Breaking News
light_mode

Kakanwil Kemenag Maluku Kukuhkan FPMI: Dorong Penguatan Pendidikan Inklusif hingga Kabupaten/Kota

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
  • visibility 114
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pengurus Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI) Provinsi Maluku periode 2026–2031 dikukuhkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin, di Lantai V Hotel Santika Ambon, Jumat (21/8/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan pendidikan inklusif di lingkungan madrasah.

FPMI diharapkan menjadi wadah kolaborasi sekaligus penggerak dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik, termasuk penyandang disabilitas.

Ketua Umum FPMI, Supriyono, menyampaikan bahwa pembentukan FPMI Maluku merupakan bagian dari gerakan nasional penguatan pendidikan inklusif di madrasah. Maluku menjadi provinsi ke-22 yang memiliki kepengurusan FPMI.

“FPMI lahir pada tahun 2020 atas inisiasi Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah. Forum ini menjadi wadah bagi guru, kepala madrasah, pengawas, dosen, akademisi, dan praktisi untuk bersama-sama memberikan dukungan dalam meningkatkan layanan pendidikan inklusif,” ujar Supriyono.

Menurutnya, tantangan setelah terbentuknya kepengurusan adalah memastikan gerakan pendidikan inklusif dapat berkembang hingga seluruh kabupaten dan kota di Maluku.

Madrasah yang memiliki peserta didik berkebutuhan khusus, kata dia, perlu memperoleh dukungan yang memadai agar dapat memberikan layanan pendidikan sesuai karakteristik dan kebutuhan peserta didik.

“Pendidikan inklusif bukan sekadar program tambahan, tetapi merupakan bagian dari pemenuhan hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas tanpa diskriminasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Maluku, H. Yamin, menyambut baik terbentuknya FPMI Maluku.

Ia menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang inklusif dan berkeadilan.

“Madrasah harus menjadi tempat yang mampu menerima keberagaman peserta didik, bukan menjadi ruang yang membatasi. Madrasah inklusif adalah madrasah yang membuka kesempatan seluas-luasnya bagi semua anak untuk belajar, berkembang, dan berprestasi,” kata Yamin.

Ia menambahkan, penguatan pendidikan inklusif membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, hingga masyarakat.

Dalam konteks tersebut, FPMI dinilai memiliki posisi strategis sebagai ruang berbagi pengetahuan, peningkatan kompetensi pendidik, serta penguatan jejaring dalam mendukung pelaksanaan pendidikan inklusif di madrasah.

“Jangan sampai ada anak Maluku yang merasa tidak memiliki tempat di madrasah. Madrasah harus menjadi rumah bersama, rumah yang menghadirkan rasa aman, menghargai perbedaan, dan menumbuhkan kepercayaan diri setiap anak,” tegasnya.

Upaya memperkuat gerakan pendidikan inklusif langsung dilanjutkan melalui Rapat Kerja FPMI Provinsi Maluku periode 2026–2031.

Raker digelar di Aula MAN Ambon, Sabtu (22/8/2026), dan dibuka oleh Kasubdit Pendidikan Vokasi dan Inklusif Direktorat KSKK Kementerian Agama RI, Dr. Anis Masykur.

Dalam arahannya, Anis menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam memperkuat pelaksanaan pendidikan inklusif di lingkungan madrasah.

Menurutnya, FPMI sebagai organisasi nonstruktural harus mampu menjadi motor penggerak dalam menghadirkan layanan pendidikan yang ramah dan responsif terhadap kebutuhan seluruh peserta didik, termasuk peserta didik penyandang disabilitas.

Anis juga mendorong FPMI Maluku memperkuat koordinasi dengan Bunda Inklusi dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama.

“Pendidikan inklusi tidak bisa dilepaskan dari peran Bunda Inklusi maupun Dharma Wanita. Mereka memiliki kekuatan besar sebagai pendorong kesuksesan program ini meskipun sering kali tidak terlihat secara langsung,” ujar Anis.

Ia menyampaikan bahwa sejumlah daerah telah melibatkan DWP Kanwil Kemenag dalam mendukung program inklusi, termasuk melalui pengukuhan Bunda Inklusi di tingkat kabupaten dan kota. Praktik tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan inklusif di Maluku.

Selain memperkuat kolaborasi, Anis meminta FPMI Maluku segera melakukan konsolidasi untuk membentuk kepengurusan FPMI di seluruh kabupaten dan kota.

Setelah struktur FPMI kabupaten/kota terbentuk, langkah selanjutnya adalah mendorong setiap madrasah membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD).

“Setiap kepala madrasah yang menjadi pengurus FPMI harus menjadi contoh dengan segera membentuk ULD di madrasah masing-masing. Tugas awal yang harus dilakukan adalah melakukan pendataan siswa inklusi agar layanan yang diberikan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Enam Program Jadi Prioritas

Ketua FPMI Provinsi Maluku, Harman Muhammad Ali, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Agama dalam pengembangan pendidikan inklusif di Maluku.

Menurut Harman, Raker menjadi momentum untuk menyusun strategi dan program kerja FPMI selama lima tahun ke depan.

“Ini merupakan sebuah keistimewaan bagi FPMI Provinsi Maluku karena sejak awal pembentukan hingga pelaksanaan program perdana, beliau terus memberikan arahan dan penguatan kepada kami,” ungkapnya.

Harman menjelaskan, terdapat enam bidang program yang menjadi fokus pembahasan dalam Raker. Salah satu prioritas utama adalah memastikan terbentuknya FPMI di kabupaten/kota serta ULD di setiap madrasah.

“Ada enam bidang program yang akan dibahas dalam rapat kerja ini. Salah satu yang menjadi prioritas adalah memastikan terbentuknya FPMI di kabupaten/kota dan ULD di setiap madrasah,” jelasnya.

Selain penguatan organisasi dan pembentukan ULD, pendataan peserta didik inklusi juga menjadi agenda penting. Data tersebut akan menjadi dasar dalam merancang layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing peserta didik.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan Bakti BUMN Kenali Pemanfaatan FABA PLTU Tidore, PLN Dorong Ekonomi Sirkular Berkelanjutan

    Relawan Bakti BUMN Kenali Pemanfaatan FABA PLTU Tidore, PLN Dorong Ekonomi Sirkular Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pemanfaatan FABA di PLTU Tidore menjadi bagian dari transformasi pengelolaan material sisa pembangkitan yang sebelumnya hanya dipandang sebagai residu, menjadi material yang memiliki nilai guna dan manfaat ekonomi. Melalui pendekatan waste to value, PLN terus mendorong inovasi agar proses bisnis pembangkitan listrik dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

  • 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo Tak Pernah Kunjungi Maluku, Bukan Provinsi Prioritas atau Daya Tawar Politik Lemah?

    2 Tahun Kepemimpinan Prabowo Tak Pernah Kunjungi Maluku, Bukan Provinsi Prioritas atau Daya Tawar Politik Lemah?

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Sejak dilantik pada 20 oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto belum sama sekali menginjakan kaki di tanah Maluku. Situasi ini tampak berbeda dengan Jokowi. yang berdasarkan data, lebih dari lima kali mengunjungi Maluku selama menjabat sebagai presiden. Perbedaan kunjungan kerja tersebut memicu pelbagai pertanyaan mendasar tentang posisi Maluku dalam agenda nasional. Apakah provinsi kepulauan ini belum […]

  • Dekranasda Maluku 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Tancap Gas Bawa Kerajinan Lokal ke Panggung Dunia

    Dekranasda Maluku 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Tancap Gas Bawa Kerajinan Lokal ke Panggung Dunia

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Maluku periode 2025–2030 resmi dilantik oleh Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa. Pelantikan berlangsung di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, berdasarkan SK Dewan Kerajinan Nasional Nomor 32.02/DEKRAN/SK/V/2025. Selasa (17/6/2025). Turut hadir dalam pelantikan, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa selaku Pembina Dekranasda, Wakil Gubernur Maluku beserta istri sebagai […]

  • Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath Sejalan Dengan Prabowo?

    Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath Sejalan Dengan Prabowo?

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Faisal Marasabessy Ambon,Tajukmaluku.com-Bagi banyak orang, Januari adalah bulan yang sarat dengan harapan dan resolusi. Para filsuf dahulu, sebut saja Aristoteles, menekan habit (kebiasaan) yang dibentuk sejak awal tahun sebagai kunci menuju eudaimonia (kebahagiaan). Bertempat di Indonesia Stock Exchange (IDX) Tower, Jakarta pada Januari 2025, Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Maluku, Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath, bertemu […]

  • Peran IKA ISMEI dalam Menjawab Tantangan Pendidikan Timur dan Amanat Konstitusi

    Peran IKA ISMEI dalam Menjawab Tantangan Pendidikan Timur dan Amanat Konstitusi

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Safitra Arif Tajukmaluku.com-Hak pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara, seperti yang ditunjukkan oleh Pasal 31 ayat (1) UUD 1945, yang menyatakan bahwa “setiap warga negara berhak mendapat pendidikan.” Hak konstitusi ini menjadi bagi dasar negara untuk memastikan bahwa tidak ada anak bangsa yang tertinggal, termasuk di wilayah timur Indonesia. Namun, kenyataannya menunjukkan bahwa […]

  • Bukber PPP Maluku Tegaskan Soliditas: “Partai Ini Dibangun dengan Darah dan Nilai Perjuangan Bukan Manuver Kekuasaan”

    Bukber PPP Maluku Tegaskan Soliditas: “Partai Ini Dibangun dengan Darah dan Nilai Perjuangan Bukan Manuver Kekuasaan”

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Momentum Ramadan dimanfaatkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku untuk memperkuat konsolidasi internal melalui agenda silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar di Sekretariat DPW PPP Maluku, kawasan Permi, Kota Ambon. (4/2/2026) Di momen itu, jajaran pengurus wilayah dan pimpinan DPC se-Maluku menegaskan kembali komitmen menjaga soliditas partai di tengah dinamika politik […]

expand_less