Jelang Nataru, Ketua Yayasan Maluku Merah Putih Imbau Warga Jaga Kamtibmas
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 16 Des 2025
- visibility 60
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Ketua Yayasan Maluku Merah Putih, Bakti Hutomo, mengimbau seluruh elemen masyarakat Maluku untuk bersama-sama menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan penuh sukacita.
Bakti Hutomo menegaskan bahwa Natal dan Tahun Baru merupakan momentum kebahagiaan sekaligus refleksi bagi seluruh masyarakat, sehingga sudah sepatutnya dirayakan dengan menjunjung tinggi nilai persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati antar umat beragama maupun antar sesama anak negeri.
Menurutnya, keharmonisan sosial di Maluku harus terus dijaga, terutama di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang rentan dipengaruhi oleh isu-isu provokatif yang dapat memecah belah persatuan.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya, baik yang berkembang di lingkungan sekitar maupun yang beredar luas di media sosial.
“Mari kita bijak dalam menyaring informasi. Jangan sampai isu-isu yang tidak bertanggung jawab merusak kebersamaan dan kedamaian yang selama ini kita rawat bersama,” ujar Bakti Hutomo.
Dalam pernyataannya, Bakti Hutomo menyampaikan bahwa Yayasan Maluku Merah Putih sebagai mitra pemerintah dan Polri memiliki komitmen penuh untuk turut menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah Maluku.
Ia menambahkan bahwa yayasan yang dipimpinnya juga menaungi saudara-saudara eks narapidana terorisme (eks napiter), sehingga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan bebas dari paham kekerasan.
Oleh karena itu, Bakti Hutomo mengajak seluruh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Ia menekankan pentingnya menolak segala bentuk kekerasan, penyalahgunaan minuman keras secara berlebihan, serta tindakan lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Perayaan Natal dan Tahun Baru seharusnya menjadi momen mempererat kebersamaan, bukan justru diwarnai oleh tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bakti Hutomo mengajak masyarakat Maluku, khususnya warga Kota Ambon, untuk terus menguatkan nilai-nilai kearifan lokal yang telah menjadi identitas dan perekat sosial masyarakat Maluku.
Nilai pela gandong dan semangat beta satu rasa, menurutnya, merupakan fondasi kuat dalam membangun persaudaraan, toleransi, dan perdamaian di tengah keberagaman.
Ia menilai bahwa kearifan lokal tersebut harus terus dihidupkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih pada momen-momen besar keagamaan dan pergantian tahun.
Dengan kebersamaan, kepedulian, dan sinergi antara masyarakat, pemerintah, serta aparat keamanan, Bakti Hutomo optimistis situasi kamtibmas di Maluku akan tetap kondusif.
“Dengan semangat persaudaraan dan nilai-nilai budaya Maluku, kita dapat memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.* (01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar