Breaking News
light_mode

Relawan Bakti BUMN Kenali Pemanfaatan FABA PLTU Tidore, PLN Dorong Ekonomi Sirkular Berkelanjutan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
  • visibility 58
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tidore,Tajukmaluku.com-Sebanyak 10 Relawan Bakti BUMN mendapatkan edukasi mengenai pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari operasional PLTU Tidore sebagai bagian dari upaya mendorong pengelolaan lingkungan berkelanjutan dan penerapan ekonomi sirkular di sektor energi.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah, menyampaikan bahwa pemanfaatan FABA merupakan langkah nyata PLN dalam mengubah material sisa pembangkitan menjadi sumber daya bernilai guna yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga memastikan setiap proses bisnis berjalan dengan memperhatikan aspek keberlanjutan. Melalui pemanfaatan FABA dengan konsep waste to value, material sisa pembangkitan dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai manfaat, sekaligus mendukung ekonomi sirkular dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),” ujar Dony.

Dalam kegiatan edukasi tersebut, para relawan mengunjungi PLTU Tidore yang berlokasi di Desa Rum Balibunga, Tidore Utara. Pembangkit dengan kapasitas terpasang 2 x 7 MW dan daya mampu netto sebesar 12,6 MW tersebut merupakan salah satu infrastruktur penting dalam menopang sistem kelistrikan Ternate–Tidore.

Melalui kegiatan ini, relawan diperkenalkan dengan proses pengelolaan dan berbagai potensi pemanfaatan FABA yang berasal dari hasil pembangkitan listrik. FABA PLTU Tidore dikembangkan untuk berbagai kebutuhan produktif, mulai dari stabilisasi lahan, pembangunan infrastruktur, material konstruksi, hingga mendukung upaya perlindungan ekosistem pesisir.

Salah satu pemanfaatan yang diperkenalkan adalah penggunaan FABA sebagai material alternatif dalam pembuatan paving block. Melalui praktik tersebut, para relawan melihat secara langsung bagaimana material sisa pembangkitan dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan berpotensi mendukung kebutuhan pembangunan masyarakat.

Selain paving block, FABA juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai produk konstruksi lainnya seperti batako, bahan tambah beton, stabilisasi tanah dan jalan, konstruksi lanskap, hingga bata ringan (hebel). Pemanfaatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mengurangi potensi limbah sekaligus mendorong penggunaan material alternatif yang ramah lingkungan.

Pemanfaatan FABA di PLTU Tidore menjadi bagian dari transformasi pengelolaan material sisa pembangkitan yang sebelumnya hanya dipandang sebagai residu, menjadi material yang memiliki nilai guna dan manfaat ekonomi. Melalui pendekatan waste to value, PLN terus mendorong inovasi agar proses bisnis pembangkitan listrik dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Lebih dari sekadar pengelolaan material sisa, pemanfaatan FABA juga membuka peluang kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan produk berbasis material alternatif. Dengan pengelolaan yang tepat, FABA dapat menjadi bagian dari solusi pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat komitmen PLN dalam menerapkan ekonomi sirkular di wilayah operasionalnya.

Kegiatan edukasi FABA ini menjadi salah satu bentuk kontribusi PLN dalam memperkenalkan praktik energi berkelanjutan kepada generasi muda dan para relawan. Melalui kolaborasi tersebut, PLN menunjukkan bahwa operasional pembangkit tidak hanya berfokus pada penyediaan energi listrik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Melalui pemanfaatan FABA di PLTU Tidore, PLN terus memperkuat langkah menuju pengelolaan energi yang berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip kebermanfaatan. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa pembangkitan listrik dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional PLN.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raih Penghargaan Kinerja Kepala Daerah 2025, Rahantan: Kado Akhir Tahun untuk Masyarakat Tual

    Raih Penghargaan Kinerja Kepala Daerah 2025, Rahantan: Kado Akhir Tahun untuk Masyarakat Tual

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintah Kota Tual berhasil meraih penghargaan nasional atas capaian kinerja pemerintahannya sepanjang tahun 2025. Penghargaan itu diraih pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Tempo Media Group bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian kepada Wali Kota Tual, Hi. […]

  • Urgensi Gelar Pahlawan Nasional Abdoel Moethalib Sangadji

    Urgensi Gelar Pahlawan Nasional Abdoel Moethalib Sangadji

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Kamil Mony Ada tokoh yang namanya besar karena sering disebut dalam buku sejarah. Ada pula tokoh yang sesungguhnya memiliki jejak perjuangan penting, tetapi namanya belum memperoleh tempat yang semestinya dalam ingatan nasional. Abdoel Moethalib Sangadji adalah salah satu nama yang patut ditempatkan dalam ruang sejarah Indonesia secara lebih utuh. Perjuangan menuju Indonesia merdeka bukanlah […]

  • Perum Bulog Maluku Bukber dan Berbagi ke Anak Yatim

    Perum Bulog Maluku Bukber dan Berbagi ke Anak Yatim

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Maluku-Maluku Utara menggelar acara buka puasa bersama, Rabu (19/3/2025). Acara yang berlangsung di Kantor Bulog, Kawasan Waihaong, Kota Ambon itu dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk para karyawan bulog, keluarga, media serta sejumlah anak yatim yang mendapat perhatian khusus. Selain berbuka puasa bersama, Bulog juga membagikan paket sembako yang […]

  • Lewat Program Gerakan Mengajar, PLN UIW MMU Tanamkan Kesadaran Bahaya Listrik Sejak Dini

    Lewat Program Gerakan Mengajar, PLN UIW MMU Tanamkan Kesadaran Bahaya Listrik Sejak Dini

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) turut ambil bagian dalam kegiatan Gerakan Mengajar, sebuah program kolaborasi bersama Paguyuban Karya Salemba Empat (KSE) Universitas Pattimura Ambon yang dilaksanakan di SD Negeri 92 Ambon pada Sabtu (30/5/2025). Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi para siswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai keselamatan dan […]

  • Politik Kebajikan Melalui Abolisi dan Amnesti ataukah Fenomena Ade Pasang Gaya, Kaka Tabola bale

    Politik Kebajikan Melalui Abolisi dan Amnesti ataukah Fenomena Ade Pasang Gaya, Kaka Tabola bale

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Abdul Manaf Tubaka, M.Si Tajukmaluku.com-Di bulan kemerdekaan ini, tepatnya menjelang 17 Agustus 1945 kita dikejutkan oleh dorman, barang mewah yang tersembunyi dari atribut hukum yakni abolisi dan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Ialah Tom Lembong yang divonis 4,5 tahun penjara mendapatkan abolisi dan Hasto Kristiyanto yang divonis 3,5 tahun penjara mendapatkan amnesti dari […]

  • “Buah Simalakama” itu Bernama MIP (Bagian-II)

    “Buah Simalakama” itu Bernama MIP (Bagian-II)

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: M Kashai Ramdhani Pelupessy (Dosen Psikologi di UIN AM Sangadji Ambon; Pemerhati Psikologi Lingkungan) Tajukmaluku.com–Situasi di Maluku saat ini ibarat kita sedang terbawa arus deras sungai—tak berdaya melawannya, hanya berusaha bertahan agar kita tidak tenggelam. Dalam kondisi seperti itu, apa pun yang lewat di depan mata akan kita genggam. Bahkan jika yang terlihat adalah […]

expand_less