Breaking News
light_mode

Sianida Untuk Tambang Gunung Botak Diduga Dapat “Perlindungan” Disperindag Maluku

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
  • visibility 542
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Selama ini Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku diduga diam-diam memberikan ijin penjualan bahan kimia berbahaya jenis B2 untuk sejumlah distributor di Pulau Buru meski perusahaan terkait belum mengantongi izin pertambangan resmi.

Salah satu perusahaan yang disebut mendapat keistimewaan itu adalah PT Inti Kemilau Alam. Gudang penyimpanan bahan kimia berbahaya milik perusahaan ini diketahui berada di Desa Parbulu, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru.

Menurut sejumlah sumber, dengan dalih ijin dari Disperindag Maluku sejak tahun 2024 PT Inti Kemilau Alam telah menjual sianida kepada koperasi-koperasi penambang emas di kawasan Gunung Botak. Diantaranya Koperasi Parusa Tanila Baru, yang belakangan tepatnya di tahun ini baru mengantongi Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dari Pemerintah Provinsi Maluku. Namun, setelah aktivitas ini diketahui masyarakat, penjualan bahan kimia berbahaya oleh PT. Inti Kemilau Alam dihentikan sementara.

Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Buru, Mohammad Natser Waiulung, saat dikonfirmasi mengenai kondisi gudang penyimpanan B2 milik PT. Inti Kemilau Alam mengaku pihaknya tak bisa berbuat banyak, hanya dapat menyampaikan data sesuai yang ditemukan. Ia mengatakan, pihaknya hanya menjalankan tugas perbantuan atas permintaan Disperindag Provinsi Maluku.

“Dua minggu lalu, kami turun untuk menghitung lagi jumlah (B2) yang ada di gudang, dan memang terdapat penambahan jumlah,” ujar Natser saat dikonfirmasi Tajukmaluku.com melalui sambungan WhatsApp, Jumat (25/07/2025).

Menurutnya, kehadiran mereka di gudang penyimpanan B2 milik PT. Inti Kemilau Alam, karena melaksanakan tugas perbantuan, seharusnya yang ke lokasi tersebut adalah Indag Maluku. Namun karena alasan cuaca, pihaknya yang diminta turun ke lapangan.

“Karena kondisi cuaca, Indag Maluku tidak turun melakukan pengawasan, maka kami diminta bantu untuk ke lokasi menghitung lagi jumlahnya. Jadi perlu diluruskan juga ini bukan temuan baru,” beber Plt Kadis.

Dari keterangan penjaga gudang dan juga salah satu perwakilan PT. Inti Kemilau Alam yang dikonfirmasi oleh Indag Buru, mengatakan jika mereka memang miliki ijin (penyimpanan) yang diberikan dari Pemerintah Provinsi Maluku. Bahan-bahan kimia berbahaya itu memang sengaja didatangkan untuk kepentingan penambangan emas di Gunung Botak.

“Mereka menyampaikan bahwa, perusahaan sementara sedang mengurusi IPR. Sambil menunggu perusahaan dapatkan ijin mereka menyimpannya (B2) di gudang. Mereka mengatakan jika dikeluarkan lagi kan butuh biaya, jadi sementara ini mereka menyimpannya,” Paparnya.

Anehnya lagi, meski PT. Inti Kemilau Alam belum mengantongi ijin pertambangan, B2 terus berdatangan ke gudang mereka.

“Hasil pengecekan menunjukkan adanya penambahan 84 kaleng Sianida dari data sebelumnya yang tercatat sebanyak 357 kaleng. Setelah dihitung langsung di lokasi, total Sianida yang disimpan mencapai 441 kaleng,” Ungkap Plt Kadis.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Direksi dan Relawan PLN Turun Langsung Pastikan Percepatan Pemulihan Fasilitas Umum di Aceh

    Direksi dan Relawan PLN Turun Langsung Pastikan Percepatan Pemulihan Fasilitas Umum di Aceh

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Aceh Tamiang,Tajukmaluku.com-Jajaran Direksi PT PLN (Persero) bersama para relawan PLN turun langsung ke sejumlah fasilitas publik terdampak banjir di Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Tengah, pada Jumat (19/12). Upaya ini untuk memastikan bangunan serta instalasi listrik di rumah sakit, tempat ibadah, hingga sekolah aman dan siap digunakan kembali pascapulihnya sistem kelistrikan di wilayah tersebut. Chief […]

  • Toleransi Ekonomi: Memangkas Kesenjangan Ekonomi Bangsa dan Negara

    Toleransi Ekonomi: Memangkas Kesenjangan Ekonomi Bangsa dan Negara

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Masyhuri Maswatu (Wasekjen PP GP Ansor) Tajukmaluku.com-Kesenjangan ekonomi jarak antara kelompok kaya dan miskin, serta ketimpangan pembangunan antar wilayah adalah tantangan struktural terbesar bagi Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan membawa makna yang substantif jika tidak diiringi dengan pemerataan. Saat ini, Indonesia masih berjuang mengatasi gini ratio yang berpotensi melebar akibat dampak pandemi, […]

  • Krisis Jaringan Internet, Mahasiswa Desak Pemerintah Maluku Hadirkan Indosat sebagai Tandingan Telkomsel

    Krisis Jaringan Internet, Mahasiswa Desak Pemerintah Maluku Hadirkan Indosat sebagai Tandingan Telkomsel

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sudah dua pekan berlalu, sebagian warga di Maluku masih terperangkap kegelapan digital. Krisis jaringan Telkomsel melumpuhkan komunikasi di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Buru, Namlea, dan Seram Bagian Barat. Di Namlea, krisis jaringan internet (4G) Telkomsel kian parah, masyarakat mulai frustasi. Gangguan internet menghambat askses informasi, komunikasi hingga aktivitas ekonomi. Tanpa pilihan, sebagian warga berinisiatif memasang […]

  • HMPM Maluku Nilai Tuntutan Copot Kepala PLN Manipa Tidak Relevan

    HMPM Maluku Nilai Tuntutan Copot Kepala PLN Manipa Tidak Relevan

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Himpunan Mahasiswa Pulau Manipa (HMPM) Maluku mengecam aksi demonstrasi sekelompok mahasiswa yang menuntut pencopotan Kepala PLN Manipa. Aksi tersebut digelar di kantor PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku Maluku Utara, pada Senin (14/4/2025). Sekretaris Jenderal HMPM Maluku, Arfan Latuconsina menilai tuntutan tersebut tidak sejalan dengan realitas di lapangan. Ia menyebut, pelayanan kelistrikan di Kecamatan […]

  • Irawadi Soroti Masalah Listrik, Air Bersih, Hingga Akses Transportasi di Malteng

    Irawadi Soroti Masalah Listrik, Air Bersih, Hingga Akses Transportasi di Malteng

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Irawadi reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku Tengah (Malteng) pada 5–7 September tahun 2025. Usai reses, Irawadi menyampaikan sejumlah persoalan yang ditemui di wilayah tersebut, khususnya di Kecamatan Banda. Menurut Irawadi, masyarakat di tiga negeri di Kecamatan Banda selama ini menghadapi berbagai kendala, mulai dari masalah listrik, air bersih, […]

  • PLN UIW MMU Gerak Cepat Lakukan Penormalan Sistem Kelistrikan di Ambon

    PLN UIW MMU Gerak Cepat Lakukan Penormalan Sistem Kelistrikan di Ambon

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN terus bergerak cepat menindaklanjuti gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di Pulau Ambon pada Rabu (13/05/2026) sekitar pukul 11.08 WIT. Gangguan pada mesin Pembangkit dan sistem transmisi tersebut berdampak pada terganggunya pasokan listrik di sejumlah wilayah Pulau Ambon. Saat ini, petugas PLN di lapangan terus melakukan penelusuran, perbaikan, dan penormalan sistem secara bertahap dan terukur […]

expand_less