Breaking News
light_mode

Sianida Untuk Tambang Gunung Botak Diduga Dapat “Perlindungan” Disperindag Maluku

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
  • visibility 596
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Selama ini Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku diduga diam-diam memberikan ijin penjualan bahan kimia berbahaya jenis B2 untuk sejumlah distributor di Pulau Buru meski perusahaan terkait belum mengantongi izin pertambangan resmi.

Salah satu perusahaan yang disebut mendapat keistimewaan itu adalah PT Inti Kemilau Alam. Gudang penyimpanan bahan kimia berbahaya milik perusahaan ini diketahui berada di Desa Parbulu, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru.

Menurut sejumlah sumber, dengan dalih ijin dari Disperindag Maluku sejak tahun 2024 PT Inti Kemilau Alam telah menjual sianida kepada koperasi-koperasi penambang emas di kawasan Gunung Botak. Diantaranya Koperasi Parusa Tanila Baru, yang belakangan tepatnya di tahun ini baru mengantongi Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dari Pemerintah Provinsi Maluku. Namun, setelah aktivitas ini diketahui masyarakat, penjualan bahan kimia berbahaya oleh PT. Inti Kemilau Alam dihentikan sementara.

Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Buru, Mohammad Natser Waiulung, saat dikonfirmasi mengenai kondisi gudang penyimpanan B2 milik PT. Inti Kemilau Alam mengaku pihaknya tak bisa berbuat banyak, hanya dapat menyampaikan data sesuai yang ditemukan. Ia mengatakan, pihaknya hanya menjalankan tugas perbantuan atas permintaan Disperindag Provinsi Maluku.

“Dua minggu lalu, kami turun untuk menghitung lagi jumlah (B2) yang ada di gudang, dan memang terdapat penambahan jumlah,” ujar Natser saat dikonfirmasi Tajukmaluku.com melalui sambungan WhatsApp, Jumat (25/07/2025).

Menurutnya, kehadiran mereka di gudang penyimpanan B2 milik PT. Inti Kemilau Alam, karena melaksanakan tugas perbantuan, seharusnya yang ke lokasi tersebut adalah Indag Maluku. Namun karena alasan cuaca, pihaknya yang diminta turun ke lapangan.

“Karena kondisi cuaca, Indag Maluku tidak turun melakukan pengawasan, maka kami diminta bantu untuk ke lokasi menghitung lagi jumlahnya. Jadi perlu diluruskan juga ini bukan temuan baru,” beber Plt Kadis.

Dari keterangan penjaga gudang dan juga salah satu perwakilan PT. Inti Kemilau Alam yang dikonfirmasi oleh Indag Buru, mengatakan jika mereka memang miliki ijin (penyimpanan) yang diberikan dari Pemerintah Provinsi Maluku. Bahan-bahan kimia berbahaya itu memang sengaja didatangkan untuk kepentingan penambangan emas di Gunung Botak.

“Mereka menyampaikan bahwa, perusahaan sementara sedang mengurusi IPR. Sambil menunggu perusahaan dapatkan ijin mereka menyimpannya (B2) di gudang. Mereka mengatakan jika dikeluarkan lagi kan butuh biaya, jadi sementara ini mereka menyimpannya,” Paparnya.

Anehnya lagi, meski PT. Inti Kemilau Alam belum mengantongi ijin pertambangan, B2 terus berdatangan ke gudang mereka.

“Hasil pengecekan menunjukkan adanya penambahan 84 kaleng Sianida dari data sebelumnya yang tercatat sebanyak 357 kaleng. Setelah dihitung langsung di lokasi, total Sianida yang disimpan mencapai 441 kaleng,” Ungkap Plt Kadis.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Ansor Ambon Resmi Adukan Tiga Oknum Polisi ke Propam Polda Maluku

    LBH Ansor Ambon Resmi Adukan Tiga Oknum Polisi ke Propam Polda Maluku

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Kota Ambon, melalui kuasa Hukum Ramli Lulang secara resmi telah mengadukan tiga orang oknum polisi yang diduga melakukan pelanggaran kode Etik atas tindakan sewenang-wenang yang dilakukan kepada saudara Rizal Serang ke Propam Polda Maluku. “Laporan yang kami layangkan ke Propam Polda Maluku pada hari Senin tanggal 23 Desember 2024 […]

  • Masa Depan Pesisir Maluku: Transformasi Sosial, Ekonomi, dan Budaya di Era Pemerintahan Baru

    Masa Depan Pesisir Maluku: Transformasi Sosial, Ekonomi, dan Budaya di Era Pemerintahan Baru

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Yatsrib Akbar Sowakil S.Pi. M.Si Ambon,Tajukmaluku.com-Provinsi Maluku sebagai wilayah kepulauan dengan luas laut lebih dari 90% total wilayahnya, memiliki karakteristik spesifik seperti adanya laut dalam diantara pulau-pulau yang tersebar di wilayah ini seperti Laut Banda, Laut Seram dan Laut Maluku dan perairan dangkal yang dominan di Laut Arafura menjadikan wilayah ini sebagai salah satu […]

  • 28 Dokter Baru Unpatti Resmi Dilantik, Harapan Gubernur Tingkatkan Kesehatan di Daerah Terpencil Maluku

    28 Dokter Baru Unpatti Resmi Dilantik, Harapan Gubernur Tingkatkan Kesehatan di Daerah Terpencil Maluku

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Sebanyak 28 dokter baru lulusan Universitas Pattimura (Unpatti) angkatan ke-XXXIII resmi dilantik dan mengambil sumpah dokter dalam upacara yang digelar di Aula Fakultas Kedokteran Unpatti, Rabu (26/2/2025). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Provinsi Maluku, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Sadali Ie, Rektor Unpatti Fredy Leiwakabessy, serta perwakilan DPRD Provinsi Maluku dan civitas […]

  • Gagal Dieksekusi, Ini Kata RJ Lino Penggagas Ambon New Port

    Gagal Dieksekusi, Ini Kata RJ Lino Penggagas Ambon New Port

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Penggagas Ambon New Port, Richard Joost Lino atau RJ Lino menyayangkan kegagalan Proyek Strategis Nasional (PSN) Ambon New Port. Sebab, semula Ambon New Port bukan hanya sekadar pusat distribusi logistik kawasan timur, tapi menjadikan Ambon sebagai Hub of Southen Pacific (Pusat Pasifik Selatan). Hanya saja ketidakmampuan mengeksekusi proyek ini menyebabkan peluang ini lepas begitu saja. […]

  • Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum

    Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Aceh,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) terus mendukung percepatan pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang melalui kesiapan infrastruktur dan penyambungan jaringan listrik seluruh unit yang telah terbangun. Langkah ini merupakan bentuk komitmen kehadiran negara dalam mempercepat pemulihan pascabencana melalui penyediaan prasarana dasar bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor di wilayah tersebut. Presiden Republik Indonesia, Prabowo […]

  • KNPI: Kehadiran KABINDA Maluku di Forkopimda adalah Bagian dari Strategi Keamanan

    KNPI: Kehadiran KABINDA Maluku di Forkopimda adalah Bagian dari Strategi Keamanan

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku, Faisal Marasabessy, menanggapi kritikan yang disampaikan Sekwil GMPI Maluku, Sutrisno Hatapayo kepada Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Maluku, Marsekal Pertama (Marsma) TNI R. Harys Soeryo Mahendro. Faisal menegaskan bahwa kehadiran Kepala BIN dalam berbagai kegiatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bukanlah sekadar agenda seremonial, tetapi bagian […]

expand_less