Breaking News
light_mode

Siapkan Ekspedisi Pengabdian Masyarakat di Pulau Sjahrir, CDT Soroti Krisis Air Bersih

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • visibility 129
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Malteng,Tajukmaluku.com-Komunitas Cahaya Dari Timur (CDT) merintis langkah awal untuk pelaksanaan Ekspedisi Negeri Pengabdian Masyarakat (ENPM) Volume I di Pulau Sjahrir, RT 004, Negeri Administratif Selamon, Kecamatan Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Rencana ekspedisi ini diproyeksikan berlangsung pada Agustus 2025.

Dalam kunjungan resmi pada Selasa, 22 April 2025 lalu, rombongan CDT diterima langsung oleh Kepala Pemerintahan Negeri Administratif Selamon, Idzhar Amry. Dalam pertemuan tersebut, CDT mengajukan Pulau Sjahrir sebagai lokus kegiatan pengabdian berbasis sosial dan kemasyarakatan yang mencakup lima sektor prioritas: penyediaan air bersih, pendidikan kepulauan, pemberdayaan dan kesehatan.

Idzhar menyampaikan apresiasi atas inisiatif CDT. Menurutnya, kehadiran komunitas ini jadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan, terutama akses terhadap air bersih.

“Kami menyambut baik niat CDT. Permasalahan terbesar kami adalah air bersih. Selama ini warga hanya mengandalkan tadah hujan, air hujan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini sudah berlangsung” ujar Idzhar kepada CDT Comunity.

Direktur Cahaya Dari Timur Community, Rizki Kabakoran, menjelaskan bahwa pihaknya memilih Pulau Sjahrir bukan tanpa alasan. Menurutnya, pulau ini mencerminkan tantangan yang dialami banyak daerah terpencil di Maluku. Terisolasi, kurang akses, dan tertinggal dalam pembangunan dasar.

“ENPM ini dirancang sebagai ruang belajar bersama. Kami akan membawa tim lintas sektor untuk melakukan pengabdian langsung berbasis kebutuhan masyarakat. Fokus awal kami adalah air bersih dengan pendekatan teknologi ‘air langit’, yang memungkinkan pemanenan air hujan secara efisien dan higienis,” kata Rizki.

Rizki juga menambahkan bahwa program ini akan dilakukan secara partisipatif, dengan melibatkan warga setempat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Tujuannya bukan hanya menyelesaikan masalah sementara, tetapi menciptakan kemandirian dan keberlanjutan.

Ekspedisi ini ditargetkan berlangsung selama beberapa pekan pada Agustus 2025, dan akan melibatkan relawan yang terhimpun dari berbagai disiplin ilmu, serta tenaga medis yang difasilitasi langsung oleh CDT.

Pulau Sjahrir sendiri merupakan salah satu kawasan terluar di gugusan Kepulauan Banda yang belum tersentuh akses air bersih secara memadai. Selain masalah air bersih, wilayah ini juga menghadapi tantangan dalam hal pendidikan dan layanan kesehatan. Padahal Pulau Sjahrir juga menjadi spot wisata terbaik di Pulau Banda.

Dengan dimulainya proses pengajuan dan koordinasi ini, CDT berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Kementerian terkait, hingga pihak swasta.

“Ini adalah komitmen kemanusiaan. Kami ingin menunjukkan bahwa wilayah terpencil seperti Pulau Sjahrir juga berhak atas perhatian dan solusi nyata, apalagi pulau ini sering jadi spot wisata bagi para wisatawan domestik atau mancanegara,” tutup Rizki.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OKP CIPAYUNG PLUS MALUKU: “Kapolda Harus Angkat Bicara Terkait Keterlibatan Oknum Polisi Dalam Dugaan Suap Tambang Ilegal Gunung Botak”

    OKP CIPAYUNG PLUS MALUKU: “Kapolda Harus Angkat Bicara Terkait Keterlibatan Oknum Polisi Dalam Dugaan Suap Tambang Ilegal Gunung Botak”

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Sepekan sudah kasus dugaan suap yang dikenal dengan istilah ’86’ dalam penanganan kasus Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku meramaikan jagad media. Setelah beberapa nama oknum polisi yang muncul dipermukaan hingga mengundang para petinggi Polri turun tangan ke Maluku, pun belum ada titik terang, publik masih bertanya-tanya pangkal dari […]

  • Konfercab dan Diklatsar II Banser Ambon, Ansor Gaungkan Kemandirian Ekonomi Kader Lewat BUMA

    Konfercab dan Diklatsar II Banser Ambon, Ansor Gaungkan Kemandirian Ekonomi Kader Lewat BUMA

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gerakan Pemuda Ansor Kota Ambon menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) dan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke-II Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Aula Asrama Haji Waeheru. Kamis (1/8/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Merawat Tradisi, Membangun Kemandirian Kader Demi Kemajuan NKRI”. Acara pembukaan dihadiri berbagai unsur, diantaranya Asisten II Pemerintah Kota Ambon mewakili Wali Kota, Ketua KPU […]

  • Tingkatkan Bauran EBT hingga 2034, PLN Siap Jalankan RUPTL Terhijau Sepanjang Sejarah

    Tingkatkan Bauran EBT hingga 2034, PLN Siap Jalankan RUPTL Terhijau Sepanjang Sejarah

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) siap menjalankan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang resmi diluncurkan Pemerintah sebagai acuan strategis pembangunan sistem ketenagalistrikan nasional selama 10 tahun ke depan. Dalam dokumen strategis ini, total penambahan pembangkit listrik selama 1 dekade ke depan sebesar 69,5 gigawatt (GW) dengan porsi bauran energi baru terbarukan (EBT) mencapai 76% sekaligus […]

  • Kasus Pembunuhan di Hualoy, Keluarga Tak Puas Pelaku Hanya Dituntut 5 Tahun Penjara

    Kasus Pembunuhan di Hualoy, Keluarga Tak Puas Pelaku Hanya Dituntut 5 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Keluarga korban pembunuhan Abdul Aziz Manuputty meminta Pengadilan Negeri Daratan Hunipopu menghukum pelaku dengan hukuman makmisal. Opan Wakano mewakili keluarga korban menuturkan, saudaranya alm Abdul Aziz Manuputty meninggal dunia secara tragis di Desa Hualoy Kecamatan Amalatu, tepatnya di depan Masjid Zainal Abidin. Visum et Repertum No. 015/VER/PT/I/2025 dengan tegas juga menyatakan penyebab kematian alm Abd […]

  • Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

    Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Aceh,Tajukmaluku.com-Upaya pemulihan kelistrikan Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor terus dipercepat melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, TNI, Polri, dan PLN bergerak bersama memastikan penanganan darurat berjalan efektif agar layanan kelistrikan untuk masyarakat terdampak dapat segera pulih. Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menekankan bahwa distribusi bantuan logistik akan dikerahkan mengingat banyaknya wilayah yang […]

  • Bukan Hartini, Ternyata Erik Risakotta dan Haji Komar Pemilik Asli Sianida?

    Bukan Hartini, Ternyata Erik Risakotta dan Haji Komar Pemilik Asli Sianida?

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Haji Hartini, salah satu pengusaha kawakan di Mardika, Kota Ambon akhirnya buka suara terkait kepemilikan sebenarnya dari bahan kimia berbahaya berupa sianida yang tengah jadi polemik di tengah masyarakat saat ini. Hartini menegaskan bahwa dirinya bukanlah pemilik Sianida, melainkan salah satu oknum anggota polisi Erik Risakotta dan Haji Komar. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers […]

expand_less