Breaking News
light_mode

Warga Keluhkan Kondisi Macet Parah saat Jam Pulang Sekolah di SD MIT As Salam Ambon

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Sejumlah warga yang kerap melintas di kawasan Air Kuning, Kebun Cengkeh, Kota Ambon tepatnya di depan SD MIT As Salam keluhkan kondisi macet yang selalu terjadi saat jam pulang sekolah siswa.

Mengingat, setiap kali jam pulang sekolah pasti terjadi kemacetan parah lantaran pihak keluarga yang menjemput siswa berlalu lalang di jalanan dengan jumlah yang banyak dan memarkirkan kendaraan mereka pada ruas-ruas jalan tersebut.

Alhasil, ruas jalan yang sudah sempit ditambah tingginya aktivitas lalu lalang warga membuat kendaraan baik arah kiri maupun kanan sulit melintasi area itu.

Hasil pantauan TajukMaluku.com di depan SD MIT As Salam Ambon sekitar pukul 11.11 WIT, menunjukan kondisi macet yang sedang terjadi.

Kendaraan yang melintas harus ekstra bersabar karena membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk bisa keluar dari titik kemacetan.

Terlihat pula para siswa dan keluarga yang menjemput sedang berlalu lalang. Kebanyakan siswa dijemput dengan kendaraan roda dua yang sudah parkir sebelumnya pada ruas-ruas jalan itu.

Salah satu pengendara, Haikal menyebut kondisi ini selalu terjadi di dua lingkungan sekolah pada kawasan Kebun Cengkeh. Yakni SD MIT As Salam dan juga SMP Negeri 14 Ambon. Namun, untuk tingkat kemacetan yang paling parah terjadi pada SD MIT As Salam Ambon.

Dia berharap agar pihak sekolah dapat melihat ini sebagai sebuah masalah yang serius karena sangat berdampak terhadap mobilitas masyarakat yang melintas.

“Kalau bisa pihak sekolah jangan tutup mata lah. Karena aktivitas siswa dan keluarganya saat pulang sekolah ini sudah sangat meresahkan,” tandasnya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengembangan Biomassa PLN di Tasikmalaya: Dikelola Masyarakat, Didukung Pemerintah

    Pengembangan Biomassa PLN di Tasikmalaya: Dikelola Masyarakat, Didukung Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com – Upaya PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia dalam mengembangkan ekosistem biomassa yang berbasis ekonomi kerakyatan sukses memberdayakan masyarakat dan memperoleh dukungan Pemerintah. Usai sukses di Cilacap dan Gunung Kidul, PLN juga menerapkan program serupa di Tasikmalaya, Jawa Barat pada Kamis (26/9) lalu.Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tasikmalaya, Yedi Rahmat optimistis program […]

  • Direktur IDI Nilai Program Beasiswa Dokter Spesialis Pemda SBT Jadi Langkah Progresif

    Direktur IDI Nilai Program Beasiswa Dokter Spesialis Pemda SBT Jadi Langkah Progresif

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pelayanan kesehatan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), layanan kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah besar. Rumah Sakit Umum Daerah kerap kekurangan dokter spesialis. Warga dari kecamatan terpencil harus menempuh perjalanan berjam-jam menuju Ambon hanya untuk pemeriksaan medis yang mestinya bisa dilakukan di rumah sakit kabupaten. Kekosongan tenaga dokter spesialis menjadikan hak atas layanan kesehatan di […]

  • Dekranasda Maluku 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Tancap Gas Bawa Kerajinan Lokal ke Panggung Dunia

    Dekranasda Maluku 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Tancap Gas Bawa Kerajinan Lokal ke Panggung Dunia

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Maluku periode 2025–2030 resmi dilantik oleh Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa. Pelantikan berlangsung di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, berdasarkan SK Dewan Kerajinan Nasional Nomor 32.02/DEKRAN/SK/V/2025. Selasa (17/6/2025). Turut hadir dalam pelantikan, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa selaku Pembina Dekranasda, Wakil Gubernur Maluku beserta istri sebagai […]

  • Hadiri Silaknas, ICMI Ambon Ungkap Reposisi Organisasi di Tengah Turbulensi Politik dan Ekonomi Nasional

    Hadiri Silaknas, ICMI Ambon Ungkap Reposisi Organisasi di Tengah Turbulensi Politik dan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menggelar Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) di Bali, Jumat (5/12/2025) hingga Minggu (7/12/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar 700 peserta pengurus dari seluruh provinsi di Indonesia yang memadati Four Points by Sheraton, Kuta. Tujuan dari Silaknas kali ini untuk melaporkan capaian program, menguji relevansi gagasan, dan membicarakan arah baru ICMI kedepan. Saat […]

  • Sungguh Biadap, 5 Pemuda di Ambon Rudapaksa Anak Dibawah Umur

    Sungguh Biadap, 5 Pemuda di Ambon Rudapaksa Anak Dibawah Umur

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Sekelompok pemuda diduga merudapaksa anak dibawah umur, Senin (26/5/2025).Informasi ini diketahui berdasarkan laporan yang diterima Tajukmaluku.com, Selasa (27/5/2025). Dimana berdasarkan laporan yang diterima Kapolsek Teluk Ambon, terjadi dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang dialami oleh korban inisial SS, berusia 14 tahun yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda yang belum diketahui identitas […]

  • Terdapat Perbedaan Luas Antara Alas Hak Lama dan Sertipikat? Tak Perlu Khawatir, Ini Penjelasannya

    Terdapat Perbedaan Luas Antara Alas Hak Lama dan Sertipikat? Tak Perlu Khawatir, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Masyarakat tidak perlu khawatir apabila menemukan perbedaan luas antara sertipikat tanah dengan alas hak lama seperti Letter C, Letter D, girik, maupun petuk. Perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar dan dapat terjadi akibat perbedaan metode serta teknologi pengukuran yang digunakan dari waktu ke waktu. “Yang penting dipahami masyarakat adalah kepastian pengukuran tanah terletak pada kepastian […]

expand_less