Pemkab Pemprov Diminta Seriusi Masalah Banjir Rob di Desa Tumalehu Barat SBB
- account_circle Admin
- calendar_month 52 menit yang lalu
- visibility 7
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SBB,Tajukmaluku.com-Banjir air laut kembali melanda Desa Tumalehu Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku.
Untuk itu, warga mendesak pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi yang semakin mengkhawatirkan tersebut.
Mengingat, genangan air laut dilaporkan masuk ke permukiman warga dan merendam sejumlah rumah serta fasilitas di desa pesisir itu. Kejadian ini disebut semakin sering terjadi, terutama saat air laut pasang dan cuaca buruk.
Wandri Makassar, salah satu warga setempat, mengatakan masyarakat kini hidup dalam kekhawatiran setiap kali air laut mulai naik. Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung berulang kali namun belum ada penanganan serius dari pemerintah.
“Kalau air laut pasang, air langsung masuk ke rumah-rumah warga. Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah daerah karena ini sudah sangat meresahkan masyarakat,” ujar Wandri kepada Tajukmaluku.com, Kamis (12/3/2026).
Ia menambahkan, warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata, baik melalui pembangunan tanggul penahan ombak maupun program penanganan jangka panjang untuk melindungi permukiman warga dari ancaman banjir rob.
Selain merendam rumah warga, banjir air laut juga berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari. Beberapa akses jalan desa tergenang sehingga menyulitkan mobilitas warga.
Masyarakat Desa Tumalehu Barat berharap Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dan Pemerintah Provinsi Maluku dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan serta segera menyiapkan solusi agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Hingga kini warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil berharap air segera surut dan ada langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar