Breaking News
light_mode

Jadi Calon Kuat Sekda SBT, Kekayaan Amahoru “Mencurigakan”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • visibility 303
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com– Nama Achmad Quadri Amahoru belakangan menjadi buah bibir di Seram Bagian Timur. Dalam seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada 16 September 2025, ia mencatat skor tertinggi: 86,81 persen. Angka itu menempatkannya jauh di atas tiga kandidat lain.

Bagi sebagian warga SBT, pencalonan Amahoru dianggap sebagai “pulang kampung”. Sebab, karier birokrasi Amahoru memang dimulai di kabupaten ini, sebelum beranjak ke jenjang provinsi. Namun di balik narasi nostalgia itu, ada catatan serius soal kejanggalan kekayaannya yang berlapis-lapis.

Awal Karier, Harta Melonjak

Amahoru pertama kali muncul dalam radar publik pada 2013, saat menjabat Kepala Bagian Tata Pemerintahan di Setda SBT. Tahun itu, ia melaporkan kekayaan sebesar Rp841 juta melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK. Komponen terbesar berasal dari dua bidang tanah dengan nilai total Rp400 juta.

Lima tahun berselang, saat menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, angka itu melonjak tajam menjadi Rp2,41 miliar. Kenaikan lebih dari dua kali lipat dalam lima tahun. Lonjakan ini terutama karena penambahan aset tanah, tersebar di Kota Ambon dan SBT. Total delapan bidang tanah masuk dalam catatannya.

Memasuki 2022, Amahoru pindah ke lingkup Pemerintah Provinsi Maluku sebagai Sekretaris Satuan Pamong Praja. Laporan kekayaannya relatif stagnan, hanya bertambah Rp6 jutaan dari 2018. Anehnya, pada 2023 justru terjadi penurunan sekitar Rp12 juta, padahal seluruh aset tanah masih tercatat utuh.

Logika sederhana menunjukkan harga tanah di Maluku tidak pernah turun dalam rentang itu. Tetapi angka laporan kekayaan Amahoru justru bergerak mundur.

Lonjakan “Mendadak” di Era Murad

Keanehan lain muncul tahun 2024, ketika Gubernur Murad Ismail melantik Amahoru sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Maluku. Seketika, nilai hartanya kembali melonjak menjadi Rp2,44 miliar.

Namun, detail laporan itu justru menimbulkan tanda tanya. Ada pengurangan aneh pada nilai tanah: minus Rp5,7 juta. Di SBT, nilai tanahnya bahkan disebut turun Rp5 juta. Padahal tren harga tanah di kawasan itu justru terus naik. Angka minus dalam LHKPN menimbulkan dugaan bahwa ada penyembunyian atau manipulasi nilai kekayaan.

Data LHKPN yang seharusnya menjadi instrumen transparansi justru membuka tanda tanya. Bagaimana mungkin aset tanah mengalami depresiasi, sementara realitas pasar menunjukkan sebaliknya? Dan kenapa angka kekayaan bisa melonjak lebih dari dua kali lipat dalam lima tahun tanpa penjelasan sumber pertumbuhan yang memadai?

Kini, Amahoru berdiri di garis depan perebutan kursi Sekda SBT. Nilai seleksi akademik boleh saja tinggi, tetapi publik berhak menelisik lebih jauh rekam jejak harta bendanya. Karena jabatan Sekda bukan sekadar posisi birokrasi, melainkan pucuk kendali administratif daerah.

Di tengah sorotan publik soal integritas pejabat, riwayat kekayaan Amahoru justru menambah keraguan. Ia mungkin kandidat kuat di atas kertas, tapi di balik angka-angka LHKPN yang janggal, ada pertanyaan mendasar: seberapa bersih sebenarnya jalan yang ditempuh Amahoru menuju kursi Sekda?*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT SIM dan “Peta Konflik” Tak Berujung

    PT SIM dan “Peta Konflik” Tak Berujung

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sejak pertama kali masuk Maluku pada 2018, PT Spice Islands Maluku (PT SIM) perusahaan produksi pisang abaka ini memegang SKT untuk ribuan hektar lahan di Hatusuwa. Namun, alih-alih mengoptimalkan izin itu, PT SIM justru memilih melirik wilayah lain. Hatusuwa ditinggalkan, optimalisasi ribuan hektar tanpa laporan bulanan maupun tahunan kepada Pemerintah Daerah Seram Bagian Barat (SBB) […]

  • Kendaraan Menumpuk di Satu Loket, Pengunjung Keluhkan Sistem Parkiran di Ambon City Center

    Kendaraan Menumpuk di Satu Loket, Pengunjung Keluhkan Sistem Parkiran di Ambon City Center

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pengunjung di Ambon City Center (ACC) mengeluh terkait sistem parkiran di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Ambon itu, Rabu (3/12/2025). Mengingat, dari kurang lebih tiga loket parkir yang tersedia, hanya satu yang dibuka untuk melayani kendaraan roda dua maupun roda empat yang keluar dari ACC. Padahal, jumlah kendaraan yang didominasi roda dua itu sangat […]

  • PLN UIW MMU Salurkan 68 Hewan Kurban untuk Masyarakat Maluku dan Maluku Utara

    PLN UIW MMU Salurkan 68 Hewan Kurban untuk Masyarakat Maluku dan Maluku Utara

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menyalurkan 68 ekor hewan kurban kepada masyarakat di wilayah operasionalnya. Bantuan ini terdiri dari 66 ekor sapi dan 2 ekor kambing, yang disalurkan ke berbagai masjid, lembaga sosial, dan komunitas penerima manfaat di Provinsi […]

  • Bawa Bukti Video, SEMMI Ambon Lapor Wagub Abdullah Vanath Soal Dugaan Penistaan Agama

    Bawa Bukti Video, SEMMI Ambon Lapor Wagub Abdullah Vanath Soal Dugaan Penistaan Agama

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku atas dugaan tindak pidana penistaan agama. Laporan tersebut diajukan oleh Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Kota Ambon, Selasa (29/7/2025). Laporan diterima oleh petugas jaga dengan nomor register STTP/40/VII/2025/Ditreskrimsus, dan ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PC SEMMI Kota Ambon, Anshari Betekenen, yang […]

  • Pengembangan Biomassa PLN di Tasikmalaya: Dikelola Masyarakat, Didukung Pemerintah

    Pengembangan Biomassa PLN di Tasikmalaya: Dikelola Masyarakat, Didukung Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com – Upaya PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia dalam mengembangkan ekosistem biomassa yang berbasis ekonomi kerakyatan sukses memberdayakan masyarakat dan memperoleh dukungan Pemerintah. Usai sukses di Cilacap dan Gunung Kidul, PLN juga menerapkan program serupa di Tasikmalaya, Jawa Barat pada Kamis (26/9) lalu.Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tasikmalaya, Yedi Rahmat optimistis program […]

  • Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

    Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) melakukan penyalaan serentak sambungan listrik gratis untuk 2.597 rumah tangga prasejahtera dalam program Light Up The Dream. Program yang berasal dari donasi pegawai PLN ini sekaligus menjadi momen berbagi kebahagiaan Ramadan 1446 H. Berlangsung sejak tahun 2020, program ini secara total telah menyambungkan listrik secara gratis untuk 32.275 keluarga prasejahtera di seluruh […]

expand_less