Breaking News
light_mode

Listrik Nyala 24 Jam di Tonu Jaya: Bukti Kolaborasi Nyata Bupati SBB dengan PLN

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • visibility 497
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Dusun Tonu Jaya, Pulau Kelang Seram Bagian Barat (SBB), akhirnya merasakan listrik menyala 24 jam penuh. Momen bersejarah itu menjadi sorotan dalam peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025 yang digelar PLN UIW Makuku dan Maluku Utara, Sabtu (20/9/2025).

Bupati SBB, Asri Arman, tampil sebagai wajah daerah yang menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan PLN untuk menghadirkan terang hingga ke pelosok.

“Saya menyampaikan apresiasi tinggi kepada PLN, khususnya PLN ULP Piru, yang bekerja nyata bersama pemerintah daerah. Masyarakat Tonu Jaya kini bisa belajar, beribadah, berusaha, dan menikmati hidup dengan lebih layak,” kata Asri Arman.

Bupati menyebut, kehadiran listrik 24 jam di Tonu Jaya sebagai bukti komitmen negara hadir di pelosok.

Ia berjanji pemerintah kabupaten akan terus mendukung langkah PLN dalam memperluas akses energi bersih dan terjangkau.

Sementara itu, General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa pelanggan adalah alasan utama PLN hadir.

“Hingga Agustus 2025, sudah 50 sistem kelistrikan beroperasi 24 jam, termasuk penambahan jam nyala di 19 PLTD. Melalui program Light Up the Dream, 1.780 keluarga prasejahtera telah menikmati listrik gratis, 195 di antaranya pada tahun ini. Listrik berarti peningkatan kualitas hidup: dari pendidikan, kesehatan, hingga tumbuhnya UMKM,” ujar Soeratmoko.

Warga Dusun Tonu Jaya, Wanajiya pun tak bisa menyembunyikan rasa syukur.

“Rumah beta kini tak lagi gelap, beta sudah menikmati listrik gratis dari Pln . Terima kasih PLN,” ucapnya.

Peresmian listrik 24 jam di Tonu Jaya menjadi simbol bahwa instrumen pembangunan tak hanya berpusat di kota.

Di bawah kepemimpinan Asri Arman, SBB diproyeksikan sebagai daerah yang siap tumbuh lewat kolaborasi pemerintah dan PLN, menghadirkan energi sebagai penggerak ekonomi rakyat.* (03-M)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benteng Terakhir Negeri Haya: Perlawanan terhadap PT Waragonda

    Benteng Terakhir Negeri Haya: Perlawanan terhadap PT Waragonda

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Maluku Tengah,Tajukmaluku.com-Masyarakat Adat Negeri Haya kian geram. Kehadiran PT. Waragonda Minerals Pratama di wilayah mereka telah merusak lingkungan, mengancam ruang hidup, dan mengabaikan hak-hak masyarakat adat. Tambang yang beroperasi tanpa izin produksi resmi sejak 2019 ini dituding menjadi biang keladi abrasi pantai yang semakin parah dan mengancam pemukiman warga. Pada 4 November 2023, izin produksi […]

  • Rakerda PKS Ambon Matangkan Arah Gerak Setahun Kedepan

    Rakerda PKS Ambon Matangkan Arah Gerak Setahun Kedepan

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Ambon menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Aula Kantor DPW PKS Maluku. Forum ini menjadi ruang konsolidasi internal untuk merumuskan arah, strategi, dan langkah kerja partai sepanjang satu tahun ke depan. Rakerda dibuka oleh Sekretaris Umum DPW PKS Maluku, Jalil Renyaan, yang mewakili Ketua DPW PKS Maluku. Dalam pembukaannya, […]

  • Masyarakat Negeri Liang Dorong Pengakuan Hak Tenurial Pesisir dan Laut

    Masyarakat Negeri Liang Dorong Pengakuan Hak Tenurial Pesisir dan Laut

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Maluku Tengah, Tajukmaluku.com-Masyarakat Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, mulai mendorong pengakuan hak tenurial pesisir dan laut sebagai upaya melindungi ruang hidup mereka dari berbagai tekanan, mulai dari kebijakan negara hingga ekspansi kepentingan eksternal. Dorongan ini mengemuka dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diinisiasi oleh Yayasan Jala Ina bersama masyarakat dan pemangku kepentingan lokal. […]

  • Advokat Muda Asal Maluku Raih Gelar Doktor Cumlaude di Trisakti, IPK Sempurna 4.00

    Advokat Muda Asal Maluku Raih Gelar Doktor Cumlaude di Trisakti, IPK Sempurna 4.00

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Advokat muda asal Maluku, Dr. Ruswan Latuconsina, S.H., M.H meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dengan predikat cumlaude di Universitas Trisakti, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2026. Ruswan menyelesaikan studi strata tiga (S3) tepat waktu enam semester atau tiga tahun dengan capaian IPK sempurna 4.00. Prestasi ini menempatkannya sebagai salah satu lulusan doktor terbaik Fakultas Hukum Trisakti. […]

  • Diskusi Regional Office Mata Garuda LPDP, Tenaga Ahli Menteri ESDM Soroti Pengembangan Blok Masela

    Diskusi Regional Office Mata Garuda LPDP, Tenaga Ahli Menteri ESDM Soroti Pengembangan Blok Masela

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Regional office Mata Garuda LPDP gelar silahturahmi dan diskusi bersama dengan Satya Hangga Yudha Tenaga Ahli Menteri ESDM RI yang dilaksanakan secara daring pada Jumat, 10 April 2026 yang dihadiri puluhan Alumni dan Awardee penerima beasiswa LPDP wilayah afirmasi Indonesia timur. Amrullah Usemahu selaku chief of regional office mata garuda dalam arahan pembuka menyampaikan bahwa […]

  • Benhur Watubun Ancam Tak Setujui Rencana Hendrik Lewerissa Ajukan Pinjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun

    Benhur Watubun Ancam Tak Setujui Rencana Hendrik Lewerissa Ajukan Pinjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun ancam tidak akan memberikan persetujuan atas rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk mengajukan pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 1,5 Triliun. Hal itu disampaikan jika seluruh komponen teknis belum dipenuhi pemerintah. “Kita tidak bisa beli kucing dalam karung. Semua harus jelas, terencana, memenuhi syarat, dan yang […]

expand_less