Breaking News
light_mode

LIKE PLN 2025, PLN UIW MMU Dorong UMKM Binaan Naik Kelas Lewat Pameran Booth

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 80
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,Tajukmaluku.com-Tak hanya berinovasi untuk meningkatkan keandalan listrik, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) juga terus menghadirkan terobosan untuk mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah timur Indonesia.

Melalui UMKM Binaan, PLN UIW MMU menghadirkan kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses pasar, memperkuat branding, dan meningkatkan daya saing UMKM binaan.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko mengatakan, selain keberhasilan dua inovasi PLN di ajang LIKE PLN 2025 yang menembus babak Final, PLN UIW MMU juga b dalam menghadirkan kesempatan bagi UMKM Binaan agar dapat memperluas ekspansi produk usaha.

“Di LIKE PLN 2025 ini, Kami ingin agar inovasi yang kami lakukan tidak berhenti di sini, namun dapat dimanfaatkan oleh seluruh Unit di PLN. Selain itu melalui wadah LIKE PLN, kami juga berkomitmen mendorong UMKM agar naik kelas melalui digitalisasi dan perluasan jaringan usaha,” jelasnya.

Selama tiga tahun terakhir, PLN UIW MMU telah menggandeng beberapa UMKM binaan di berbagai daerah, mulai dari Ambon, Maluku Tengah, Pulau Buru, maupun daerah lainnya di Maluku dan Maluku Utara. Dukungan tersebut tidak hanya berupa akses listrik yang andal, tetapi juga pendampingan dalam pemasaran digital, pengembangan produk ramah lingkungan, serta partisipasi dalam berbagai pameran dan ajang promosi.

Salah satu wujud nyata dukungan tersebut terlihat dalam rangkaian kegiatan LIKE PLN 2025, di mana booth PLN UIW MMU hadir selama tiga hari dan menampilkan beragam produk unggulan UMKM binaan.Produk-produk yang dipamerkan antara lain:

  • Minyak Kayu Putih Ketel Parigi, hasil olahan khas Pulau Buru yang kini dikemas lebih modern dan siap bersaing di pasar nasional.
  • Kopi Tuni, kopi lokal Maluku dengan cita rasa khas dimana bukan termasuk jenis kopi arabika maupun kopi robusta.
  • Sagu Tumbu, camilan tradisional dari UMKM Jajanan Mama Bhabin yang kini dikembangkan dengan kemasan higienis dan ramah lingkungan, serta pameran kain batik dan tenun khas Maluku yang menggambarkan kekayaan budaya daerah.

“Ke depan, kami menargetkan lebih banyak pelaku UMKM dapat terlibat dalam program inovasi sosial ini, sejalan dengan misi PLN untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan di wilayah Maluku dan Maluku Utara,” pungkas Soeratmoko.

Booth PLN UIW MMU mendapat sambutan positif dari para pengunjung yang antusias mencoba dan membeli berbagai produk lokal tersebut. Salah satunya adalah Yaya, pengunjung dari PLN Pusmanpro, yang mengaku selalu menantikan kehadiran produk khas Maluku di setiap pameran LIKE PLN.

“Alhamdulillah bisa dapat lagi minyak kayu putih khas Pulau Buru. Ini yang dinanti-nanti tiap tahun karena PLN UIW MMU selalu menghadirkan minyak kayu putih dengan wangi yang khas, sangat hangat dan berguna banget, apalagi di sini dingin. Cocok banget pakai minyak kayu putih,” ujar Yaya.

Pengunjung lain, Jalu dari PLN Pusdiklat, juga mengapresiasi produk kopi khas Maluku yang dipamerkan PLN UIW MMU.

“Kopi Tuni khas Maluku keren banget. Yang saya dapat ini bubuknya, tinggal diseduh pakai air. Katanya bukan robusta, bukan juga arabika, jadi penasaran banget pengen cobain,” ungkap Jalu.

Kehadiran booth ini menjadi ajang promosi sekaligus bukti nyata kolaborasi PLN dengan pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai ekonomi produk UMKM di Maluku dan Maluku Utara.

“Dengan listrik yang stabil dan pendampingan dari PLN, kami bisa memproduksi lebih banyak dan memperluas pemasaran produk hingga ke luar Maluku,” ungkap Andre, pelaku UMKM binaan PLN di Ambon.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau SPKLU Bandung, Dirut PLN Pastikan Seluruh Infrastruktur EV Siap Layani Masyarakat 24 Jam

    Tinjau SPKLU Bandung, Dirut PLN Pastikan Seluruh Infrastruktur EV Siap Layani Masyarakat 24 Jam

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan bahwa seluruh infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Provinsi Jawa Barat telah dalam posisi yang siap untuk melayani kendaraan listrik (_Electric Vehicle_/EV) yang digunakan masyarakat selama perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kepastian ini disampaikan saat ia melakukan rangkaian inspeksi SPKLU Trans Jawa […]

  • Bukan Hartini, Ternyata Erik Risakotta dan Haji Komar Pemilik Asli Sianida?

    Bukan Hartini, Ternyata Erik Risakotta dan Haji Komar Pemilik Asli Sianida?

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Haji Hartini, salah satu pengusaha kawakan di Mardika, Kota Ambon akhirnya buka suara terkait kepemilikan sebenarnya dari bahan kimia berbahaya berupa sianida yang tengah jadi polemik di tengah masyarakat saat ini. Hartini menegaskan bahwa dirinya bukanlah pemilik Sianida, melainkan salah satu oknum anggota polisi Erik Risakotta dan Haji Komar. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers […]

  • Sosialisasi Literasi Digital di SMP Xaverius Ambon: Cegah Generasi Muda Terjebak  Kecemasan Digital

    Sosialisasi Literasi Digital di SMP Xaverius Ambon: Cegah Generasi Muda Terjebak Kecemasan Digital

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketergantungan generasi muda terhadap media sosial semakin meningkat, bias terhadap kesehatan mental juga dikhawatirkan . Menyikapi fenomena ini, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) Kota Ambon kembali menggelar sosialisasi literasi digital di lingkungan pendidikan, SMP Xaverius Ambon, Rabu (11/03/2025). Bersama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura (FISIP Unpatti) serta Gerakan Mahasiswa Kristen […]

  • Mansur Banda, Kontraktor ‘Anak Emas’ yang Diduga Monopoli Proyek DAK, Didesak Jadi Tersangka oleh SKAK Maluku

    Mansur Banda, Kontraktor ‘Anak Emas’ yang Diduga Monopoli Proyek DAK, Didesak Jadi Tersangka oleh SKAK Maluku

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Simpul Komunitas Anti Korupsi (SKAK) Maluku kembali melakukan demonstrasi dengan tuntuta kepada pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku untuk segera menetapkan Mansur Banda sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku. Demonstrasi yang digelar di depan kantor Diskrimsus Polda […]

  • Seratus Tahun NU Momentum Kebangkitan Ekonomi Jamiyah

    Seratus Tahun NU Momentum Kebangkitan Ekonomi Jamiyah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Masyuri Maswatu (Wasekjen DPP GP Ansor) NU didirikan pada 1926 bukan dalam ruang hampa. Ia lahir dari kegelisahan atas kolonialisme, perubahan otoritas keagamaan global, serta ketegangan antara purifikasi dan tradisi. Sejak awal, NU mengambil posisi khas: mempertahankan sanad keilmuan dan tradisi pesantren, sembari membuka diri terhadap realitas modern. sejak awal berdiri, NU berperan aktif […]

  • Retribusi PDAM Ambon Dinilai Tak Masuk Akal Jika Air Masih Bermasalah

    Retribusi PDAM Ambon Dinilai Tak Masuk Akal Jika Air Masih Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerhati isu sosial politik Maluku, Ardiman Kelihu, menilai pernyataan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena soal kewajiban retribusi air bersih tidak bisa dilepaskan dari kualitas layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang hingga kini masih bermasalah. Ardiman menegaskan, kebijakan retribusi sah secara aturan. Namun, kewajiban membayar harus sejalan dengan tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan layanan air […]

expand_less