Breaking News
light_mode

Dikira Lumut, Ternyata Mikroalga: Pentingnya Edukasi Biologi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 221
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Tri Santi Kurnia

(Dosen UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon dan Mahasiswa S3 Biologi UGM)

Tajukmaluku.com-Saat kita melihat air pada dinding bak penampung atau toren air telah dipenuhi lapisan hijau yang menumpuk dan terasa licin serta mempengaruhi warna air, seringnya kita mengatakan bahwa air telah berlumut. Padahal kita telah keliru. Tidak semua yang tumbuh berupa lapisan berwarna hijau dan terasa licin adalah lumut.

Sesungguhnya, lapisan hijau tipis yang menumpuk tersebut adalah koloni mikroalga. Lumut dan mikrolaga memang sama-sama hidup di daerah lembab. Akan tetapi kedua organisme ini memiliki perbedaan yang besar jika diteliti dan diamati dengan mikroskop.

Bahkan habitat dan mekanisme hidup dari keduanya pun berbeda. Kekeliruan ini mungkin dianggap sepele, tetapi dapat menjadi salah satu indikator pentingnya edukasi biologi bagi masyarakat.

Lumut dan mikroalga sering sulit dibedakan karena keduanya sama-sama berwarna hijau dan tumbuh di tempat lembab hingga berair. Akan tetapi, lumut bukanlah organisme sejati yang hidup di air seperti mikroalga.

Lumut hidup di area yang lembab, sangat dekat dengan air atau sedikit terendam air, tetapi sejatinya lumut adalah tumbuhan darat. Ini berbeda dengan mikroalga yang sejatinya hidup di air.

Dalam sistem klasifikasi biologi, lumut termasuk dalam kelompok tumbuhan, sedangkan mikroalga termasuk dalam kelompok organisme protista. Lumut masuk dalam Divisi Bryophyta, sedangkan mikrolaga hijau masuk dalam Divisi Clorophyta (masih ada beberapa divisi mikroalga lainnya).

Lumut merupakan tumbuhan tingkat rendah yang multiseluler (tubuh terdiri dari banyak sel), sedangkan mikroalga merupakan organisme yang uniseluler (tubuh hanya terdiri dari satu sel tunggal).

Dengan demikian, lumut memiliki struktur tubuh yang lebih kompleks bila dibandingkan dengan mikroalga. Ukuran tubuh lumut jauh lebih besar daripada ukuran tubuh mikroalga.

Lumut memiliki rhizoid (struktur menyerupai akar tumbuhan tetapi lebih sederhana) untuk menempel dan menyerap air, sedangkan mikroalga adalah sebagai kelompok fitoplankton di perairan.

Sebagai fitoplankton, mikroalga memiliki peran krusial dalam rantai makanan, dan siklus jaring-jaring makanan pada ekosistem perairan. Mikroalga juga mampu mengasilkan biomassa untuk dikembangkan sebagai sumber energi terbarukan.

Lebih jauh, mikroalga mampu menyerap karbondioksida yang adalah salah satu gas rumah kaca penyebab pemanasan global.

Di sisi lain, lumut adalah organisme yang berperan penting dalam menjaga kelembaban tanah dan faktor penting dalam proses pembentukan lapisan tanah.

Lumut dan mikroalga sama-sama penting dan mampu menggunakan cahaya matahari untuk menghasilkan energi bagi kehidupannya melalui fotosintesis. Ini dimungkinkan karena kedua organisme ini sama-sama memiliki pigmen klorofil.

Meskipun memiliki persamaan, tetap saja lumut berbeda dengan mikroalga. Perbedaan mendasar tercermin jelas secara morfologi, anatomi, fisiologi, dan ekologi keduanya. Perbedaan ini turut mempengaruhi peran masing-masing dalam ekosistem.

Lumut berperan pada ekosistem terestrial (di darat), sedangkan mikroalga berperan dalam ekosistem akuatik (di air). Perbedaan ini penting untuk dikenal agar kita tidak menyamaratakan semua organisme hijau sebagai satu kelompok yang menyebabkan kekeliruan penafsiran dalam kehidupan sehari-hari.

Banyak orang dalam masyarakat kita tidak terbiasa membedakan organisme di sekitarnya berdasarkan ciri biologis. Literasi sains yang minim menjadi salah satu penyebab utama kekeliruan ini. Ditambah lagi edukasi formal saja seringkali tidak cukup untuk membekali masyarakat dengan ketelitian observasi terhadap lingkungan sekitar.

Akibatnya, pengetahuan yang dimiliki cenderung bersifat umum dan tidak akurat. Padahal, edukasi biologi yang baik dapat membantu masyarakat dalam menghadapi fenomena lingkungan, seperti perubahan warna air dan dampaknya. Dengan mengenal organisme biologi di sekitarnya, masyarakat akan mudah menemukan solusi yang tepat terhadap suatu fenomena yang menimbulkan masalah.

Menurut saya, kita sebagai manusia yang secara biologi merupakan bagian dari ekosistem dan secara teologi adalah khalifah di muka bumi perlu mengenal dua jenis ciptaan Tuhan ini.

Dengan mengenal, kita dapat membedakan dengan tepat antara lumut dan mikroalga. Bila kita mengenal dan mampu membedakannya dengan tepat maka kita akan menyadari bahwa kedua organisme ini memiliki peran ekologis yang penting bagi kehidupan.

Akhirnya, membedakan lumut dan mikroalga secara akurat adalah langkah kecil menuju kesadaran ilmiah. Jika masyarakat mampu memahami alam secara cermat, maka kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan juga secara otomatis akan ikut tumbuh.*

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Fachri-Vito, SBT Luncurkan Panggilan Darurat 112 dan Tambah 5 Ambulans

    Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Fachri-Vito, SBT Luncurkan Panggilan Darurat 112 dan Tambah 5 Ambulans

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bula,Tajukmaluku.com-Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menandai satu tahun kepemimpinan Bupati Fachri Husni Alkatiri dan Wakil Bupati Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena dengan refleksi kinerja dan launching panggilan darurat 112. Acara ini berlangsung di Pantai Wailola Kota Bula, Sabtu (20/2/2026). Dalam sambutannya, Bupati Fachri menyatakan bahwa pemerintahannya berkomitmen pada transparansi, responsivitas, dan pelayanan publik yang […]

  • YBM PLN MMU Berbagi Kebahagiaan untuk Santri dan Kaum Dhuafa di Pesantren Kota Al-Quran Banda Besar

    YBM PLN MMU Berbagi Kebahagiaan untuk Santri dan Kaum Dhuafa di Pesantren Kota Al-Quran Banda Besar

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Banda,Tajukmaluku.com-Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menggelar kegiatan “Berbagi Kebahagiaan untuk Kaum Dhuafa” di Pesantren Kota Al-Quran, Banda Besar, Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan berdasarkan arahan program dari YBM Pusat. Sebanyak 55 anak yatim dan dhuafa dari total 85 santri menerima bantuan uang […]

  • Holistik Institute Apresiasi Kapolri: Sukses Program dan Pengamanan Pemilu 2024

    Holistik Institute Apresiasi Kapolri: Sukses Program dan Pengamanan Pemilu 2024

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com- M. Nur Latuconsina Direktur Holistik Institute, memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas keberhasilannya dalam menjalankan program-program strategis serta pengamanan Pemilu 2024. Menurut Latuconsina, keberhasilan ini menunjukkan kapabilitas dan komitmen Kapolri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan melaksanakan reformasi kepolisian. “Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah terbukti efektif, terutama dalam […]

  • Sosok Ruswan Latuconsina, Wisudawan Doktor Terbaik dengan Predikat Cumlaude IPK 4.00 di Trisakti Jakarta

    Sosok Ruswan Latuconsina, Wisudawan Doktor Terbaik dengan Predikat Cumlaude IPK 4.00 di Trisakti Jakarta

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ruswan Latuconsina layak dijadikan sebagai motivator bagi anak muda Maluku yang ingin menembus batas pendidikan. Betapa tidak, sepak terjang Ruswan di dunia pendidikan sangatlah membanggakan. Meski terlahir dari latar belakang ekonomi orang tua yang terbatas, namun keterbatasan itu justru menjadikan Ruswan semakin giat meraih mimpinya menjadi lulusan Doktor di usia yang terbilang muda, yakni 36 […]

  • Harumkan Nama Maluku di Kancah Nasional, Kanwil Kemenag Bangga Mewar Raih Juara di PAI FAIR 2025

    Harumkan Nama Maluku di Kancah Nasional, Kanwil Kemenag Bangga Mewar Raih Juara di PAI FAIR 2025

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Salah satu peserta yang tergabung dalam kontingen PAI FAIR 2025 dari Provinsi Maluku, Rizky Atharik Mewar berhasil meraih Juara II Nasional Lomba Pidato Islam Tingkat SMP pada ajang PAI FAIR “Knowledge and Character Competition 2025” yang berlangsung di Hotel Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (2/12/2025). Siswa SMP Negeri 9 Kabupaten Buru ini menjadi […]

  • Hattrick! Dirut PLN Darmawan Prasodjo Kembali Dinobatkan Jadi CEO Of The Year 2024

    Hattrick! Dirut PLN Darmawan Prasodjo Kembali Dinobatkan Jadi CEO Of The Year 2024

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo kembali dinobatkan sebagai CEO of The Year untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sejak 2022. Darmawan terpilih di antara CEO terbaik dari berbagai perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di ajang CNBC Indonesia Awards 2024 pada Rabu (11/12). Penghargaan tertinggi dalam kategori CEO ini diraih atas kepiawaiannya […]

expand_less