Breaking News
light_mode

BEM Nusantara Maluku Sebut Tudingan Terhadap JMS Tak Berdasar, Maluku Butuh Investasi dari Anak Daerah

  • account_circle Admin
  • calendar_month 18 menit yang lalu
  • visibility 15
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Maluku menyatakan tuduhan dugaan suap terhadap Jaqueline Margareth Sahetapy tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak didukung bukti yang terverifikasi.

Koordinator BEM Nusantara Maluku, Adam R. Rahantan, menegaskan informasi yang beredar tidak melalui proses verifikasi yang memadai. Ia menilai pola penyebaran tuduhan seperti ini berbahaya karena merusak reputasi individu sekaligus menyesatkan publik.

“Setelah kami mencermati secara menyeluruh, isu dugaan suap terhadap Ibu Jaqueline Margareth Sahetapy tidak memiliki landasan yang jelas. Ini bukan fakta hukum, tapi opini yang diproduksi tanpa tanggung jawab,” kata Rahantan dalam rilis yang diterima Redaksi. Sabtu, (28/03/2026).

Menurutnya, narasi yang menyerang figur lokal justru memperlihatkan kegagalan kolektif dalam membangun kepercayaan terhadap kapasitas putra-putri daerah.

“Kalau setiap upaya investasi dari anak daerah disambut dengan tuduhan liar, maka kita sendiri yang menutup pintu kemajuan. Maluku tidak akan bergerak kalau kita terus curiga tanpa dasar,” ujarnya.

Rahantan menekankan, kritik itu sah. Tapi kritik tanpa data adalah bentuk lain dari disinformasi. Ia mengingatkan semua pihak untuk berhenti memproduksi kegaduhan yang tidak berbasis fakta.

“Verifikasi itu kewajiban. Jangan asal bicara, lalu membentuk opini publik dengan informasi yang tidak utuh. Ini bukan sekadar soal etika, tapi bisa masuk wilayah hukum,” tegasnya.

Menurut Rahantan tuduhan dugaan suap terhadap Jaqueline Margareth Sahetapy ini bukan semata soal hukum. Ini soal arah berpikir. Ia melihat ada kecenderungan merusak iklim investasi hanya karena narasi yang tidak teruji.

“Kita harus jujur. Maluku butuh investasi. Dan kita harus mulai percaya bahwa anak daerah juga punya kapasitas untuk itu. Jangan setiap langkah maju justru kita tarik mundur dengan isu yang tidak jelas,” ujarnya.

Rahantan juga mengingatkan bahwa reputasi daerah dipertaruhkan dalam setiap informasi yang beredar. Ia mengajak publik untuk lebih rasional, berbasis data, dan tidak mudah terprovokasi.

“Menjaga Maluku itu butuh kerja kolektif, termasuk menjaga agar ruang publik tidak dipenuhi informasi yang menyesatkan. Kalau kita ingin daerah ini maju, maka yang pertama harus dibenahi adalah cara kita berpikir,” tutupnya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjadi Terbiasa dengan Konflik di Maluku

    Menjadi Terbiasa dengan Konflik di Maluku

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Oleh: Dhani Pelupessy (Akademisi UIN Abdul Muthalib Sangadji) Tajukmaluku.com-Kita sering berkonflik tanpa tahu asal penyebabnya dari mana. Penyebabnya sangat beragam. Aktor intelektual dibalik konflik yang meletup itu pun kita tidak punya kemampuan mengetahuinya. Siapa pelakunya? Tidak tahu. Sasaran terakhir ialah pihak kepolisian, harus kerja ekstra mengusut tuntas siapa pelakunya. Namun, pihak kepolisian kewelahan. Intelijen pun […]

  • Jelang Hari Pahlawan, YBM PLN UIW MMU Gelar Panen Raya Sekaligus Salurkan Bantuan bagi Peternak dan Petani di Pulau Ambon

    Jelang Hari Pahlawan, YBM PLN UIW MMU Gelar Panen Raya Sekaligus Salurkan Bantuan bagi Peternak dan Petani di Pulau Ambon

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar Panen Raya, Jumat (8/11/2024). Panen Raya ini digelar bersamaan dengan penyerahan bantuan pertanian dan peternakan, serta santunan bagi kaum dhuafa di empat dusun yang tersebar di Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. Yakni, kelompok […]

  • DPP IKMANEMA Dukung Hilirisasi Perikanan di Maluku: Dorong Sinergi Beragenda Nasional

    DPP IKMANEMA Dukung Hilirisasi Perikanan di Maluku: Dorong Sinergi Beragenda Nasional

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Pengurus Pusat Ikatan Masyarakat Nelayan Maluku (IKMANEMA) mendukung langkah Pemerintah Provinsi Maluku yang tengah mendorong hilirisasi sektor perikanan. Dukungan ini sejalan dengan agenda besar pemerintah pusat yang menjadikan hilirisasi sebagai salah satu prioritas pembangunan ekonomi nasional. Ketua Umum DPP IKMANEMA, Burhanudin Rumbouw menyebut, Maluku memiliki posisi strategis dalam percaturan perikanan nasional. Dengan 92,4 persen […]

  • Hidayat Wajo Beri Materi di Kaderisasi GMNI Ambon, Ini yang Disampaikan

    Hidayat Wajo Beri Materi di Kaderisasi GMNI Ambon, Ini yang Disampaikan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo yang juga merupakan mantan Ketua Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Buru, menjadi narasumber utama dalam kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Ambon. Materi yang disampaikan secara mendalam menitikberatkan pada muatan lokal dan dinamika geopolitik, serta berbagai pengalaman kerja yang telah ia […]

  • 4 Nama Mencuat di Skandal Sianida Mardika, Termasuk Steven Lee Lahenko, Ketum Garuda 08 Prabowo-Gibran

    4 Nama Mencuat di Skandal Sianida Mardika, Termasuk Steven Lee Lahenko, Ketum Garuda 08 Prabowo-Gibran

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Skandal jual beli Sianida, bahan kimia berbahaya yang disita pada ruko milik Hj. Hartini, salah satu pengusaha kawakan di Mardika, memunculkan empat nama dalam kasus tersebut. Keempat nama itu yakni ada oknum polisi, salah satunya Erik Risakotta yang sudah ditahan Propam Polda Maluku, kemudian Irvan, salah satu oknum anggota Polairud Polda Maluku yang diduga ikut […]

  • Program PTSL 2026, Kantor Pertanahan Bursel Target 1.000 Bidang Tanah Bersertipikat

    Program PTSL 2026, Kantor Pertanahan Bursel Target 1.000 Bidang Tanah Bersertipikat

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bursel,Tajukmaluku.com-Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan resmi memulai tahapan pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026. Penanda awal program ini ditandai dengan pengangkatan dan pengambilan sumpah Panitia Ajudikasi, Satuan Tugas Fisik, Satuan Tugas Yuridis, serta Satuan Tugas Administrasi. Selasa, (10/1/2026). Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan, Kuswandono, S.H., menegaskan bahwa pengambilan sumpah tersebut bukan kegiatan […]

expand_less