Breaking News
light_mode

BEM Nusantara Maluku Konsolidasi Daerah, Perkuat Peran Mahasiswa Kawal Pembangunan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • visibility 232
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Maluku menggelar Konsolidasi Daerah dan Diskusi Publik dengan tema “Meneguhkan Sapta Cita: Sinergi Keamanan, Mahasiswa, dan Pemerintah dalam Mengawal Arah Pembangunan Daerah” di Aula Rektorat Universitas Pattimura Ambon, Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Pattimura Ambon atau yang mewakili, Ketua dan pengurus BEM se-Kota Ambon, unsur KNPI Maluku, OKP, LSM, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Maluku.

Forum ini menjadi ruang konsolidasi strategis mahasiswa dalam merespons isu pembangunan daerah, keamanan, dan stabilitas sosial.

Turut Hadir Sekaligus Memberikan Opening Speech Gubernur Maluku dalam hal ini di wakili Oleh Kepala Bappeda Provinsi Maluku, Para Narasumber, Komisi lll DPRD Provinsi Maluku, Reza Mony dan Ketua DPD KNPI Maluku, Arman Kalean Lessy.

Koordinator Nusantara BEM Maluku-Papua mewakili Pengurus Pusat BEM Nusantara, Dinar R. Aminuddin menegaskan bahwa keamanan dan stabilitas sosial merupakan fondasi utama dalam memastikan pembangunan daerah berjalan secara berkelanjutan.

Ia menilai, tanpa situasi yang aman dan kondusif, berbagai agenda pembangunan hanya akan menjadi wacana di atas kertas.

Menurutnya, Sapta Cita harus dimaknai sebagai komitmen kolektif yang wajib dikawal oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Mahasiswa dipandang memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan kontrol sosial dalam menjaga agar pembangunan tidak menyimpang dari kepentingan rakyat.

“Mahasiswa tidak boleh berada di luar proses pembangunan. BEM Nusantara hadir untuk memastikan bahwa arah pembangunan daerah, khususnya di Maluku, tetap berada dalam koridor keadilan sosial, stabilitas wilayah, dan keberlanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Daerah BEM Nusantara Maluku Adam R. Rahantan menegaskan bahwa konsolidasi daerah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat barisan gerakan mahasiswa Maluku agar tetap satu tujuan dan satu komitmen.

Ia menilai bahwa tantangan pembangunan Maluku sebagai daerah kepulauan membutuhkan peran aktif mahasiswa dalam menjaga keamanan sosial dan mengawal kebijakan publik.

“Maluku memiliki karakteristik wilayah dan sosial yang kompleks. Karena itu, mahasiswa harus hadir sebagai subjek pembangunan yang kritis, solutif, dan bertanggung jawab. Sapta Cita harus menjadi kompas bersama dalam mengawal pembangunan yang adil dan inklusif,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mencegah potensi konflik sosial, menangkal disinformasi, serta menjaga ruang demokrasi tetap sehat.

Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat sipil menjadi kunci utama dalam menjaga Maluku tetap aman dan damai.

Diskusi publik yang berlangsung dalam forum tersebut berjalan dinamis dan partisipatif. Berbagai pandangan, kritik, serta gagasan disampaikan oleh peserta sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masa depan Maluku. Konsolidasi ini menghasilkan sejumlah poin rekomendasi strategis mahasiswa yang akan dijadikan bahan advokasi kebijakan ke depan.

“Mahasiswa memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk memastikan pembangunan daerah tidak kehilangan arah. Konsolidasi ini menjadi momentum menyatukan pikiran dan langkah mahasiswa dalam menjaga stabilitas sosial, keamanan, serta keberlanjutan pembangunan di Maluku,” tegas Rahantan.

Melalui kegiatan ini, BEM Nusantara Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mengawal Sapta Cita, menjaga keamanan dan stabilitas sosial, serta memastikan pembangunan daerah Maluku berjalan secara berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan.

Konsolidasi daerah ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan peran mahasiswa sebagai mitra kritis dalam pembangunan daerah.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN ULP Banda Siaga Listrik Andal Selama Kunjungan Menag di Kepulauan Banda

    PLN ULP Banda Siaga Listrik Andal Selama Kunjungan Menag di Kepulauan Banda

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Banda Naira,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memastikan pasokan listrik dalam kondisi aman, andal, dan stabil selama kunjungan kerja Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nazaruddin Umar, di Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (16/1/2026). Sebagai bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kontinuitas pelayanan ketenagalistrikan, PLN UIW MMU melalui […]

  • Sambut Tahun Baru, PLN ULP Laiwui Nyalakan Listrik Desa Soligi di Halmahera Selatan

    Sambut Tahun Baru, PLN ULP Laiwui Nyalakan Listrik Desa Soligi di Halmahera Selatan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Halsel,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Laiwui resmi melakukan penyalaan listrik di Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Penyalaan ini menjadi kado istimewa menyambut Tahun Baru 2026 bagi masyarakat Desa Soligi, sekaligus wujud komitmen PLN dalam memperluas akses listrik hingga ke wilayah […]

  • ULP Piru Aksi Cepat Tangani Persoalan Kelistrikan di Seram Bagian Barat

    ULP Piru Aksi Cepat Tangani Persoalan Kelistrikan di Seram Bagian Barat

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) aksi cepat normalkan kembali sistem kelistrikan di kawasan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Langkah cepat PLN UIW MMU melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Piru ini lantaran terjadinya pemadaman yang diakibatkan oleh beberapa hal; di antaranya gangguan pada mesin pembangkit dan jaringan distribusi. General […]

  • Gagal Dieksekusi, Ini Kata RJ Lino Penggagas Ambon New Port

    Gagal Dieksekusi, Ini Kata RJ Lino Penggagas Ambon New Port

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Penggagas Ambon New Port, Richard Joost Lino atau RJ Lino menyayangkan kegagalan Proyek Strategis Nasional (PSN) Ambon New Port. Sebab, semula Ambon New Port bukan hanya sekadar pusat distribusi logistik kawasan timur, tapi menjadikan Ambon sebagai Hub of Southen Pacific (Pusat Pasifik Selatan). Hanya saja ketidakmampuan mengeksekusi proyek ini menyebabkan peluang ini lepas begitu saja. […]

  • Ika Fachri Alkatiri Dorong PKK SBT Jadi Poros Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

    Ika Fachri Alkatiri Dorong PKK SBT Jadi Poros Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam rangka meningkatkan pemberdayaan perempuan dan keluarga di Provinsi Maluku, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku menetapkan sejumlah program prioritas pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) X yang digelar di Ambon, Kamis (11/12/2025) lalu. Fokus program tersebut diarahkan pada penguatan peran perempuan dan keluarga sebagai fondasi pembangunan sosial di daerah. Ketua TP-PKK Kabupaten Seram […]

  • Pemuda Maluku Desak DPRD Tuntaskan Jalan Lingkar Ambalau

    Pemuda Maluku Desak DPRD Tuntaskan Jalan Lingkar Ambalau

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Puluhan pemuda yang tergabung dalam Pemuda Maluku Bergerak (PMB) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Provinsi Maluku, Senin (22/09/2025). Mereka menuntut percepatan pembangunan jalan lingkar Ambalau, Kabupaten Buru Selatan, sepanjang 24 kilometer yang hingga kini belum rampung.Data terakhir menunjukkan, dari total panjang jalan, baru 10 kilometer yang beraspal, 7 kilometer berkerikil, sementara 6 kilometer […]

expand_less