Breaking News
light_mode

Soal Klaim RP600 Miliar PT SIM, Aktivis HMI Tantang Pemprov Buka Data Investasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
  • visibility 527
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Klaim investasi lebih dari Rp600 miliar yang digembar-gemborkan PT Spice Islands Maluku (SIM) di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menuai tanda tanya besar. Fakta di lapangan mulai dari luas tanam, pola serapan tenaga kerja, hingga kontrak pembebasan lahan tidak menunjukkan korelasi yang sepadan dengan angka ratusan miliar rupiah yang diklaim perusahaan.

Data resmi dalam rapat dengar pendapat (RDP) DPRD SBB beberapa waktu lalu memperlihatkan PT SIM memegang izin lokasi seluas 2.477 hektar sejak 2018. Namun, sampai pertengahan 2025, lahan yang benar-benar ditanami pisang abaka hanya 586 hektar. Dengan kalkulasi biaya kontrak per hektar Rp5 juta untuk 30 tahun atau sekitar Rp166 ribu per tahun, Klaim investasi Rp600 miliar terlihat tidak rasional.

Serapan tenaga kerja juga jauh dari klaim 900 orang. Mayoritas hanyalah pekerja kontrak lepas, jumlah riilnya bahkan tak sampai setengah dari angka yang disebut oleh perusahaan. Konflik lahan yang berulang sejak Waesamu, Nuruwe, Hatusua, hingga Kawa mempertegas lemahnya pengawasan pemerintah daerah.

Aktivis HMI Maluku, Wahyudin, menuding Pemprov Maluku terlalu permisif terhadap klaim sepihak PT SIM. “Kalau benar Rp600 miliar, bukan cuma PT SIM yang harus buka laporan. Pemprov Maluku juga wajib menjelaskan Gross Profit Margin, Revenue Growth, dan realisasi belanja modal perusahaan ini. Tanpa itu, pemerintah daerah seolah ikut menutupi,” katanya.

Dalam standar analisis keuangan, belanja modal sebesar itu seharusnya jelas terlihat di neraca (kenaikan aset tetap), arus kas (cash out untuk investasi), dan laporan laba rugi (lonjakan pendapatan). Namun, hingga kini Pemprov tidak pernah mempublikasikan data resmi untuk menegaskan klaim perusahaan.

Menurut Wahyudin, audit menjadi jalan satu-satunya untuk membuka tabir investasi yang katanya baik untuk Maluku itu. “Kami menantang Pemprov Maluku segera audit terbuka terhadap PT SIM. Kalau klaimnya benar, biar publik lihat angka keuangannya. Kalau tidak, itu artinya pemerintah ikut melanggengkan kebohongan investasi,” tegasnya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Groundbreaking Kantor NasDem dan Pelantikan Pengurus Baru, Ini Harapan KNPI Maluku

    Groundbreaking Kantor NasDem dan Pelantikan Pengurus Baru, Ini Harapan KNPI Maluku

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPW Partai NasDem Maluku, yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus baru DPW NasDem Maluku di Ambon. Ketua DPD KNPI Maluku, Arman Kalean, menyebut kegiatan tersebut bukan hanya simbol pembangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan semangat politik di […]

  • Anggaran Makan-Minum DPRD Ambon Berpotensi Gaib, KAAKI Desak Sekwan Dipecat

    Anggaran Makan-Minum DPRD Ambon Berpotensi Gaib, KAAKI Desak Sekwan Dipecat

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Koalisi Aktivis Anti Korupsi Indonesia (KAAKI) Maluku menyorot dugaan penyimpangan anggaran belanja makanan dan minuman rapat serta jamuan tamu di Sekretariat DPRD Kota Ambon tahun 2024 yang mencapai Rp877.769.326.00. Angka tersebut, menurut KAAKI, tidak dapat diyakini kebenarannya alias gaib dan berpotensi menimbulkan masalah hukum. Selain itu, tercatat masih ada tunggakan pembayaran ke penyedia jasa sebesar […]

  • CEO Climate Talks: PLN Siap Dukung Pemerintah Capai 75% Energi Terbarukan hingga Tahun 2040

    CEO Climate Talks: PLN Siap Dukung Pemerintah Capai 75% Energi Terbarukan hingga Tahun 2040

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) menegaskan kesiapannya untuk mendukung visi swasembada energi dengan meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan sebesar 75% hingga tahun 2040. Langkah strategis ini selaras dengan upaya pemerintah menjangkau pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia dalam Conference of the Parties (COP) 29, Hashim Djojohadikusumo menyatakan, di bawah kepemimpinan Presiden […]

  • SP PLN Apresiasi Sikap Presiden RI Prabowo Tolak Skema Power Wheeling

    SP PLN Apresiasi Sikap Presiden RI Prabowo Tolak Skema Power Wheeling

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-SP PT PLN (Persero) mengapresiasi sikap Presiden RI Prabowo Subianto yang dikabarkan menolak penerapan skema power wheeling sebagaimana disampaikan Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2025 di Hotel WesLn, Jakarta, Rabu (26/2) “Kita memberikan apresiasi yang seLnggi-Lngginya kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas penolakan skema […]

  • 4 Nama Mencuat di Skandal Sianida Mardika, Termasuk Steven Lee Lahenko, Ketum Garuda 08 Prabowo-Gibran

    4 Nama Mencuat di Skandal Sianida Mardika, Termasuk Steven Lee Lahenko, Ketum Garuda 08 Prabowo-Gibran

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Skandal jual beli Sianida, bahan kimia berbahaya yang disita pada ruko milik Hj. Hartini, salah satu pengusaha kawakan di Mardika, memunculkan empat nama dalam kasus tersebut. Keempat nama itu yakni ada oknum polisi, salah satunya Erik Risakotta yang sudah ditahan Propam Polda Maluku, kemudian Irvan, salah satu oknum anggota Polairud Polda Maluku yang diduga ikut […]

  • Alhidayat Wajo Akui DPRD Maluku Belum Dilibatkan Dalam Proses Koordinasi MIP

    Alhidayat Wajo Akui DPRD Maluku Belum Dilibatkan Dalam Proses Koordinasi MIP

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo, menyoroti polemik rencana Maluku Integrated Port (MIP) dalam Dialog Pemuda yang digelar DPD KNPI Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), di Media Kafe, Graha Ambon Ekspres, Ambon, Rabu (4/3/2026). Dialog yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu mengangkat tema “Katong Bicara: Evaluasi Gagalnya Maluku Integrated Port (MIP) di […]

expand_less