Cuaca Ekstrem di Elat, PLN Sigap Upayakan Percepatan Pemulihan Pasokan Listrik
- account_circle Admin
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 19
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com– PT PLN (Persero) terus melakukan upaya maksimal untuk menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Elat, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Maluku dalam beberapa waktu terakhir.
Gangguan kelistrikan yang terjadi pada sistem Elat dipengaruhi oleh kondisi cuaca buruk yang memicu sejumlah gangguan pada jaringan distribusi listrik. Beberapa di antaranya seperti kabel jaringan yang terlepas akibat tertimpa pohon tumbang, hingga atap rumah warga yang terbawa angin dan mengenai jaringan listrik PLN.
Selain itu, kondisi geografis wilayah serta keterbatasan akses menuju titik gangguan juga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam melakukan penelusuran jaringan di lapangan sehingga proses penanganan membutuhkan waktu yang lebih lama.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menyampaikan bahwa PLN terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan agar masyarakat dapat kembali menikmati layanan listrik secara normal.
“Gangguan kelistrikan yang terjadi di wilayah Elat dipengaruhi oleh kondisi cuaca ekstrem yang dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan sejumlah gangguan pada jaringan, seperti pohon tumbang maupun objek yang mengenai jaringan listrik. Dalam case beberapa kemarin, pada saat cuaca ekstrem di Wilayah pelayanan PLN ULP Elat, terdapat beberapa lokasi pohon tumbang yang memporak porandakan jaringan PLN, dan terdapat atap seng terbang mengenai jaringan PLN sehingga mengakibatkan padam listrik. Petugas Kami selalu siaga 7 hari selama 24 jam , dan segera melakukan penelusuran dan percepatan pemulihan sistem agar pasokan listrik dapat segera kembali normal bagi masyarakat,” ujar Noer.
Dalam proses penanganan gangguan tersebut, petugas PLN melakukan berbagai langkah perbaikan, termasuk penelusuran jaringan, perbaikan konstruksi tiang listrik berupa memasang dan mengencangkan kembali kabel yang terburai karena pohon tumbang sehingga memerlukan waktu yang cukup lama perbaikannya.
PLN juga terus melakukan langkah preventif untuk meminimalkan potensi gangguan serupa, di antaranya melalui kegiatan pemangkasan pohon , penebangan pohon yg berpotensi tumbang mengenai jaringan ,di sekitar jaringan listrik yang berpotensi mengganggu keandalan sistem kelistrikan.
Selain upaya teknis di lapangan, PLN juga terus meningkatkan komunikasi dengan para pemangku kepentingan dan masyarakat setempat. Informasi terkait gangguan maupun pekerjaan pemeliharaan jaringan disampaikan melalui berbagai kanal komunikasi serta koordinasi dengan stakeholder agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara lebih cepat.
Noer menambahkan bahwa PLN memahami listrik merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, terlebih pada bulan Ramadan yang menjadi momen penting bagi aktivitas masyarakat.
“Kami memahami bahwa listrik merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, terlebih di bulan Ramadan. Karena itu seluruh personel PLN terus siaga dan bekerja tanpa henti untuk mempercepat pemulihan serta memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah Elat dan sekitarnya,” tambahnya.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat serta mengucapkan terima kasih atas pengertian pelanggan selama proses penanganan gangguan berlangsung.
“PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Kami juga terus melakukan langkah-langkah preventif, seperti pemangkasan pohon di sekitar jaringan dan penguatan sistem distribusi, agar potensi gangguan dapat diminimalisir ke depan,” tutup Noer.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar