Breaking News
light_mode

Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
  • visibility 5
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tajukmaluku.com-Pulau-pulau kecil terluar yang berada di ujung Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari bentang wilayah kepulauan, namun juga memiliki posisi strategis bagi negara. Terletak di kawasan perbatasan, pulau-pulau kecil tersebut harus dijaga dengan kepastian hukum atas tanahnya.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) hingga kini terus menjalankan sertipikasi bidang-bidang tanah di wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, dan pulau kecil terluar untuk memberikan kepastian hukum atas tanah di kawasan tersebut.

“Sertipikasi bidang-bidang tanah yang ada di pulau kecil terluar bukan sekadar menerbitkan dokumen hak atas tanah. Lebih dari itu, sertipikasi memberikan kepastian hukum mengenai penguasaan dan pemilikan tanah sekaligus menjadi bagian dari upaya negara menjaga dan menata kawasan strategis,” ujar Direktur Penatagunaan Tanah, Muhammad Tansri, di Jakarta, Senin (19/10/2026).

Menurut Muhammad Tansri, sertipikasi tersebut mencakup bidang tanah di kawasan pesisir daratan, pulau-pulau kecil yang berpenduduk maupun tidak berpenduduk, serta pulau kecil terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Sertipikasi tanah diarahkan untuk memberikan perlindungan hukum atas aset negara, menjamin kepastian hukum bagi masyarakat pesisir, serta mendukung pengelolaan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penetapan Pulau Kecil Terluar, Indonesia memiliki 111 pulau kecil terluar yang tersebar di 22 provinsi. Sebanyak 87 pulau di antaranya sudah bersertipikat dan sisanya masih dalam proses sertipikasi.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun Direktorat Penatagunaan Tanah dari Sistem Informasi Pulau Badan Informasi Geospasial (BIG), jumlah pulau-pulau kecil di Indonesia mencapai 17.343 pulau. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.977 pulau bidang tanahnya belum disertipikatkan, sedangkan 17 pulau lainnya belum teridentifikasi. Pulau yang masuk dalam kategori pulau-pulau kecil adalah pulau dengan luas lebih kecil atau sama dengan 2.000 km² beserta kesatuan ekosistemnya.

“Saat ini sebanyak 1.349 pulau telah disertipikatkan. Namun, masih terdapat pekerjaan besar yang perlu dilakukan untuk memastikan kepastian hukum pertanahan di pulau-pulau Indonesia,” ungkap Muhammad Tansri.

Direktur Penatagunaan Tanah menjelaskan, sertipikat yang dimaksud bukanlah sertipikat atas pulaunya secara keseluruhan, melainkan hasil dari pendaftaran bidang-bidang tanah yang ada di pulau tersebut.

Dengan adanya bidang yang bersertipikat, sebuah pulau telah terdata dan teridentifikasi secara hukum sehingga meminimalisir potensi klaim dari pihak asing.

Kepastian hukum ini menjadi krusial untuk memetakan kondisi penguasaan tanah di pulau-pulau kecil secara jelas.

Melalui data Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah (P4T), pemerintah dapat memahami dinamika pertanahan di lapangan, memitigasi potensi konflik, sekaligus memberikan jaminan kepastian hukum bagi pemegang hak.

Bagi negara, kepastian hak atas tanah tersebut menjadi bentuk upaya menjaga kawasan strategis dan menata pemanfaatan ruang di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Sementara bagi masyarakat pesisir, kepastian hak memberikan perlindungan hukum atas tanah yang mereka tempati dan manfaatkan sehari-hari.

“Kita harus memastikan pulau-pulau kecil terluar memiliki kepastian hukum dan penataan ruang yang jelas. Jika hak masyarakat terlindungi dan aset negara terjaga, pemanfaatan wilayah dapat dilakukan secara tertib dan berkelanjutan. Menjaga pulau terluar berarti menjaga kedaulatan Indonesia,” pungkas Muhammad Tansri.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKS Ambon Luncurkan Pasar Tani: Simbol Kebangkitan Ekonomi Rakyat

    PKS Ambon Luncurkan Pasar Tani: Simbol Kebangkitan Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPD PKS Kota Ambon meluncurkan Pasar Tani dengan menjual berbagai bahan pangan seperti sayur-mayur, telur, gula, minyak kelapa, dan lainnya di pelataran kantor PKS, Sabtu (14/2/2026). Ketua DPD PKS Kota Ambon, Malik Raudhi Tuasamu dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Ramadan 1447 hijriah. Kehadiran Pasar Tani bukan sekadar ruang transaksi jual beli, […]

  • Besok, Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Maluku Gelar Muswil

    Besok, Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Maluku Gelar Muswil

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Maluku bakal menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil). Muswil direncanakan berlangsung Sabtu, 23 Agustus 2025 besok, bertempat di Lantai 6 Kantor Gubernur Provinsi Maluku dengan tema “Menjaga peran organisasi IDI, Bersinergi untuk kemajuan daerah”. Ketua Panitia Pelaksana, dokter Dwicky Juliano Laukon menjelaskan, Muswil diselenggarakan setiap tiga tahun sekali dengan agenda memilih kembali […]

  • Tingkatkan PAD, Benhur Watubun Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Giia Maluku Hotel di Jakarta

    Tingkatkan PAD, Benhur Watubun Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Giia Maluku Hotel di Jakarta

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,TajukMaluku.com-Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun mendorong optimalisasi pemanfaatan GiiA Maluku Hotel di Jakarta sebagai salah satu sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).Hotel yang sebelumnya dikenal sebagai Mess Maluku itu kini telah bertransformasi menjadi aset strategis milik Pemerintah Provinsi Maluku di sektor perhotelan. “Kita harap hotel ini terus direnovasi dan dikelola secara profesional agar bisa memberi […]

  • ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan

    ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-ATR/BPN Dekat mengubah pengalaman masyarakat dalam mengakses layanan pertanahan. Program tersebut menghadirkan layanan pertanahan menggunakan mobil keliling yang dibuka di tengah masyarakat, termasuk di kantor-kantor desa. Dengan ATR/BPN Dekat, masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan petugas dan memperoleh informasi maupun layanan pertanahan tanpa harus selalu datang ke Kantor Pertanahan (Kantah). “Saya warga Desa Sukasari, alhamdulillah dengan […]

  • Danantara Bersama BUMN Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

    Danantara Bersama BUMN Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Dali Serdang,Tajukmaluku.com-Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama belasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) termasuk PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh. Bantuan tersebut secara resmi dilepas dalam Apel Pelepasan Relawan BUMN Peduli pada Jumat (19/12) di Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara untuk didistribusikan ke lokasi-lokasi […]

  • Banggar Soroti Transparansi Pinjaman Daerah dan Kesiapan SDM Blok Masela

    Banggar Soroti Transparansi Pinjaman Daerah dan Kesiapan SDM Blok Masela

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Maluku meminta pemerintah daerah memastikan anggaran pembangunan digunakan secara transparan dan tepat sasaran. Sejumlah perhatian Banggar meliputi pemanfaatan pinjaman daerah, pemerataan pembangunan, kesiapan tenaga kerja lokal untuk proyek Blok Masela, dan pemenuhan kebutuhan air bersih. Catatan itu disampaikan Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Maluku, Asmain Pelu, yang mewakili […]

expand_less