Breaking News
light_mode

D&F Cargo Indonesia: Ekspedisi Masuk Desa, Misi Besar Menekan Biaya Logistik di Timur

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
  • visibility 845
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Sejak didirikan pada tahun 2023, PT. D&F Cargo Indonesia terus mengukuhkan dirinya sebagai perusahaan ekspedisi yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memiliki misi sosial dalam membangun ekonomi kerakyatan. M. Fazwan Wasahua, menyampaikan kalau perusahan ini hadir dengan semangat gotong royong untuk menjawab tantangan utama dalam dunia logistik, khususnya di Indonesia Timur—tingginya biaya pengiriman yang berdampak langsung pada harga jual barang.

Sebagaimana diketahui, salah satu faktor utama mahalnya harga kebutuhan di daerah adalah biaya logistik yang tinggi. Sebagian besar perusahaan ekspedisi saat ini berfokus pada keuntungan, tanpa mempertimbangkan dampak ekonomi bagi masyarakat kecil. D&F Cargo Indonesia hadir sebagai solusi untuk menekan biaya pengiriman melalui strategi Ekspedisi Masuk Desa, yang bertujuan membangun jaringan keagenan hingga ke tingkat desa.

“Konsep ini saya sebut sebagai micro supply chain, di mana jejaring keagenan tidak hanya tersebar di kota-kota besar, tetapi menjangkau pelosok daerah, kabupaten, kecamatan, hingga desa. Dengan begitu, masyarakat desa bisa menikmati harga barang yang lebih realistis dan stabil,” ujar M. Fazwan Wasahua.

Ekspedisi Masuk Desa

Dengan meningkatnya transaksi digital dan e-commerce di Indonesia, kebutuhan akan layanan pengiriman yang efisien dan terjangkau semakin mendesak. Sayangnya, infrastruktur logistik yang belum merata membuat masyarakat desa harus mengeluarkan biaya lebih untuk mendapatkan barang yang mereka butuhkan.

Melalui Ekspedisi Masuk Desa, D&F Cargo Indonesia ingin memastikan bahwa masyarakat pedesaan tidak lagi harus pergi ke kota untuk mengakses layanan ekspedisi. Dengan jaringan agen yang tersebar hingga ke pelosok, proses pengiriman menjadi lebih mudah, cepat, dan yang terpenting—lebih murah.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat desa memiliki akses terhadap sistem logistik yang setara dengan masyarakat perkotaan. Mereka bisa berbelanja dari ponsel mereka, dan jaringan keagenan kami yang akan mengirimkan barang ke desanya dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” tambah Fazwan.

Juara I Business Growth Program

D&F Cargo Indonesia berhasil meraih juara pertama dalam kategori Business Growth Program (BGP) Wilayah 1 yang meliputi Tanah Papua, Maluku, dan Maluku Utara dalam ajang kompetisi bisnis Mata Garuda 5ME2045. Kemenangan ini menjadi bukti komitmen D&F Cargo Indonesia dalam mengembangkan bisnis dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian di wilayah tersebut.

Foto: Piagam Penghargaan Kompetisi Mata Garuda 5ME2045

Diketahui, Kompetisi Mata Garuda 5ME2045 merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Mata Garuda LPDP dengan tujuan untuk mewujudkan 5 juta pengusaha baru di Indonesia pada tahun 2045. Kompetisi ini terbuka bagi seluruh anak bangsa di berbagai provinsi dan menjadi platform untuk membangun ketahanan bisnis serta mengidentifikasi tantangan dan peluang kewirausahaan di era modern.

Misi Besar D&F Cargo Indonesia

Komitmen untuk terus memperbaiki sistem dan memperluas jaringan ke seluruh pelosok Indonesia. Target utama D&F Cargo Indonesia adalah membangun agen-agen resmi hingga ke tingkat desa, sesuatu yang hingga kini masih sulit dilakukan oleh perusahaan ekspedisi besar.

Tak hanya menjadi solusi bagi masyarakat umum, kehadiran D&F Cargo Indonesia juga diharapkan mampu menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan UMKM dan ekonomi digital di daerah. Dengan biaya pengiriman yang lebih kompetitif, pelaku usaha kecil dapat lebih leluasa dalam menjangkau pasar yang lebih luas tanpa terbebani oleh mahalnya ongkos logistik.

“Mudah-mudahan kehadiran D&F Cargo Indonesia bisa menjadi bagian dari solusi atas masalah rantai pasokan yang selama ini menjadi isu nasional dan global. Kami ingin terus bersumbangsih bagi pembangunan ekonomi kerakyatan di Indonesia,” tutup Fazwan.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I DPRD Maluku Sesalkan Ketidakhadiran Kodam XV/Pattimura dalam RDP Sengketa Tanah OSM

    Komisi I DPRD Maluku Sesalkan Ketidakhadiran Kodam XV/Pattimura dalam RDP Sengketa Tanah OSM

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi I DPRD Maluku menyesalkan ketidakhadiran pihak Kodam XV/Pattimura dalam rapat dengar pendapat (RDP) terkait penyelesaian sengketa tanah di kawasan OSM, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Senin (22/6/2026). RDP yang berlangsung di Rumah Rakyat Karang Panjang Ambon itu dihadiri oleh masyarakat, kuasa hukum warga, serta Kantor Pertanahan Kota Ambon. Namun, pihak Kodam XV/Pattimura yang diundang secara […]

  • Resmi Nakhodai Kosgoro Maluku: Friady Toisuta Dorong Penguatan Pemuda Dalam Pembangunan Daerah

    Resmi Nakhodai Kosgoro Maluku: Friady Toisuta Dorong Penguatan Pemuda Dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Friady Toisuta resmi terpilih dan dilantik sebagai Ketua Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 Provinsi Maluku dalam Musyawarah Daerah (Musda) I yang berlangsung di Zest Hotel Ambon, Jumat (24/4/2026). Forum ini menjadi penanda konsolidasi awal organisasi sekaligus ruang perumusan strategi pembangunan daerah di tengah ketidakpastian ekonomi global. Musda I BMK 1957 Maluku mengusung tema “Menjaga Stabilitas […]

  • Nazaruddin Resmi Pimpin Indonesia Pickleball Federation Periode 2026–2031

    Nazaruddin Resmi Pimpin Indonesia Pickleball Federation Periode 2026–2031

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Muhammad Nazaruddin resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Indonesia Pickleball Federation (IPF) periode 2026–2031 dalam Musyawarah Nasional (Munas) IPF yang berlangsung di ARTOTEL Gelora Senayan, Selasa (31/3/2026). Munas yang dihadiri oleh 29 delegasi pengurus provinsi IPF dari seluruh Indonesia tersebut menetapkan Nazaruddin secara aklamasi untuk memimpin organisasi pickleball nasional lima tahun ke depan. Ia […]

  • Hadiri Dialog Publik DPW GEMA Mathla’ul Anwar Maluku, Hendrik Lewerissa Ingatkan Terus Jaga Kemajemukan di Maluku

    Hadiri Dialog Publik DPW GEMA Mathla’ul Anwar Maluku, Hendrik Lewerissa Ingatkan Terus Jaga Kemajemukan di Maluku

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menghadiri dialog publik bertema “Moderasi Beragama Sebagai Fondasi Harmoni Antar Umat Beragama di Maluku” yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah Generasi Muda Mathla’ul Anwar (DPW GEMA Maluku) di New Baileo Cafe, Ambon, Jumat (27/2/2026). Forum ini mempertemukan unsur Pemerintah Provinsi Maluku, akademisi lintas kampus, dan generasi muda. Ketua DPW Gema Mathla’ul Anwar […]

  • Kurun Waktu 3 Tahun, Kabinda Maluku Aktif Cegah Konflik

    Kurun Waktu 3 Tahun, Kabinda Maluku Aktif Cegah Konflik

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kritik terhadap kinerja Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Maluku terkesan parsial, tendensius dan tidak memiliki dalil yang mendesar. Wakil Ketua DPD KNPI Maluku, Faisal Marasabessy menilai, tuduhan kepada kerja-kerja Kabinda tidak berdiri di atas pijakan analisis yang kuat, dan justru cenderung mengabaikan kompleksitas dinamika keamanan di Maluku. “Kritik sah dalam demokrasi. Tapi menuding Kabinda […]

  • Terkesan Sepihak, Begini Kronologis Bentrok Antar Warga Di Manipa

    Terkesan Sepihak, Begini Kronologis Bentrok Antar Warga Di Manipa

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Pemberitaan di beberapa media terkait konflik antar warga di Desa Masawoy, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terkesan sangat sepihak. Pasalnya bentrokan antar warga tersebut memiliki kronologi yang tidak dijelaskan dalam pemberitaan, sehingga narasi pemberitaan tersebut sangatlah subjektif. Bentrok antar warga di Desa masawoy tersebut bermula dari adanya undangan acara adat (pekerjaan […]

expand_less