Breaking News
light_mode

Abdul Haris Wally dan Solusi Kepemimpinan Buru Selatan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Yunasril Lagaleb

Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak telah memasuki babak kampanye yang dilakukan oleh para calon Kepala Daerah di setiap wilayahnya.

Berbagai intrik dan juga janji kampanye yang menjadi “senjata” dalam memenangkan pertarungan di atas ring Pilkada telah dipersiapkan untuk mendulang suara terbanyak sebagai syarat mutlak demi memenangkan kontestasi tersebut.

Intrik dan instrumen yang dilakukan tim kampanye dan/atau tim pemenangan dalam menerjemahkan visi misi calon kepala daerah (Cakada) dilakukan dengan pola dan metode yang tentunya sejalan dan berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Tentunya, ini menjadi sebuah kewajaran dalam sebuah sistem demokrasi yang dianut dalam irama politik di Indonesia.

Euforia para cakada dan juga tim pemenangannya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dalam menentukan pilihan politiknya.

Terlepas dari itu semua, tentu bahwa para cakada tersebut akan memaksimalkan segala bentuk potensi yang dimilikinya, baik itu partai politik sebagai mesin penggerak maupun tim pemenangannya, yang berasal dari berbagai unsur dari kalangan masyarakat.

Politik dan Kemajuan Daerah

Sejak beribu abad lalu, Aristoteles yang kita kenal bersama sebagai salah satu filsuf besar dari Yunani dengan konsepnya tentang manusia sebagai Zoon Politikon (binatang politik) itu pernah menyebutkan bahwa: “Politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama”.

Kini, pada tahun 2024, yang kerap diistilahkan menjadi ‘tahun politik’ merupakan interpretasi dari pembicaraan masyarakat dari warkop (warung kopi) ke warkop.

Hal ini tentunya merujuk dari pesta demokrasi yang dilaksanakan di Indonesia tahun 2024 mulai dari Pemilu (Pilpres dan Pileg) sampai Pilkada (Gubernur dan Bupati/Walikota) nanti pada 27 November 2024.

Pemilu dalam konteks Pilpres dan Pileg telah usai dengan dinamika yang begitu kompleks. Saat ini, Pilkada serentak pun telah memasuki tahap masa kampanye setelah penyelenggara Pilkada telah menetapkan para cakada di wilayah masing-masing.

Eskalasi Politik dalam konteks Pilkada tentunya berbeda dengan nuasan Pilpres dan Pileg. Pilkada lebih mengarah pada politik etis dalam kerangka pembangunan daerah, baik itu skala Provinsi hingga Kabupaten/Kota.

Benar bahwa putusan mengenai masa depan daerah ada pada keputusan politik, di mana pengambilan keputusan tertinggi dalam pesta demokrasi skala daerah ada pada Pilkada.

Isu primordial kedaerahan menjadi trending topic sehingga para calon tentunya akan menggunakan metode ini yang dikemas dengan visi misi yang lebih moderen dan berdasar pada kebutuhan masyarakat kekinian.

Setiap daerah pasti memiliki keunggulan dan keunikan tersendiri yang berdasar pada letak geografis dan juga variabel sosio-kultural yang ikut memengaruhi pilihan politik.

Setiap masyarakat pun tentunya ingin agar daerah yang mereka tempati, laju pembangunannya, senantiasa berkembang dan meningkat sehingga ikut memengaruhi kesejahteraan masyarakat.

Hal ini sejalan dengan teori pembangunan ekonomi, di mana salah satu variabel penunjang kesejahteraan masyarakat dipengaruhi oleh kelengkapan infrastruktur sebagai penunjang utamanya.

Ya, politik dan ekonomi senantiasa beriringan satu sama lainnya. Putusan yang tertuang dalam kebijakan merupakan produk politik yang imbasnya tentu memengaruhi sendi kehidupan termasuk dalam hal ekonomi dan pembangunan.

Abdul Haris Wally dan Pembangunan yang Berkelanjutan (Sustainable)

Sosok Abdul Haris Wally menjadi daya tarik tersendiri dalam kontestasi Pilkada di Kabupaten Buru Seletan atau daerah yang bertajuk Lolik Lalen Fedak Fena. Berbekal sebagai komisaris sekaligus mantan Sekretaris Jendral PB PMII, sosok Abdul Haris Wally atau kerap di sapa “Ahwa” diyakini akan memberikan warna tersendiri dalam momentum Pilkada di Bumi Lolik Lalen Fedakfena.

Berbekal segudang prestasi ketika menjabat sebagai Komisaris di berbagai perusahan serta sejuta pengalaman aktivismenya, Ahwa diyakini akan membawa perubahan yang signifikan dalam arah pembangunan Buru selatan.

Sosok bersahaja dan dekat dengan masyarakat menjadi karakter yang melekat pada diri Ahwa sekaligus ciri kepemimpinan yang inklusif, di mana model kepemimpinan ini menjadi kebutuhan utama dalam memimpin sebuah wilayah.

Selain itu, jiwa visioner serta adaptif dalam melihat perubahan zaman tentunya juga dimiliki oleh Ahwa. Buru Selatan membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki ciri kepemimpinan inklusif, adaptif serta visioner dalam menyongsong masa depan di Buru Selatan.

Dengan visi dan misinya yang mengarah pada pembangunan infrastruktur dan kawasan berkualitas berbasis teknologi informasi baik fasilitas Jalan Raya, Fasilitas Kesehatan, Sarana Pendidikan, Sarana Perikanan dan Pertanian, hingga tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) dan bersih (Clin Governance) sebagai bagian dalam arah pembangunan yang berkelanjutan (sustainability).

Abdul Haris Wally memahami potensi besar yang dimiliki oleh Buru Selatan sebagai penopang kemajuan daerah di kawasan timur Indonesia khususnya di Provinsi Maluku.

Selain pembangunan infrastruktur, Abdul Haris Wally dalam visi dan misinya pun mengarah pada peningkatan pembangunan suprastruktur yang mengarah pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (human resource) seperti peningkatan kualitas pendidikan yang moderen yang menyandingkannya dengan local genius (adat istiadat dan tradisi) masyarakat Buru Selatan dan juga peningkatan layanan kesehatan sebagai bagian dari upaya menjadikan Buru Selatan sebagai Kabupaten, di mana masyarakatnya memiliki tingkat semangat hidup di atas rata-rata.

Kemampuan leadership dalam diri Abdul Haris Wally diyakini sebagai sosok yang dibutuhkan masyarakat Buru Selatan.

Spirit kemajuan daerah sebagai penopang utama masa depan Indonesia merupakan modal utama yang dimiliki Abdul Haris Wally. Dengan berbagai prestasi serta jejaring yang luas hal ini tentu menjadi trobasan dalam terwujudnya Buru Selatan yang Maju, Mandiri, Berbudaya dan sejahtera Melalui Pengelolaan Sumber daya alam yang berkelanjutan (sustainability).

Dengan demikian, inilah yang menjadikan sosok Abdul Haris Wally sebagai jawaban akan berbagai pertanyaan masyarakat terkait masa depan masyarakat Buru Selatan di masa yang akan datang.

Penulis adalah Aktivis Penerus Bipolo

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang HUT RI ke-80 GM PLN UIW MMU Tinjau Kesiapan Sistem Kelistrikan di Ambon

    Jelang HUT RI ke-80 GM PLN UIW MMU Tinjau Kesiapan Sistem Kelistrikan di Ambon

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI), General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah instalasi strategis PLN di wilayah Pulau Ambon. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan keandalan pasokan listrik serta pelayanan terbaik kepada masyarakat di momen penting nasional. […]

  • Kendaraan Menumpuk di Satu Loket, Pengunjung Keluhkan Sistem Parkiran di Ambon City Center

    Kendaraan Menumpuk di Satu Loket, Pengunjung Keluhkan Sistem Parkiran di Ambon City Center

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pengunjung di Ambon City Center (ACC) mengeluh terkait sistem parkiran di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Ambon itu, Rabu (3/12/2025). Mengingat, dari kurang lebih tiga loket parkir yang tersedia, hanya satu yang dibuka untuk melayani kendaraan roda dua maupun roda empat yang keluar dari ACC. Padahal, jumlah kendaraan yang didominasi roda dua itu sangat […]

  • Pilkada dan Cinta yang Buta

    Pilkada dan Cinta yang Buta

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Abe Yanlua “Love looks not with the eyes, but with the mind” -William Shakespeare Pagi cerah semilir angin bulan oktober berhembus membawa pesan musim hangat, saya hendak menemui seorang kerabat dosen pada fakultas ekonomi Universitas Pattimura, yang baru saya kenali beberapa hari lalu, dan sepanjang perjalanan, jalan-jalan kota dihiasi poster dan baliho para politis, […]

  • La Demi Ancam Lapor Pidana, Kuasa Hukum Mr. Sun Deai: Jangan Gertak, Kalo Serius Kita Hadapi

    La Demi Ancam Lapor Pidana, Kuasa Hukum Mr. Sun Deai: Jangan Gertak, Kalo Serius Kita Hadapi

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kuasa hukum Mr. Sun Deai, Bansa Hadi Sella, Sutrisno Hatapayo dan Akbar F. Salampessy menanggapi ancaman laporan pidana yang rencananya diajukan oleh La Demi, terhadap mereka. La Demi, mitra bisnis Mr. Sun Deai, dikabarkan akan melaporkan kuasa hukum tersebut dengan tuduhan Merusak Barang Milik Perusahaan. Tuduhan ini berawal dari permintaan Mr. Sun Deai kepada kuasa […]

  • KEIND Gaet BI Perkuat Arah Ekonomi Syariah Nasional

    KEIND Gaet BI Perkuat Arah Ekonomi Syariah Nasional

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pelaku usaha dan regulator untuk mengakselerasi pengembangan ekonomi syariah, Kamar Entrepreuner Indonesia (KEIND) bertemu manajamen Bank Indonesia, di Jakarta. Fokus pembahasan mencakup peluang kolaborasi, penguatan program pemberdayaan UMKM syariah, hingga persiapan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang. Hadir dalam pertemuan yang berlangsung di Lantai […]

  • Kapolda Banten Nyatakan “Perang” Terbuka pada Premanisme, PB HMI: Ini Langkah Nyata Tegakkan Rasa Aman

    Kapolda Banten Nyatakan “Perang” Terbuka pada Premanisme, PB HMI: Ini Langkah Nyata Tegakkan Rasa Aman

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Langkah tegas Kapolda Banten, Irjen Pol. Suyudi Ario Seto, dalam memerangi premanisme mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat. M. Nur Latuconsina, Wakil Sekretaris Bidang Hukum, Keamanan, dan Pertahanan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), menilai aksi Kapolda sebagai bentuk konkret penegakan hukum demi menciptakan ruang publik yang aman dan beradab. Latuconsina mengapresiasi keberhasilan […]

expand_less