Breaking News
light_mode

D&F Cargo Indonesia: Ekspedisi Masuk Desa, Misi Besar Menekan Biaya Logistik di Timur

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
  • visibility 755
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Sejak didirikan pada tahun 2023, PT. D&F Cargo Indonesia terus mengukuhkan dirinya sebagai perusahaan ekspedisi yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memiliki misi sosial dalam membangun ekonomi kerakyatan. M. Fazwan Wasahua, menyampaikan kalau perusahan ini hadir dengan semangat gotong royong untuk menjawab tantangan utama dalam dunia logistik, khususnya di Indonesia Timur—tingginya biaya pengiriman yang berdampak langsung pada harga jual barang.

Sebagaimana diketahui, salah satu faktor utama mahalnya harga kebutuhan di daerah adalah biaya logistik yang tinggi. Sebagian besar perusahaan ekspedisi saat ini berfokus pada keuntungan, tanpa mempertimbangkan dampak ekonomi bagi masyarakat kecil. D&F Cargo Indonesia hadir sebagai solusi untuk menekan biaya pengiriman melalui strategi Ekspedisi Masuk Desa, yang bertujuan membangun jaringan keagenan hingga ke tingkat desa.

“Konsep ini saya sebut sebagai micro supply chain, di mana jejaring keagenan tidak hanya tersebar di kota-kota besar, tetapi menjangkau pelosok daerah, kabupaten, kecamatan, hingga desa. Dengan begitu, masyarakat desa bisa menikmati harga barang yang lebih realistis dan stabil,” ujar M. Fazwan Wasahua.

Ekspedisi Masuk Desa

Dengan meningkatnya transaksi digital dan e-commerce di Indonesia, kebutuhan akan layanan pengiriman yang efisien dan terjangkau semakin mendesak. Sayangnya, infrastruktur logistik yang belum merata membuat masyarakat desa harus mengeluarkan biaya lebih untuk mendapatkan barang yang mereka butuhkan.

Melalui Ekspedisi Masuk Desa, D&F Cargo Indonesia ingin memastikan bahwa masyarakat pedesaan tidak lagi harus pergi ke kota untuk mengakses layanan ekspedisi. Dengan jaringan agen yang tersebar hingga ke pelosok, proses pengiriman menjadi lebih mudah, cepat, dan yang terpenting—lebih murah.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat desa memiliki akses terhadap sistem logistik yang setara dengan masyarakat perkotaan. Mereka bisa berbelanja dari ponsel mereka, dan jaringan keagenan kami yang akan mengirimkan barang ke desanya dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” tambah Fazwan.

Juara I Business Growth Program

D&F Cargo Indonesia berhasil meraih juara pertama dalam kategori Business Growth Program (BGP) Wilayah 1 yang meliputi Tanah Papua, Maluku, dan Maluku Utara dalam ajang kompetisi bisnis Mata Garuda 5ME2045. Kemenangan ini menjadi bukti komitmen D&F Cargo Indonesia dalam mengembangkan bisnis dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian di wilayah tersebut.

Foto: Piagam Penghargaan Kompetisi Mata Garuda 5ME2045

Diketahui, Kompetisi Mata Garuda 5ME2045 merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Mata Garuda LPDP dengan tujuan untuk mewujudkan 5 juta pengusaha baru di Indonesia pada tahun 2045. Kompetisi ini terbuka bagi seluruh anak bangsa di berbagai provinsi dan menjadi platform untuk membangun ketahanan bisnis serta mengidentifikasi tantangan dan peluang kewirausahaan di era modern.

Misi Besar D&F Cargo Indonesia

Komitmen untuk terus memperbaiki sistem dan memperluas jaringan ke seluruh pelosok Indonesia. Target utama D&F Cargo Indonesia adalah membangun agen-agen resmi hingga ke tingkat desa, sesuatu yang hingga kini masih sulit dilakukan oleh perusahaan ekspedisi besar.

Tak hanya menjadi solusi bagi masyarakat umum, kehadiran D&F Cargo Indonesia juga diharapkan mampu menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan UMKM dan ekonomi digital di daerah. Dengan biaya pengiriman yang lebih kompetitif, pelaku usaha kecil dapat lebih leluasa dalam menjangkau pasar yang lebih luas tanpa terbebani oleh mahalnya ongkos logistik.

“Mudah-mudahan kehadiran D&F Cargo Indonesia bisa menjadi bagian dari solusi atas masalah rantai pasokan yang selama ini menjadi isu nasional dan global. Kami ingin terus bersumbangsih bagi pembangunan ekonomi kerakyatan di Indonesia,” tutup Fazwan.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hendrik Lewerissa Dukung Swasembada Pangan dan BUMA GP Ansor Maluku

    Hendrik Lewerissa Dukung Swasembada Pangan dan BUMA GP Ansor Maluku

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menyatakan dukungan penuh terhadap program-program kemandirian yang dijalankan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Maluku. Diantaranya swasembada pangan maupun Badan Usaha Milik Ansor (BUMA). Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Wilayah GP Ansor Maluku di ruang kerjanya, Rabu (6/8/2025). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi atas konsistensi GP Ansor […]

  • Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

    Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan mulai dari pembangkit, jaringan transmisi sampai dengan gardu induk yang tersebar di 18 provinsi se-Indonesia. Seremoni peresmian proyek strategis ketenagalistrikan terbesar ini dilakukan Presiden Prabowo di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat pada Senin (20/1). Dari 26 pembangkit listrik yang diresmikan, 89 […]

  • Ari Sahertian Minta Kuota BBM di Buru – Bursel Ditambahkan

    Ari Sahertian Minta Kuota BBM di Buru – Bursel Ditambahkan

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota Komisi II DPRD Maluku, Ari Sahertian meminta adanya penambahan kuota BBM di Kabupaten Buru dan Buru Selatan (Bursel). Permintaan ini disampaikan usai pengawasan di daerah tersebut pada beberapa waktu lalu.Pasalnya, warga setempat telah mengeluhkan terkait kurangnya jatah BBM disana. “Kami minta kepada Pertamina supaya kuota BBM di Buru dan Bursel ditambahkan. Ini keluhan masyarakat […]

  • Rovik Afifuddin Nilai Pinjaman Dana SMI Rp 1,5 Trilun, jadi Opsi Atasi Fiskal Daerah

    Rovik Afifuddin Nilai Pinjaman Dana SMI Rp 1,5 Trilun, jadi Opsi Atasi Fiskal Daerah

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Maluku, Rovik Akbar Afifuddin menilai kebijakan untuk pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp 1,5 triliun merupakan opsi atasi fiskal daerah. “Pengajuan pinjaman yang dilakukan Pemprov sebagai opsi penting untuk kepentingan fiskal daerah. Kebijakan pinjaman lahir karena dampak dari situasi nasional, kebijakan efisiensi dan pemangkasan dana transfer,” kata Rovik, Kamis (4/12/2025). […]

  • Catat Kinerja Operasional, PLN Klaim Durasi dan Frekuensi Gangguan Listrik Menurun sepanjang 2024

    Catat Kinerja Operasional, PLN Klaim Durasi dan Frekuensi Gangguan Listrik Menurun sepanjang 2024

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) mencatat capaian signifikan dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik sepanjang tahun 2024. Melalui transformasi digital dan pemeliharaan yang intensif, PLN berhasil menurunkan rata-rata frekuensi gangguan kelistrikan (_System Average Interruption Frequency Index_ / SAIFI) sebesar 24,32% atau menjadi 3,23 kali per pelanggan per tahun pada 2024. Tidak hanya itu, perseroan juga sukses menurunkan rata-rata […]

  • Dihadapan Senator Bisri, DKP : Sekarang Kita Hanya Penonton di Laut Maluku

    Dihadapan Senator Bisri, DKP : Sekarang Kita Hanya Penonton di Laut Maluku

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintah Provinsi Maluku kembali dibatasi untuk mengelolah laut, meski dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, Kewenangan Pemerintah Provinsi adalah sebesar 12 mil laut dari garis pantai. Semua mekanisme perijinan pengelolaan wilayah laut saat ini telah diurusi Pemerintah Pusat secara langsung, bahkan untuk keramba ikan di Teluk Ambon harus ada ijin Kementrian Perikanan dan Kelautan di […]

expand_less