelar public hearing di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon bersama berbagai unsur masyarakat termasuk raja adat, akademisi, pimpinan universitas, organisasi kepemudaan, organisasi mahasiswa, hingga unsur pengusaha, Jumat (12/12/2025). Dalam forum itu, Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNus) Maluku, Adam R. Rahantan yang turut diundang menyampaikan rekomendasi resmi bagi percepatan reformasi Polri. […]

  • PLN Journalist Awards 2025 Telah Dibuka. Berikut Info Lengkapnya

    PLN Journalist Awards 2025 Telah Dibuka. Berikut Info Lengkapnya

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakartanya,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) kembali mengajak para insan jurnalis untuk berpartisipasi dalam ajang PLN Journalist Awards (PJA) 2025. Mengusung tema “Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat“, pendaftaran dan pengumpulan karya telah dibuka hingga 23 Oktober 2025. Ajang tahunan ini menjadi kesempatan emas bagi para jurnalis di seluruh Tanah Air untuk mengikutsertakan karya terbaiknya melalui 6 (enam) kategori […]

  • Kurun Waktu 3 Tahun, Kabinda Maluku Aktif Cegah Konflik

    Kurun Waktu 3 Tahun, Kabinda Maluku Aktif Cegah Konflik

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kritik terhadap kinerja Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Maluku terkesan parsial, tendensius dan tidak memiliki dalil yang mendesar. Wakil Ketua DPD KNPI Maluku, Faisal Marasabessy menilai, tuduhan kepada kerja-kerja Kabinda tidak berdiri di atas pijakan analisis yang kuat, dan justru cenderung mengabaikan kompleksitas dinamika keamanan di Maluku. “Kritik sah dalam demokrasi. Tapi menuding Kabinda […]

  • DPD KNPI SBB Serahkan Rekomendasi Hasil Dialog Soal MIP ke Gubernur, Diharapkan jadi Bahan Pertimbangan

    DPD KNPI SBB Serahkan Rekomendasi Hasil Dialog Soal MIP ke Gubernur, Diharapkan jadi Bahan Pertimbangan

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPD KNPI Seram Bagian Barat (SBB) secara resmi menyerahkan rekomendasi hasil Dialog Persoalan MIP kepada Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dalam pertemuan pada Kamis kemarin yang berlangsung di ruang kerja Gubernur, Kantor Gubernur Maluku. Penyerahan rekomendasi tersebut merupakan wujud komitmen kritis dan tanggung jawab moral KNPI SBB dalam mengawal berbagai dinamika pembangunan di Maluku, khususnya yang […]

expand_less