Breaking News
light_mode

Mafindo Ingatkan Warganet Tak Body Shaming dan Bikin Hoaks Buntut Kasus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • visibility 262
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kasus hoaks dan body shaming menimpa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Kritik terhadap Menteri ESDM dan kebijakannya sering terjebak ke body shaming serta hoaks yang merendahkan martabat individu manusia.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Periksa Fakta Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Maluku, Aril Salamena, di Ambon, Rabu (8/10/2025).

Belakangan ini, kata dia, Bahlil dan kebijakan serta Langkah politiknya sering jadi sasaran kritik.

Aril melihat hal tersebut wajar dalam negara demokrasi. Kritik juga bagian dari check and balances terhadap pejabat.

Sayangnya, kata Aril, kritik itu sering disertai body shaming terhadap pribadi Bahlil. Konten hoaks yang disertai merendahkan fisik itu dianggap hal biasa, bahkan jadi guyonan. Konten itu beredar luas di media sosial hingga media perpesanan.

“Isu-isu tersebut tidak hanya menyentuh kebijakan kementerian, tetapi juga disertai body shaming terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, baik di grup-grup WhatsApp dan Facebook di Maluku maupun secara nasional,” ujar Aril.

Aril menilai situasi ini sangat ironis dan mencerminkan menurunnya kualitas ruang digital di tengah masyarakat.

Aril juga menegaskan pihaknya tidak sedang membela kebijakan Kementerian ESDM atau langkah politik Bahlil.

Setiap warga negara, katanya, berhak mengkritik kebijakan pemerintah, terutama jika dinilai merugikan masyarakat. Namun, kritik tersebut harus dilakukan dengan cara yang benar, santun, dan berbasis data, bukan dengan menyebarkan hoaks atau menyerang pribadi seseorang.

“Kami tidak membela kebijakan Kementerian ESDM. Kritik terhadap pemerintah itu sah dan penting dalam demokrasi. Tapi cara menyampaikan kritik juga harus beradab. Menyerang pribadi, apalagi dengan body shaming, itu tidak bisa dibenarkan,” kata Aril.

Ia menilai serangan yang bersifat pribadi atau fisik sama sekali tidak memberikan nilai edukatif bagi publik dan justru mengalihkan perhatian dari substansi kebijakan yang seharusnya dikritisi.

“Kritik itu mestinya fokus pada isi kebijakan, bukan pada tubuh, wajah, atau asal-usul seseorang. Kalau diskusi publik berubah jadi ajang hinaan, itu bukan lagi demokrasi, tapi degradasi moral,” tambahnya.

Mafindo Maluku menemukan bahwa sebagian besar hoaks terkait isu ESDM dan Menteri Bahlil menyebar melalui grup-grup WhatsApp serta unggahan di Facebook, terutama dalam bentuk pesan berantai, potongan gambar, dan video pendek yang sudah dimanipulasi.

“Polanya jelas. Banyak pesan viral yang seolah berisi ‘bocoran informasi’, padahal itu hasil editan atau potongan konteks. Karena dikirim dari teman atau keluarga, orang cenderung percaya dan langsung menyebarkan,” kata Salamena.

Ia menambahkan masyarakat perlu lebih berhati-hati karena platform tertutup seperti WhatsApp sering kali tidak memiliki sistem verifikasi publik.

Informasi menyesatkan yang beredar di sana bisa dengan mudah menciptakan opini salah, bahkan memicu kebencian terhadap individu tertentu.

Melalui berbagai kegiatan edukasi di Maluku, Mafindo terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan empati dalam bermedia sosial.

Aril menegaskan bahwa kemampuan berpikir kritis dan kepekaan terhadap etika digital adalah kunci menjaga ruang publik tetap sehat.

“Literasi digital itu bukan hanya tahu cara pakai internet, tapi juga tahu kapan harus berhenti membagikan sesuatu yang belum pasti kebenarannya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya empati digital, yakni kesadaran bahwa di balik setiap akun atau nama yang disebut di media sosial, ada manusia dengan perasaan yang bisa terluka.

“Kita boleh tidak setuju dengan Menteri Bahlil atau siapa pun, tapi tidak pantas menyerang fisiknya. Kritik boleh keras, tapi jangan kehilangan rasa hormat,” ujarnya.

Mafindo Maluku menekankan pentingnya membangun budaya kritik yang cerdas dan berbasis data.

Aril mengingatkan bahwa banyak informasi bohong lahir dari kemarahan dan prasangka, bukan dari keinginan untuk mencari solusi.

“Kalau kita marah pada kebijakan, tunjukkan data dan fakta. Jangan balas dengan fitnah atau ejekan. Karena begitu kita ikut menyebar hoaks, kita ikut merusak tatanan informasi publik,” katanya.

Aril juga mengingatkan bahwa pejabat publik memiliki tanggung jawab besar, namun mereka juga tetap manusia biasa. Mengkritik kerja mereka boleh, tetapi merendahkan penampilan atau menyinggung fisik seseorang adalah bentuk kekerasan verbal digital yang tidak pantas ditiru.

Sebagai bagian dari solusi, Mafindo Maluku mendorong masyarakat untuk aktif memeriksa fakta sebelum menyebarkan informasi. Ia pun mengajak warga untuk menggunakan platform pengecekan fakta yang disediakan Mafindo atau media terpercaya agar tidak ikut menyebarkan kebohongan.

“Gerakan Periksa Sebelum Sebar itu sederhana tapi sangat penting. Kalau setiap orang mau cek dulu sebelum bagikan, ruang digital kita akan jauh lebih sehat,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Aril mengajak semua pihak baik masyarakat umum, tokoh publik, maupun komunitas daring untuk mengembalikan etika dalam berpendapat di dunia maya.

“Kami tidak membela siapa pun, tapi kami ingin mengingatkan: jangan hilangkan adab dalam berdebat. Perbedaan pandangan itu sehat, asal disampaikan dengan hormat,” kata Aril.* (03-M)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Adil Atas Kepentingan Warga dan PT. SIM, HMI GPI Siap Kawal Pemerintahan Bupati Asri Arman

    Dinilai Adil Atas Kepentingan Warga dan PT. SIM, HMI GPI Siap Kawal Pemerintahan Bupati Asri Arman

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Polemik investasi PT Spice Islands Maluku (SIM) di Seram Bagian Barat sempat menyeret nama Bupati Asri Arman ke pusaran konflik sehingga muncul salah tafsir oleh publik. Beberapa pihak menuding Bupati SBB, Asri Arman menolak investasi. Faktanya, sejak awal Bupati tidak pernah menolak, melainkan menunda sementara aktivitas perusahaan untuk meredam potensi konflik horizontal di lapangan. Keputusan […]

  • MK Perjelas Pasal 8 UU Pers, Jamin Perlindungan Terhadap Kerja Jurnalistik

    MK Perjelas Pasal 8 UU Pers, Jamin Perlindungan Terhadap Kerja Jurnalistik

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia memutuskan untuk kembali mengoreksi tindakan represif oleh aparat kepada wartawan. Dalam pengujian Undang-Undang Pers, MK menyatakan frasa “perlindungan hukum” dalam Pasal 8 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 bersifat inkonstitusional bersyarat jika dimaknai dapat membuka jalan kriminalisasi terhadap kerja jurnalistik. Putusan itu dibacakan dalam perkara yang diajukan Ikatan Wartawan Hukum (IWAKUM) bersama […]

  • PLN UP3 Sofifi Sukseskan Pleno Penetapan Paslon Gubernur dan Wagub Malut Terpilih Tanpa Kendala Listrik

    PLN UP3 Sofifi Sukseskan Pleno Penetapan Paslon Gubernur dan Wagub Malut Terpilih Tanpa Kendala Listrik

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran proses demokrasi. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi, PLN menyediakan suplai energi cadangan melalui Uninterruptible Power Supply (UPS) mobile 100 kilo Volt Amperere (kVA) dan genset 100 kVA selama acara Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Gubernur […]

  • Raih Penghargaan Kinerja Kepala Daerah 2025, Rahantan: Kado Akhir Tahun untuk Masyarakat Tual

    Raih Penghargaan Kinerja Kepala Daerah 2025, Rahantan: Kado Akhir Tahun untuk Masyarakat Tual

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintah Kota Tual berhasil meraih penghargaan nasional atas capaian kinerja pemerintahannya sepanjang tahun 2025. Penghargaan itu diraih pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Tempo Media Group bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian kepada Wali Kota Tual, Hi. […]

  • Zero Waste Warriors, Bukti PLN UIW MMU Cintai Lingkungan

    Zero Waste Warriors, Bukti PLN UIW MMU Cintai Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui peluncuran gerakan kolaboratif bertajuk Zero Waste Warriors. Kegiatan ini dimulai dengan aksi bersih-bersih pantai (Clean Up) di kawasan Pantai Galala, tepat di bawah Jembatan Merah Putih (JMP), Ambon. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyampaikan, kegiatan […]

  • DPRD Maluku Sebut PSU di Kabupaten Buru akan Berlangsung Aman

    DPRD Maluku Sebut PSU di Kabupaten Buru akan Berlangsung Aman

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Buru yang bakal dilaksanakan Sabtu, 5 April 2025 besok dipastikan akan berjalan aman meski diterpa isu bentrok antar warga akibat tekanan kelompok politik tertentu. Kepastian itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton, Jumat (4/4/2025). Dikatakan, berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), PSU akan dilaksanakan di TPS 02 Desa […]

expand_less