Soal Pemberian Gelar Pahlawan ke Soeharto, Benhur Sebut A. M Sangadji Lebih Layak
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
- visibility 105
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur Watubun menilai pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto belum tepat.
Pasalnya, pemberian gelar pahlawan itu lebih layak diberikan kepada A. M Sangadji yang pengusulan namanya sudah didorong lebih awal sejak tahun 2022 lalu. Baik dari keluarga maupun masyarakat luas, namun Soeharto ternyata lebih diprioritaskan.
“PDI Perjuangan menolak keras langkah pemerintah yang justru memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh-tokoh lain yang dinilai memiliki catatan kelam dalam sejarah, termasuk mantan Presiden Soeharto,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).
Menurutnya, sejumlah kader PDI Perjuangan menolak karena punya sejarah kelam, banyak pelanggaran HAM, dan sebagainya.
“Jadi menurut kami, A.M. Sangadji seharusnya diprioritaskan, bukan Soeharto,” kesalnya.
Untuk itu, PDI Perjuangan Maluku, akan terus memperjuangkan aspirasi ini agar pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap jasa-jasa A.M. Sangadji yang telah berkontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
“Kami akan memperjuangkan keberpihakan yang adil terhadap perjuangan tokoh-tokoh daerah, khususnya dari Maluku,” pungkasnya.* (01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar