Breaking News
light_mode

Didukung Kolaborasi Lintas Sektor, Penetapan LP2B Nasional Capai 87,52%

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 45
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tajukmaluku.com-Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) secara nasional telah mencapai 87,52%. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) yang berlangsung di Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan. Senin (07/09/2026).

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyatakan bahwa angka tersebut sudah melampaui target penetapan LP2B untuk 2029.

“Setelah kita kerja delapan bulan dengan Kemendagri, BPS, dan semuanya di bawah bimbingan Kemenko Pangan, alhamdulillah secara nasional agregat 87,52%. Jadi, pekerjaan yang harusnya selesai tahun 2029 bisa kita selesaikan tahun 2026,” ujar Menteri Nusron.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN Tahun 2025-2029 dan Perpres Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, pemerintah menargetkan penetapan LP2B secara bertahap hingga minimal 87% pada 2029. Target penetapannya direncanakan bertahap, yaitu 78% pada 2026, 81% pada 2027, dan 84% pada 2028.

Menteri Nusron mengungkapkan, capaian tersebut meningkat signifikan dibanding kondisi di awal tahun ini. Pada Januari 2026, penetapan LP2B berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi baru mencapai sekitar 68%, sedangkan capaian nasional berdasarkan RTRW Kabupaten/Kota yang telah memasukkan LP2B baru 41,72%.

Untuk mempercepat penetapan LP2B, Kementerian ATR/BPN melakukan penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Untuk daerah yang belum mampu memenuhi target secara mandiri, penghitungan capaian dilakukan secara agregat pada tingkat provinsi sehingga penetapan LP2B bisa tetap memenuhi target nasional.

Upaya tersebut turut diperkuat melalui kerja sama, salah satunya diwujudkan lewat Surat Edaran Bersama dengan Kementerian Dalam Negeri.

“Ini semua yang kami lakukan untuk menopang ketahanan pangan, swasembada pangan. Karena, swasembada pangan tidak mungkin bisa terjadi tanpa adanya lahan dan air,” tutur Menteri Nusron.

Meski secara nasional telah mencapai 87,52%, saat ini masih ada tujuh provinsi yang capaian penetapan LP2B-nya berada di bawah 87%. Ketujuh provinsi itu antara lain Riau, Jambi, Banten, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Papua. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberikan waktu kepada daerah tersebut untuk meningkatkan capaiannya dengan tetap mempertahankan angka yang telah ditetapkan sebagai batas minimal.

“Kabar bagus yang dilakukan Menteri ATR/Kepala BPN, LP2B sudah 87% secara nasional. Untuk yang tujuh provinsi (belum sampai batas minimal), kita kasih waktu saja untuk keterlambatan ini untuk bisa lebih, kasih waktu. Tidak boleh kurang dari itu (angka sebelumnya) karena secara nasional sudah memenuhi 87%,” tegas Menko Pangan.

Rakor ini turut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman; Wakil Menteri Lingkungan Hidup; serta perwakilan kementerian/lembaga terkait. Menteri Nusron hadir dengan didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang, Suyus Windayana; Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolresta Andrias Temui Warga Arbes Batu Merah, Dorong Perdamaian RT 05 dan RT 06

    Kapolresta Andrias Temui Warga Arbes Batu Merah, Dorong Perdamaian RT 05 dan RT 06

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Andrias Susanto Nugroho S.I.K., M.Si, mengajak warga RT 05 dan RT 06 di kawasan Arbes, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, mengakhiri dendam dan menjaga perdamaian setelah bentrokan yang sempat terjadi di wilayah tersebut. Dalam pertemuan bersama warga, Andrias menegaskan perdamaian harus menjadi komitmen bersama. Ia mengingatkan […]

  • Buka Tsaqofah I GPI Kota Ambon, Ini Pesan Wali Kota soal Revitalisasi Pemuda Islam

    Buka Tsaqofah I GPI Kota Ambon, Ini Pesan Wali Kota soal Revitalisasi Pemuda Islam

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kota Ambon menggelar kegiatan Tsaqofah I – Pelatihan Dasar Kepemimpinan Tingkat I, sebuah forum pembinaan kader muda yang bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan dan komitmen kebangsaan pemuda Islam di daerah. Kegiatan yang berlangsung di BPSDM Provinsi Maluku itu resmi dibuka oleh Wali Kota Ambon melalui Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Aparatur […]

  • DPRD Maluku Dukung Ombudsman Awasi Ketat Program MBG

    DPRD Maluku Dukung Ombudsman Awasi Ketat Program MBG

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi PDI Perjuangan, Yan Zamora Noach mendukung Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku untuk awasi ketat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan menyusul adanya berbagai kasus keracunan MBG, termasuk di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Menurutnya, perlu adanya pengawasan yang lebih mendalam hingga ke titik persoalan di lapangan untuk […]

  • Bantah Soal Pemerasan Rp365 Juta hingga Intimidasi Hartini, Ini Kronologis Versi Sertu Seren Dio

    Bantah Soal Pemerasan Rp365 Juta hingga Intimidasi Hartini, Ini Kronologis Versi Sertu Seren Dio

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sertu Seren Dio, Anggota POM Kodam XV Pattimura Ambon membantah keras pernyataan Hartini, salah satu pengusaha kawakan di Kota Ambon, yang menuding dirinya telah melakukan pemerasan terhadap Hartini sebesar Rp365 juta atas transaksi emas antara Hartini dan Bisma, anak buah Resky Sulaiman. Tidak hanya itu, Hartini juga mengaku diintimidasi Sertu Seren Dio di kediaman Hartini […]

  • PLN UIW MMU Pastikan Keandalan Listrik pada Peresmian Gereja Galed di Rumberu

    PLN UIW MMU Pastikan Keandalan Listrik pada Peresmian Gereja Galed di Rumberu

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menunjukkan komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik dengan mendukung penuh kegiatan Peresmian dan Penahbisan Gereja Galed di Desa Rumberu, Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat, Minggu (22/3/2026). Kegiatan yang turut dihadiri oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa tersebut berlangsung dengan lancar dan khidmat, tanpa kendala kelistrikan. […]

  • Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah

    Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Pulau-pulau kecil terluar yang berada di ujung Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari bentang wilayah kepulauan, namun juga memiliki posisi strategis bagi negara. Terletak di kawasan perbatasan, pulau-pulau kecil tersebut harus dijaga dengan kepastian hukum atas tanahnya. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) hingga kini terus menjalankan sertipikasi bidang-bidang tanah di wilayah pesisir, […]

expand_less