Breaking News
light_mode

Direktur IDI Nilai Program Beasiswa Dokter Spesialis Pemda SBT Jadi Langkah Progresif

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
  • visibility 507
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pelayanan kesehatan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), layanan kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah besar. Rumah Sakit Umum Daerah kerap kekurangan dokter spesialis. Warga dari kecamatan terpencil harus menempuh perjalanan berjam-jam menuju Ambon hanya untuk pemeriksaan medis yang mestinya bisa dilakukan di rumah sakit kabupaten. Kekosongan tenaga dokter spesialis menjadikan hak atas layanan kesehatan di SBT masih dibawah standar.

Menjawab situasi itu, Pemerintah Kabupaten SBT mulai menyiapkan langkah strategis. Wakil Bupati Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena dalam komentarnya di beberapa media mengungkapkan, pemerintah daerah SBT tengah merancang program beasiswa pendidikan kedokteran bagi putra-putri asli SBT.

“Ini bukan sekadar bantuan biaya kuliah, tapi investasi jangka panjang untuk memastikan SBT memiliki dokter-dokter spesialis yang lahir, tumbuh, dan bekerja di tanahnya sendiri,” ujar Miftah.

Ia menegaskan, pemerintah tak ingin terus bergantung pada dokter kontrak dari luar daerah yang silih berganti datang dan pergi. “Kita butuh tenaga medis yang punya keterikatan emosional dengan masyarakat SBT, bukan hanya datang karena penugasan,” katanya.

Direktur Institute Demokrasi Indonesia, Sayed Moksen Almahdali, menilai kebijakan Pemda SBT ini sebagai langkah progresif dan rasional dalam memperkuat sektor kesehatan daerah. Menurutnya, di tengah ketimpangan layanan antara pusat dan daerah, kebijakan semacam ini menandai pergeseran cara pandang pembangunan dari ketergantungan menuju kemandirian.

“Menyiapkan dokter spesialis dari putra daerah sendiri adalah bentuk investasi sosial jangka panjang. Ini menunjukkan pemerintah daerah tidak hanya berpikir tentang hari ini, tetapi tentang masa depan sistem kesehatan di SBT,” ujarnya kepada tajukmaluku.com, Selasa (02/11/2025)

Namun, kata Moksen, program ini hanya akan efektif jika dibarengi dengan penguatan ekosistem kesehatan di daerah. Infrastruktur rumah sakit, peralatan medis, serta jaminan kesejahteraan tenaga kesehatan harus disiapkan sebagai pondasi. Tanpa itu, lulusan program beasiswa nantinya akan kembali tersedot ke kota besar.

“Pemerintah SBT sudah memulai dengan benar, tapi pekerjaan rumahnya masih panjang memastikan para dokter muda itu mau dan mampu kembali mengabdi di daerah,” tandasnya.

Moksen juga menyarankan kepada pemda SBT tentang pentingnya kejelasan kontrak moral dan hukum bagi penerima beasiswa.

“ Beasiswa dokter spesialis itu mahal jadi harus ada ikatan hukum dan mekanisme penempatan untuk para penerima beasiswa tersebut suapaya jika telah selesai, mereka dengan sadar bisa kembali mengabdi di daerah,” ujarnya.

Ia menilai, perlu ada pernyataan sikap atau adendum perjanjian kerja, misalnya kewajiban mengabdi minimal lima hingga tujuh tahun di fasilitas kesehatan SBT setelah lulus, klausul pengembalian biaya pendidikan bila melanggar, serta paket insentif konkret seperti tunjangan penugasan, rumah dinas, hingga jalur pendidikan lanjutan.

“Kami mendukung apa yang dilakukan Pemda SBT ini, beasiswa itu harus berubah jadi kontrak sosial yang menahan arus migrasi tenaga medis dan menegakkan tanggung jawab moral kepada daerah,” tegasnya.

Kebijakan ini menjadi catatan serius Pemerintah Kabupaten SBT dalam memperkuat sistem layanan kesehatan. Di tengah keterbatasan fiskal dan medan geografis yang berat, kebijakan ini mampu menegaskan kemandirian daerah dalam membuat keputusan jangka panjang.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UP3 Ambon Energize RSUD Kabupaten Buru 865 kVA, Perkuat Infrastruktur Layanan Kesehatan di Maluku

    PLN UP3 Ambon Energize RSUD Kabupaten Buru 865 kVA, Perkuat Infrastruktur Layanan Kesehatan di Maluku

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namlea,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan publik melalui penyediaan pasokan listrik yang andal. Salah satunya diwujudkan melalui keberhasilan penyalaan (energizing) pelanggan potensial Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buru dengan daya sebesar 865 kVA oleh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon […]

  • USEMAHU: “KKP Harus Segera Cabut Edaran Alih Muatan di Laut dan Aktifkan Pelabuhan Perikanan Terdekat Zona III PIT

    USEMAHU: “KKP Harus Segera Cabut Edaran Alih Muatan di Laut dan Aktifkan Pelabuhan Perikanan Terdekat Zona III PIT

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Terkait Sikap politik DPRD Maluku dan Aru menolak surat edaran Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor B.2403/MEN-KP/XII/2024 tentang Transisi Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur diapresiasi oleh Wasekjen I Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) Amrullah Usemahu. “Sebagai anak Maluku yang berkecimpung dalam organisasi profesi perikanan nasional, pastinya kami siap mendukung dan memperjuangkan bersama aspirasi masyarakat Maluku yang menjadi […]

  • Maluku Siaga Bencana, BPBD Minta SK Tanggap Darurat Provinsi Diterbitkan

    Maluku Siaga Bencana, BPBD Minta SK Tanggap Darurat Provinsi Diterbitkan

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku mendorong percepatan penetapan status tanggap darurat di tingkat provinsi. Hingga kini, baru tiga daerah di Maluku yang menetapkan status tersebut secara resmi: Kabupaten Buru Selatan, Kota Ambon, dan Kabupaten Seram Bagian Barat. “Memang ada beberapa daerah lain yang juga terdampak bencana, seperti Tual dan Maluku Tenggara, namun mereka […]

  • Pakar Bongkar Kebohongan Naskah Historiseh Negorij Batoemerah (Batu Merah)

    Pakar Bongkar Kebohongan Naskah Historiseh Negorij Batoemerah (Batu Merah)

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam dokumen yang menceritakan tentang sejarah Negeri Batu Merah dengan segel 1,5 Gulden berjudul Historiseh Negorij Batoemerah mengisahkan awal mula berdirinya negeri tersebut di Gunung Zoya (Soya). Sejarah ini juga menguraikan kedatangan Bangsa Portugis di tanah Ambon, perang-perang yang terjadi pada masa lalu, juga peristiwa kedatangan Sultan Hairudin di Ambon. Penulis dalam dokumen itu yakni […]

  • RDP DPRD Maluku Tegas: Oknum Polisi Penganiaya Harus Diproses, Evaluasi Kepolisian Mendesak

    RDP DPRD Maluku Tegas: Oknum Polisi Penganiaya Harus Diproses, Evaluasi Kepolisian Mendesak

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi 1 DPRD Maluku bersama Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease serta Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus. Senin, (30/12/2024). Menyoroti dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap Rizal Taufik Serang. Insiden ini terjadi pada 20 Desember 2024 di depan Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, dan telah memicu reaksi keras […]

  • SP PLN Apresiasi Sikap Presiden RI Prabowo Tolak Skema Power Wheeling

    SP PLN Apresiasi Sikap Presiden RI Prabowo Tolak Skema Power Wheeling

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-SP PT PLN (Persero) mengapresiasi sikap Presiden RI Prabowo Subianto yang dikabarkan menolak penerapan skema power wheeling sebagaimana disampaikan Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2025 di Hotel WesLn, Jakarta, Rabu (26/2) “Kita memberikan apresiasi yang seLnggi-Lngginya kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas penolakan skema […]

expand_less