Breaking News
light_mode

KAAKI: Ambisi Roby Sapulette, Cermin Buram Birokrasi Ambon

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 121
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Dukungan terhadap Roby Sapulette untuk menjadi Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon definitif memantik perdebatan. Bagi sebagian kalangan, ambisi Sapulette dinilai terlalu besar dan tidak diimbangi dengan rekam jejak yang bersih.

“Harusnya publik lebih selektif melihat siapa yang pantas duduk di kursi Sekkot. Jabatan itu sebagai penentu arah dan kuasa anggaran daerah,” ujar Poyo Sohilauw, Direktur Koalisi Aktivis Anti Korupsi Indonesia (KAAKI), kepada Tajukmaluku.com, Senin, (27/102025).

Sohilauw menilai, Sapulette yang kini menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekkot Ambon, belum layak untuk diangkat menjadi pejabat definitif.

“Ambisinya jadi Sekkot terlihat jelas, tapi publik berhak tahu latar belakangnya. Ini bukan soal like and dislike, tapi soal kredibilitas dan integritas,” tegasnya.

Ia menyoroti rekam jejak Sapulette saat menjabat Asisten III Administrasi Umum di masa Agus Ririmasse sebagai Sekkot dan Bodewin M. Wattimena sebagai Penjabat Wali Kota Ambon.

“Banyak persoalan di masa itu, termasuk dugaan indikasi korupsi yang menyeret sejumlah pejabat, dan nama Roby ikut disebut-sebut. Fakta ini tidak bisa dihapus begitu saja,” kata Sohilauw.

Menurutnya, publik berhak mempertanyakan bagaimana mekanisme seleksi Sekkot Ambon nantinya.

“Tahapan seleksi harus transparan dan berani melihat unsur rekam jejak buruk yang bisa berdampak pada kepemimpinan daerah. Jangan sampai pemerintahan kota ini jatuh pada kesalahan yang sama hanya karena menutup mata terhadap masa lalu,” ujarnya.

Sohilauw menegaskan, penilaian terhadap calon Sekkot harus berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dan ketentuan dalam Permendagri terkait.

“Yang paling krusial dalam penilaian adalah rekam jejak. Jangan hanya formalitas administrasi,” katanya.

Lebih jauh, ia menuding Sapulette sebagai “orang lama” yang memiliki catatan bermasalah.

“Ada dugaan keterlibatan dalam skandal kerugian keuangan daerah yang tidak pernah ditindaklanjuti. Ini seharusnya jadi alarm bagi tim seleksi. Jangan ulangi gagal paham pemerintahan yang sama,” ucapnya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKPHI Nilai Brigjen Deni Dharmapala Sukses Berantas Narkoba di Maluku

    LKPHI Nilai Brigjen Deni Dharmapala Sukses Berantas Narkoba di Maluku

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Direktur Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPD LKPHI) Maluku, M. Husen Marasabessy mengapresiasi kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku atas upaya maksimal dalam memberantas kejahatan narkoba. Menurut Husen, BNNP Maluku dibawah kepemimpinan Brigjen Pol. Deni Dharmapala berhasil mengungkap sebanyak 14 kasus peredaran narkotika jaringan internasional sepanjang 2024. “Beliau berhasil mengungkap […]

  • Jelang Muktamar PPP, Rofik : Maluku Belum Tentukan Pilihan Caketum

    Jelang Muktamar PPP, Rofik : Maluku Belum Tentukan Pilihan Caketum

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemilihan ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) atau yang dikenal sebagai Muktamar akan berlangsung sekitar bulan Agustus atau September Nanti. Selain Pemilihan Ketua Umum, Muktamar juga menetapkan kebijakan partai, dan melakukan evaluasi terhadap kepengurusan partai. Ditengah Kondisi itu PPP Maluku saat ini belum menentukan pilihan akan berlabuh ke Calon Ketua PPP dimanapun. Demikian diungkapkan Sekretaris […]

  • Lewat Program Desa Siaga Bencana, PLN UIW MMU Perkuat Kesiapan Warga Negeri Waai

    Lewat Program Desa Siaga Bencana, PLN UIW MMU Perkuat Kesiapan Warga Negeri Waai

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengenalan Program serta Edukasi Karakteristik Bencana di Sekitar, yang digelar di Negeri Waai, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Desa Siaga Bencana yang diinisiasi PLN melalui […]

  • Walikota Tual Larang Hiburan Malam dan Pesta Tanpa Izin

    Walikota Tual Larang Hiburan Malam dan Pesta Tanpa Izin

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-Walikota Tual, H. Akhmad Yani Renuat melarang pelaksanaan hiburan malam maupun pesta di wilayah Kota Tual tanpa izin resmi. Instruksi itu ditegaskan secara resmi melalui Maklumat Nomor 338/1272 tertanggal 25 Agustus 2025. Dalam maklumatnya, Renuat tekan larangan keras terhadap penyelenggaraan pesta atau hiburan malam yang tidak mendapat persetujuan dari Pemerintah Daerah dan Kepolisian Resor Kota […]

  • PLN UP3 Sofifi – ULP Weda Tingkatkan Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum di Halmahera Tengah

    PLN UP3 Sofifi – ULP Weda Tingkatkan Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum di Halmahera Tengah

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Halmahera,Tajukmaluku.com-Dalam upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dan menciptakan lingkungan kerja yang aman, kondusif, serta sesuai hukum, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Weda melakukan audiensi konstruktif dengan dua institusi penegak hukum di Halmahera Tengah, yakni Kepolisian Resor (Polres) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. General Manager PLN Unit Induk Wilayah […]

  • Survei Ungkap Mayoritas Anak Muda Ambon Tak Punya Tabungan Diatas Rp10 Juta

    Survei Ungkap Mayoritas Anak Muda Ambon Tak Punya Tabungan Diatas Rp10 Juta

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Mayoritas anak muda di Kota Ambon ternyata belum memiliki tabungan pribadi di atas Rp10 juta. Di sisi lain, tren nongkrong di kafe justru terus meningkat dan menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda perkotaan. Fakta itu terungkap dalam survei independen yang dilakukan selama Februari-April 2026 melalui Google Form terhadap 612 responden berusia 19 hingga 34 […]

expand_less