Bahayakan Keselamatan Warga, Anos Yeremias Minta Evaluasi Operasional Truk Kontainer di Kota Ambon
- account_circle Admin
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 24
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias meminta Ditlantas Polda Maluku, Satlantas Polresta Ambon, Pelindo, serta perusahaan-perusahaan angkutan kontainer untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional kendaraan kontainer di Kota Ambon.
Karena menurutnya, sudah kali kedua terjadi kecelakaan yang melibatkan mobil kontainer menimbulkan korban jiwa di Kota Ambon.
Kasus pertama terjadi beberapa tahun lalu di depan Markas Kodaeral IX Ambon. Kasus kedua terjadi kemarin di dekat Masjid Raya Al Fatah Ambon.
“Bisa saja jumlahnya lebih dari itu, tetapi dua peristiwa ini yang saya ketahui,” kata Anos melalui pers rilis yang diterima media ini, Rabu (5/8/2026).
Anos mengatakan, kejadian-kejadian seperti ini seharusnya menjadi bahan evaluasi serius bagi semua pihak.
Masyarakat sudah terlalu sering mengeluhkan cara sebagian truk kontainer beroperasi di jalan raya.
Dengan pengawalan satu unit kendaraan Patwal, tidak jarang truk kontainer melaju dengan kecepatan tinggi di ruas jalan yang sempit dan padat, sehingga menimbulkan keresahan dan rasa tidak aman bagi pengguna jalan lainnya.
Pengawalan lalu lintas seharusnya bertujuan menciptakan keamanan dan kelancaran, bukan memberikan kesan bahwa kendaraan tertentu bebas melaju tanpa mempertimbangkan keselamatan pengguna jalan yang lain.
Menurut Yeremias, sudah saatnya ada informasi resmi kepada masyarakat mengenai:
- Jam operasional truk kontainer keluar dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
- Jam operasional truk kontainer kembali ke pelabuhan.
- Jalur yang digunakan.
- Standar kecepatan dan mekanisme pengawalannya.
“Keselamatan jiwa manusia harus menjadi prioritas utama. Jangan menunggu korban berikutnya baru dilakukan pembenahan. Masyarakat Ambon berhak menggunakan jalan raya dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa takut,” tegas Yeremias.
Politisi Golkar itu berharap semoga peristiwa ini menjadi yang terakhir, dan menjadi momentum bagi semua pihak untuk memperbaiki sistem demi keselamatan masyarakat.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar