Breaking News
light_mode

Puluhan Siswa SMPN Tepa Keracunan, Legislator Semprot Pengelola MBG

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 297
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Baru empat hari berjalan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Maluku Barat Daya ini sudah memunculkan persoalan serius. Puluhan siswa SMP Negeri 1 Tepa diduga keracunan setelah mengonsumsi menu dari program tersebut.

Informasi yang dihimpun, sedikitnya 40 siswa SMPN 1 Tepa terkonfirmasi keracunan. Seorang siswa SMA Tepa juga dilaporkan mengalami gejala serupa. Sementara sekolah lain di Tepa belum melaporkan kasus yang sama.Camat dan Sekretaris Camat Tepa ikut memantau langsung penanganan siswa di Puskesmas. Dari keterangan siswa, dugaan awal keracunan berasal dari ikan tuna yang disajikan dalam menu MBG.

Sehari sebelumnya, seorang siswa SD juga sempat mengeluhkan makanan MBG. Buah semangka yang dibagikan disebut sudah basi, demikian pula sayur kacang hijau. Untungnya, makanan itu tidak sempat dikonsumsi.

Menanggapi insiden ini, Anggota DPRD Maluku dari Dapil KKT-MBD, Yan Zamora Noach, mendesak evaluasi menyeluruh terhadap pengelola MBG.

“Pengelola harus benar-benar dicek ulang, begitu juga tenaga gizi yang terlibat. Saya sudah memastikan memang ada siswa yang keracunan, sebagian sudah dipulangkan. Karena itu, pengelola wajib teliti memeriksa semua bahan makanan sebelum dimasak dan disajikan,” ujar Noach, Kamis (11/10/2025).

Ia mengingatkan, program yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar siswa tidak boleh justru mengancam keselamatan mereka.

“Kalau dibiarkan, ini bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap program MBG,” katanya.

Noach menekankan perlunya pengawasan ketat setiap hari agar tidak ada bahan makanan basi atau tidak layak konsumsi yang lolos.

“Ingat, anak-anak ini generasi penerus. Jangan sampai mereka jadi korban hanya karena kelalaian pengelola,” tegasnya.

Ia juga mendesak pemerintah tidak tinggal diam. Dinas pendidikan dan kesehatan diminta turun langsung mengecek kualitas makanan dan proses pengolahan.

“Kalau ada unsur kelalaian, harus ditindak tegas. Pemerintah jangan tutup mata. Ini menyangkut nyawa anak-anak sekaligus nama baik Pemkab MBD maupun Pemprov Maluku,” pungkas Noach.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Direktur IDI Nilai Program Beasiswa Dokter Spesialis Pemda SBT Jadi Langkah Progresif

    Direktur IDI Nilai Program Beasiswa Dokter Spesialis Pemda SBT Jadi Langkah Progresif

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pelayanan kesehatan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), layanan kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah besar. Rumah Sakit Umum Daerah kerap kekurangan dokter spesialis. Warga dari kecamatan terpencil harus menempuh perjalanan berjam-jam menuju Ambon hanya untuk pemeriksaan medis yang mestinya bisa dilakukan di rumah sakit kabupaten. Kekosongan tenaga dokter spesialis menjadikan hak atas layanan kesehatan di […]

  • Layani Pertumbuhan Industri Pemecah Batu, PLN UIW MMU Sambungkan Listrik 555.000 VA bagi Pelanggan CV Naraya Mitra Cemerlang

    Layani Pertumbuhan Industri Pemecah Batu, PLN UIW MMU Sambungkan Listrik 555.000 VA bagi Pelanggan CV Naraya Mitra Cemerlang

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon, Unit Layanan Pelanggan (ULP) Baguala kembali memperluas jangkauan pelayanannya di sektor industri. Penyambungan listrik berkapasitas 555.000 VA itu dilakukan untuk pelanggan baru, yaitu CV Naraya Mitra Cemerlang, yang berlokasi di Desa Laha, Air Sakula, Kota Ambon. […]

  • Benhur Watubun Minta Aktivitas Pertambangan PT Batu Licin Dihentikan

    Benhur Watubun Minta Aktivitas Pertambangan PT Batu Licin Dihentikan

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun meminta aktivitas pertambangan oleh PT. Batu Licin Beton Asphalt (BBA) di Kabupaten Maluku Tenggara, harus dihentikan karena tidak punya izin reklamasi. Dikatakan, perusahaan yang melakukan penambangan material tanah timbunan dan batuan tersebut, diketahui telah mengeruk setengah kawasan dari salah satu pulau di Ohoi Nerong, Kecamatan Kei Besar Selatan, dan membuat […]

  • Retribusi PDAM Ambon Dinilai Tak Masuk Akal Jika Air Masih Bermasalah

    Retribusi PDAM Ambon Dinilai Tak Masuk Akal Jika Air Masih Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerhati isu sosial politik Maluku, Ardiman Kelihu, menilai pernyataan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena soal kewajiban retribusi air bersih tidak bisa dilepaskan dari kualitas layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang hingga kini masih bermasalah. Ardiman menegaskan, kebijakan retribusi sah secara aturan. Namun, kewajiban membayar harus sejalan dengan tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan layanan air […]

  • Kucing di Pangkuan Kekuasaan: Nilai Bobby, Lebih Tinggi Dari Harga Diri Orang Maluku (Sebuah Refleksi)

    Kucing di Pangkuan Kekuasaan: Nilai Bobby, Lebih Tinggi Dari Harga Diri Orang Maluku (Sebuah Refleksi)

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Faisal Marasabessy Di jendela dingin berdiri lampu-lampu kota menyisakan wajah lelapnya malam. Diantara jalan-jalan dan bangku-bangku kota, beberapa orang dibiarkan tidur dalam kelaparan, sementara beberapa hewan peliharaan orang kaya begitu pulas kekenyangan di atas kingkoil. Bobby begitu sapaannya, ia mungkin adalah wajah dari pesona kekuasaan, yang mencerminkan kesan ‘kehidupan yang tenteram’ di lingkaran elit […]

  • Soal Pemberian Gelar Pahlawan ke Soeharto, Benhur Sebut A. M Sangadji Lebih Layak

    Soal Pemberian Gelar Pahlawan ke Soeharto, Benhur Sebut A. M Sangadji Lebih Layak

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur Watubun menilai pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto belum tepat. Pasalnya, pemberian gelar pahlawan itu lebih layak diberikan kepada A. M Sangadji yang pengusulan namanya sudah didorong lebih awal sejak tahun 2022 lalu. Baik dari keluarga maupun masyarakat luas, namun Soeharto ternyata lebih diprioritaskan. “PDI Perjuangan menolak keras langkah […]

expand_less