Breaking News
light_mode

Alhidayat Wajo Kritik Pola Kerja OPD Tak Inovatif Sebabkan PAD Belum Maksimal

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 92
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo mengkritik pola kerja OPD yang dinilai tak inovatif.

Menurutnya, hal itu sebabkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2025 yang belum maksimal.

PAD yang ditargetkan sebesar Rp800 miliar lebih, dan hanya dapat terealisasi sebesar Rp. Rp600 miliar. Alhidayat Wajo memastikan, akan memperketat fungsi pengawasan di tahun 2026, terutama pada sektor pendapatan daerah.

“Terbaca dalam pelaporan bahwa beberapa sumber pendapatan daerah belum maksimal, seperti pajak kendaraan bermotor, sektor tertentu, dan pengelolaan aset daerah,” tegas Alhidayat, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, salah satu kendala utama rendahnya PAD adalah terbatasnya akses pelayanan pembayaran pajak, khususnya di wilayah kepulauan.

“Kendaraan bermotor itu tidak hanya di ibu kota kabupaten. Ada di kecamatan hingga pulau-pulau seperti Wetar, Saparua, dan Kei. Kalau masyarakat harus ke ibu kota kabupaten, biaya yang dikeluarkan bisa lebih besar dari pajaknya,” jelasnya.

Sebanyak 327 ribu kendaraan bermotor di Maluku yang diperkirakan belum melakukan kewajiban pajak. Jika dirata-ratakan dengan rasio pajak Rp3 juta per kendaraan, maka potenso pendapatan yang hilang bisa mencapai ratusan miliar.

“Ini potensi besar yang belum tergarap, belum lagi kendaraan berplat luar daerah yang tidak terdata,” hitungnya.

Alhidayat menilai, kondisi tersebut menunjukkan minimnya inovasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam meningkatkan pendapatan.

“Kita harus ubah cara kerja. Jangan tunggu masyarakat datang, tapi pemerintah harus jemput bola sampai ke desa atau kecamatan,” sarannya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UP3 Sofifi dan YBM PLN Gelar Khitanan Massal Gratis untuk Anak Kurang Mampu

    PLN UP3 Sofifi dan YBM PLN Gelar Khitanan Massal Gratis untuk Anak Kurang Mampu

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi bersinergi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi nyata di bidang kesehatan. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan khitanan massal gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Bertempat di Kantor PLN UP3 Sofifi, […]

  • Groundbreaking Blok Masela, PLN Jamin Pasokan Listrik Andal Dukung Investasi di Tanimbar

    Groundbreaking Blok Masela, PLN Jamin Pasokan Listrik Andal Dukung Investasi di Tanimbar

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tanimbar,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik untuk mendukung pelaksanaan groundbreaking Proyek Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (16/7/2026). Kesiapan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menopang proyek strategis nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Maluku. General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Noer Soeratmoko, mengatakan PLN memiliki […]

  • Gelar Safari Ramadhan, GMPI Maluku dan RAA Connection Salurkan Paket Santunan Untuk Warga Kota Ambon

    Gelar Safari Ramadhan, GMPI Maluku dan RAA Connection Salurkan Paket Santunan Untuk Warga Kota Ambon

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pimpinan Wilayah Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Provinsi Maluku menggandeng RAA Connection dalam aksi sosial bertajuk Safari Ramadhan. Kegiatan ini menyasar warga kurang mampu, termasuk janda, anak yatim, dan kaum dhuafa di sejumlah titik di Kota Ambon, seperti Lorong Amalatu, Air Besar, dan Kahena. Ketua Wilayah GMPI Maluku, Bansa Hadi Sella, memimpin langsung penyaluran santunan […]

  • Soal Hilangnya Dokumen Disdik Maluku, Kuasa Hukum: Anisa Jadi Korban Penggiringan Opini

    Soal Hilangnya Dokumen Disdik Maluku, Kuasa Hukum: Anisa Jadi Korban Penggiringan Opini

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kasus hilangnya puluhan dokumen penting milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku terus menjadi sorotan publik. Meski sudah ditangani aparat penegak hukum, narasi-narasi yang berkembang di ruang publik justru dituding telah digiring untuk merusak reputasi salah satu pejabat dinas tersebut. Hal ini disampaikan langsung oleh S. Hamid Fakaubun, MH, kuasa hukum dari Anisa—salah satu pejabat […]

  • Alhidayat Wajo Akui DPRD Maluku Belum Dilibatkan Dalam Proses Koordinasi MIP

    Alhidayat Wajo Akui DPRD Maluku Belum Dilibatkan Dalam Proses Koordinasi MIP

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo, menyoroti polemik rencana Maluku Integrated Port (MIP) dalam Dialog Pemuda yang digelar DPD KNPI Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), di Media Kafe, Graha Ambon Ekspres, Ambon, Rabu (4/3/2026). Dialog yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu mengangkat tema “Katong Bicara: Evaluasi Gagalnya Maluku Integrated Port (MIP) di […]

  • Penumpang Keluhkan Layanan KM Pangrango: Banyak Kecoa dan Ruangan Pengap

    Penumpang Keluhkan Layanan KM Pangrango: Banyak Kecoa dan Ruangan Pengap

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Salah satu penumpang, Putri Hastari keluhkan pelayanan di KM. Pangrango yang melayani rute Ambon-Banda Neira. Pasalnya, saat berlayar menggunakan kapal milik PT Pelni tersebut, terdapat hal-hal yang cukup mengganggu kenyamanan selama berlayar. Seperti banyaknya kecoa yang berkeliaran di dalam kapal serta ruangan yang panas dan pengap. “Kecoa kecil terlihat di sekitar tempat tidur, di barang-barang […]

expand_less