Breaking News
light_mode

Wasekjend Semmi: “Abdullah Vanath ‘Asal Bicara’, Kabid PTKP HMI Cabang Ambon ‘Asal Berpikir’?

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
  • visibility 262
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pernyataan Calon Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, tentang “Pemimpin Islam Tartau Malu” menuai kritik dari Ali Alkatiri, Wakil Sekretaris Jenderal PB SEMMI, terhadap pernyataan Vanath ditanggapi oleh Kabid PTKP HMI Cabang Ambon, Sahrul Soulissa, dalam rilisan berita di salah satu media online, ia (Sahrul) menyebutkan bahwa kritikan Ali Alkatiri tersebut dianggap menggeneralisir situasi dan tidak memahami konteks dari ucapan Vanath.

Menanggapi tudingan Sahrul, Alkatiri mempertanyakan, “Apakah kebebasan berbicara calon pemimpin bisa begitu saja dimaafkan dengan alasan konteks politik dan moralitas publik?” Ali berpendapat bahwa dalam situasi politik yang kompleks seperti ini, justru sikap tegas perlu ditegakkan demi memastikan pemimpin tidak sembarang membuat pernyataan yang berpotensi merusak solidaritas antarumat beragama di Maluku.

Menurut Alkatiri, kritiknya terhadap Vanath bukan sekadar menanggapi kalimat justru ia melihat pada konteks lebih luas di mana pernyataan seorang pemimpin harus mencerminkan persatuan, keadilan, dan tidak merendahkan satu kelompok dengan pernyataan generalisir (Baca; “Pemimpin Islam Tartau Diri).

Alkatiri memaparkan, bila setiap ucapan politisi dimaknai secara bebas tanpa penalaran kritis, masyarakat akan terus-menerus dibawa pada ilusi dan tidak mampu menilai objektivitas calon pemimpin yang diusung. Pernyataan Vanath terkait “Pemimpin Islam Tartau Malu” memiliki konsekuensi yang serius terhadap pandangan publik dan tidak dapat dinormalisasi sebagai ujaran yang bebas dari kritik.

Alkatiri menegaskan bahwa setiap pernyataan politik yang disampaikan calon pemimpin, apalagi menyentil agama, harus melalui pertimbangan matang. Menurutnya, Vanath justru berbicara dalam konteks pemimpin Islam yang lebih luas, sebab tak ada batasan dan spesifikasi wilayah tertentu, Vanath seolah mengabaikan tanggung jawabnya sebagai calon pemimpin untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang dapat memicu keresahan publik, terkhusus umat muslim Maluku.

Vanath yang menggaungkan perlunya pemimpin bermoral itu justru tercoreng oleh tindakan di lingkaran terdekatnya. Baru-baru ini, dalam sebuah video yang beredar saat kampanye, istrinya melontarkan tudingan yang tak pantas, dengan menyebut suku Bugis, Manado, Buton, dan Jawa sebagai “pekerja seks komersial” di Maluku.

Tindakan tersebut tidak hanya menyinggung martabat suku-suku besar yang memiliki peran bersejarah di Maluku, tetapi juga mencerminkan kemunafikan yang terang-terangan. Bagaimana mungkin seorang calon pemimpin yang menekankan moralitas dan tanggung jawab dalam politik membiarkan narasi negatif yang mengandung unsur diskriminatif dan penghinaan kepada etnis tertentu?

Sebagai seorang yang berlatar belakang HMI, Alkatiri pun menyayangkan respons Sahrul Solissa yang cenderung “melindungi” ucapan Vanath tanpa berpikir yang konstruktif, menurutnya, Sahrul hanya asal berpikir.

Alkatiri menegaskan bahwa kritiknya adalah bentuk edukasi politik kepada publik. Pernyataan yang tidak mengindahkan prinsip keadilan bisa berakibat buruk dalam jangka panjang. “Kritik saya adalah sikap untuk mendorong kedewasaan dalam politik, bukan sebaliknya. Pernyataan Vanath harus dikritisi sebagai bagian dari proses pilkada yang sehat dan transparan,” ujarnya.

Sebagai aktivis SEMMI, Alkatiri menyerukan agar publik tetap kritis dalam menyikapi setiap narasi yang berkembang, terlebih dalam kontestasi politik yang rentan terhadap sentimen primordial. Menurutnya, membiarkan pernyataan Vanath tanpa kritik, sama saja memberi legitimasi pada calon pemimpin untuk “asal bicara.” Apa yang dilakukan Vanath justru berdampak pada penurunan kualitas demokrasi dan merendahkan moralitas publik.

Setiap politisi yang berlaga di panggung demokrasi, terutama di Maluku, perlu mempertimbangkan dampak ucapannya terhadap keutuhan masyarakat apalagi dari seorang yang telah berhaji (Baca;Abdullah Vanath). Alkatiri mengingatkan bahwa tanpa kritik yang jelas dan tegas, iklim demokrasi di Maluku akan terbawa pada arah yang tidak kondusif. Tutup.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • YBM PLN MMU Berbagi Kebahagiaan untuk Santri dan Kaum Dhuafa di Pesantren Kota Al-Quran Banda Besar

    YBM PLN MMU Berbagi Kebahagiaan untuk Santri dan Kaum Dhuafa di Pesantren Kota Al-Quran Banda Besar

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Banda,Tajukmaluku.com-Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menggelar kegiatan “Berbagi Kebahagiaan untuk Kaum Dhuafa” di Pesantren Kota Al-Quran, Banda Besar, Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan berdasarkan arahan program dari YBM Pusat. Sebanyak 55 anak yatim dan dhuafa dari total 85 santri menerima bantuan uang […]

  • PLN UIW MMU dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Kelembagaan

    PLN UIW MMU dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Kelembagaan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komitmen untuk memperkuat sinergi kelembagaan antara PT PLN (Persero) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku ditandai melalui kunjungan silaturahmi General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, beserta jajaran, ke kantor Kejati Maluku pada Selasa (12/08/2025). Kunjungan ini berlangsung di Ruang Rapat Kejati Maluku dan diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi […]

  • Pemuda Maluku Desak DPRD Tuntaskan Jalan Lingkar Ambalau

    Pemuda Maluku Desak DPRD Tuntaskan Jalan Lingkar Ambalau

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Puluhan pemuda yang tergabung dalam Pemuda Maluku Bergerak (PMB) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Provinsi Maluku, Senin (22/09/2025). Mereka menuntut percepatan pembangunan jalan lingkar Ambalau, Kabupaten Buru Selatan, sepanjang 24 kilometer yang hingga kini belum rampung.Data terakhir menunjukkan, dari total panjang jalan, baru 10 kilometer yang beraspal, 7 kilometer berkerikil, sementara 6 kilometer […]

  • Penyerahan Living Cost JCH 2025, Kemenag Maluku Pastikan Efisien dan Tepat Waktu

    Penyerahan Living Cost JCH 2025, Kemenag Maluku Pastikan Efisien dan Tepat Waktu

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Ambon semakin memperkuat komitmennya dalam melayani calon jemaah haji di wilayah ini. Kolaborasi ini semakin terlihat jelas melalui seremoni penyerahan Banknotes Saudi Arabian Riyal (SAR) untuk biaya hidup (living cost) jemaah haji asal Maluku tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi. Penyediaan banknotes SAR […]

  • Dukung Energi Ramah Lingkungan, PLN UP3 Masohi Pasang Baru Listrik Daya 105 kVA Pelanggan CV Inti Binaiya Masdar

    Dukung Energi Ramah Lingkungan, PLN UP3 Masohi Pasang Baru Listrik Daya 105 kVA Pelanggan CV Inti Binaiya Masdar

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Masohi,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus melakukan transformasi dengan mendorong penggunaan energi rendah karbon yang ramah lingkungan, khususnya dengan memanfaatkan energi bersih dalam penyediaan listrik. Penggunaan energi ramah lingkungan ini berhasil dilakukan PLN UIW MMU melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi dengan penyambungan pasang baru untuk pelanggan industri Tegangan […]

  • Dukung Ketahanan Air dan Energi di Maluku, PLN Energize Proyek Bendungan Wayapu

    Dukung Ketahanan Air dan Energi di Maluku, PLN Energize Proyek Bendungan Wayapu

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Buru,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia. Hal ini ditandai dengan keberhasilan penyalaan (energize) pasokan listrik untuk proyek strategis nasional Bendungan Wayapu di Kabupaten Buru, Maluku. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyampaikan, keterlibatan PLN dalam proyek strategis seperti […]

expand_less