Breaking News
light_mode

Konferda VI PDIP Maluku, Hasto Bakal Datang Bawa Pesan Megawati

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 314
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Setelah sepuluh tahun, PDI Perjuangan kembali menggelar Konferensi Daerah (Konferda) ke-VI Maluku, bersamaan dengan Konferensi Cabang gabungan tiga daerah: Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Maluku Tengah. Forum politik lima tahunan ini dijadwalkan berlangsung di Ballroom Hotel Santika, Ambon, Minggu 2/11/2025, dan bakal dihadiri langsung Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Konferda kali ini menjadi momentum strategis bagi partai berlambang banteng moncong putih itu untuk meneguhkan konsolidasi internal dan memperkuat arah perjuangan ideologi Pancasila 1 Juni 1945 di bumi raja-raja.

“Ini bukan sekadar agenda rutin, tapi momentum untuk memperkuat arah perjuangan partai di daerah,” ujar Hendrik Sahureka, Fungsionaris DPD PDI Perjuangan Maluku, dalam konferensi pers di kantor DPD PDI Perjuangan Maluku, Karang Panjang, Ambon, Kamis (30/10/2025).

Sahureka menjelaskan, kepengurusan DPD PDI Perjuangan Maluku yang terbentuk pada 2019 kini memasuki masa akhir dan telah dua kali mengalami perubahan kepemimpinan, dari Murad Ismail ke Benhur Watubun.

Mengacu pada Anggaran Dasar Partai Pasal 70 ayat (5) dan Pasal 71 ayat (5), Konferda dan Konfercab memiliki empat mandat utama: menerima laporan pertanggungjawaban, menetapkan kebijakan strategis partai di daerah, menyusun struktur pengurus baru, dan merumuskan rekomendasi politik partai.

Tahun ini, Konferda VI PDI Perjuangan Maluku mengusung tema nasional “Satyam Eva Jayate, Berderap Dalam Satu Rampak Barisan”, dengan subtema lokal “Kedaulatan Maritim Maluku, Jalan Politik Kerakyatan Menuju Keadilan Sosial.”

“Tema ini relevan dengan arah pembangunan Maluku ke depan. PDI Perjuangan menilai kedaulatan maritim dan penguatan sektor pertanian harus jadi fondasi kesejahteraan rakyat,” ujar Sahureka.

“Kami ingin memberi warna terhadap arah kebijakan pembangunan daerah, menempatkan laut dan sumber daya maritim sebagai basis utama ekonomi kerakyatan.” Tambahnya.

Sementara itu, Fungsionaris DPD lainnya, John Rahantoknam, menyebut Konferda VI dan Konfercab gabungan ini akan diikuti sekitar 360 peserta, terdiri dari pengurus DPP, DPD, DPC, dan PAC dari tiga kabupaten/kota.

“Forum ini diharapkan melahirkan kepemimpinan partai yang kuat, solid, dan punya legitimasi ideologis untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Selain peserta, DPD Maluku mendapat kehormatan karena Konferda akan dihadiri langsung Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, empat fungsionaris DPP, dan anggota DPR RI asal Maluku, Mercy Barends.

Mengenai siapa yang bakal menakhodai DPD PDI Perjuangan Maluku periode 2025–2030, jajaran DPD memilih diam. Namun sumber internal menyebut, seluruh proses telah selesai dan nama calon ketua sudah berada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“PDI Perjuangan partai demokratis. Semua keputusan didahului tahapan yang ketat dan itu sudah berjalan empat bulan lalu. Siapa pun yang nanti ditetapkan, keputusan itu tegak lurus dari DPP dan akan dibacakan langsung oleh Sekjen Hasto Kristiyanto,” tegas Jafri Taihitu, fungsionaris DPD lainnya.

Senada dengan itu, Nancy Purmiasa, juga fungsionaris DPD Maluku, menegaskan tema kemaritiman dalam Konferda kali ini bukan sekadar simbol, melainkan arah politik pembangunan yang sejalan dengan perjuangan Pemerintah Provinsi Maluku.

“Selama ini pembangunan lebih banyak fokus di darat, padahal laut kita adalah permata yang belum digarap maksimal. Kita berada di jantung Samudra Pasifik dan Hindia, maka politik pembangunan Maluku ke depan harus berpijak pada kedaulatan maritim,” tandas Purmiasa.

Konferda VI ini diharapkan menjadi tonggak arah baru PDI Perjuangan Maluku dalam meneguhkan garis politik kerakyatan berbasis laut, sembari menunggu siapa figur yang akan memimpin partai banteng di tanah para raja itu untuk lima tahun ke depan.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada dan Cinta yang Buta

    Pilkada dan Cinta yang Buta

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Abe Yanlua “Love looks not with the eyes, but with the mind” -William Shakespeare Pagi cerah semilir angin bulan oktober berhembus membawa pesan musim hangat, saya hendak menemui seorang kerabat dosen pada fakultas ekonomi Universitas Pattimura, yang baru saya kenali beberapa hari lalu, dan sepanjang perjalanan, jalan-jalan kota dihiasi poster dan baliho para politis, […]

  • Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Di antara gemericik emas (mutiara) dan gemuruh mesin tambang yang menggerus perut bumi Maluku, tersembunyi sebuah paradoks zaman: bagaimana masyarakat adat yang selama ribuan tahun menjadi penjaga keseimbangan alam kini terpojok sebagai penonton di tanahnya sendiri? Sejak abad ke-16, Maluku telah menjadi medan perang antara perlindungan hak dan ekspansi kapital. Dulu, Portugis dan VOC membantai […]

  • Alih Status SHGB ke SHM, Langkah Penting Amankan Aset Properti Masyarakat

    Alih Status SHGB ke SHM, Langkah Penting Amankan Aset Properti Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Kepemilikan tanah dengan status Sertipikat Hak Milik (SHM) masih menjadi bentuk hak atas tanah yang memberikan kepastian hukum tertinggi di Indonesia. Karena itu, masyarakat yang masih memiliki Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) diimbau untuk segera meningkatkan status haknya menjadi SHM guna melindungi aset properti dalam jangka panjang. SHM merupakan hak kepemilikan atas tanah yang bersifat […]

  • DPRD Upayakan Program Strategis Nasional Masuk ke Maluku

    DPRD Upayakan Program Strategis Nasional Masuk ke Maluku

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku berinisiatif mendorong agar Program Strategis Nasional (PSN) diarahkan ke Maluku. Anggota Komisi III, Rovik Akbar Afifudin mengatakan, pihaknya telah mengagendakan penyampaian aspirasi ke Pemerintah Pusat (Pempus) pada bulan ini. “Tadi kita telah melakukan rapat perihal perihal mendorong PSN masuk ke Provinsi Maluku,” kata Rovik, Kamis (9/1/2025). Dari rapat […]

  • GM PLN UIW MMU Site Visit ke PT WLI Site Pasahari di Maluku Tengah

    GM PLN UIW MMU Site Visit ke PT WLI Site Pasahari di Maluku Tengah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Masohi,Tajukmaluku.com-General Manager PT PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko melakukan site visit ke PT WLI Site Pasahari, Maluku Tengah. Disela-sela kegiatan, Noer Soeratmoko, menyampaikan bahwa PLN siap mendukung kebutuhan kelistrikan sektor industri sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan investasi di Maluku. “PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, […]

  • Ini Sosok Pitoyo, Diduga Penyeludup Sianida Ke Buru

    Ini Sosok Pitoyo, Diduga Penyeludup Sianida Ke Buru

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Nama Pitoyo santer dibincangkan usai kabar dirinya akan menyeludupkan 350 kaleng berisi sianida ke Pulau Buru untuk diperdagangkan kepada para pemilik tambang emas ilegal. Pria pemilik nama asli Pitoyo Suwanto ini ternyata bukan pengusaha kaleng-kaleng, modalnya memang sangat besar untuk mendatangkan zat kimia berbahaya yang punya nilai tinggi itu. Dari penulusaran redaksi, Suwanto merupakan lulusan […]

expand_less