Breaking News
light_mode

OKP CIPAYUNG PLUS MALUKU: “Kapolda Harus Angkat Bicara Terkait Keterlibatan Oknum Polisi Dalam Dugaan Suap Tambang Ilegal Gunung Botak”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
  • visibility 552
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com– Sepekan sudah kasus dugaan suap yang dikenal dengan istilah ’86’ dalam penanganan kasus Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku meramaikan jagad media. Setelah beberapa nama oknum polisi yang muncul dipermukaan hingga mengundang para petinggi Polri turun tangan ke Maluku, pun belum ada titik terang, publik masih bertanya-tanya pangkal dari kasus ini sampai dimana. Hal ini membuat para Pimpinan Cipayung Plus Maluku angkat bicara. Dalam rilisan yang diterima media ini. Selasa (11/02/2025). Mereka mendesak Kapolda Maluku untuk membuka hasil pemeriksaan atau penyelidikan terkait dugaan keterlibatan Irwasda Polda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol, dalam kasus dugaan ’86’ Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) Gunung Botak, Kabupaten Buru.

Ketua KAMMI Wilayah Maluku, Amin Fidmatan, mengatakan “Pihaknya selalu mengikuti perkembangan kasus ini, sejak awal proses selalu terbuka di publik, diketahui, kedatangan Tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Mabes Polri bahkan telah turun tangan, sejumlah saksi, termasuk tersangka B juga telah diperiksa. Namun, hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Polda Maluku, terkait status hukum Irwasda Polda Maluku dalam kasus ini

Padahal keterbukaan hasil pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memberikan rasa kepercayaan masyarakat atas kinerja Polda Maluku. “Publik selalu bertanya tanya, Apakah Irwasda sudah diperiksa atau belum, kemudian hasilnya seperti apa, ini yang tidak disampaikan pihak Polda ke publik,”. Tanya, Amin.

Lanjut, masyarakat berharap hasil penyelidikan dibuka karena mereka ingin tahu apakah betul atau tidak ada keterlibatan Irwasda Kombes Pol Martin Luther Hutagaol.

“Profesionalisme aparat kepolisian itu dilihat dari penanganan kasus yang melibatkan oknum anggota Polri itu sendiri,” Paparnya.

Sementara itu, Ketua PKC PMII Maluku M. Saleh Ohorella mengatakan sudah sepekan lebih pasca Tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Mabes Polri melakukan pemeriksaan hingga kini belum ada kejelasan dari Mabes Polri maupun Polda Maluku, PMII Maluku menegaskan kasus ini jangan ditutup-tutupi harus adanya transparansi sehingga kepercayaan publik terhadap Polri di Maluku tetap baik.

“Kami juga menduga adanya keterlibatan Kapolda Maluku yang saat ini dijabat oleh Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, sebab sebelum beliau menjabat tidak pernah adanya keterlibatan oknum Polri perihal tambang gunung botak. Bahkan sebelumnya Polda Maluku berhasil mengamankan berbagai kasus penyelundupan dan melarang adanya aktivitas ilegal di gunung botak.”. Ungkap, Ohorella

Ohorella menambahkan, “Kapolri juga perlu memeriksa dan evaluasi kinerja Kapolda Maluku perihal kasus penambangan ilegal gunung botak yang diduga melibatkan oknum Polri yakni Irwasda Polda Maluku tersebut. Ohorella menyayangkan pasca Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan menjabat sebagai Kapolda Maluku citra Polri di Maluku menurun, sebab hingga saat ini Polri belum menyelasikan masalah-masalah hukum di Maluku, dengan demikian menurut hemat saya beliau harus dicopot.” Tegasnya.

Dalam rilisan yang sama. Formature ketua Umum BADKO HMI MALUKU ‘’ Poyo Sohilauw, mengingatkan Polda Maluku soal ketidaktransparansi bukan hanya soal menutup-nutupi informasi, tetapi juga bentuk penghinaan terhadap akal sehat publik yang kini menuntut keadilan dan kejelasan. Ini bukan sekedar kasus hukum, tetapi juga ujian integritas bagi institusi kepolisian di mata masyarakat.

“Gunung botak bukan sekedar tumpukan emas, tetapi juga simbol bagaimana hukum diuji di tengah godaan kekuasaan dan uang. Jika Polri gagal menunjukan keberpihakan pada keadilan maka yang tertimbun bukan hanya emas, tetapi juga kepercayaan publik maluku yang semakin pudar terhadap Institusi Polri, Papar, Sohilauw

Masih dalam nada yang sama, Sekretaris DPD GMNI Maluku, Jhon Lenon Solissa juga mengecam keras keterlibatan Irwasda Polda Maluku dalam kasus dugaan 86 penambangan emas tanpa ijin (PETI) di gunung Botak Kabupaten Buru, Solissa juga menduga adanya keterlibatan Kapolres Pulau Buru “Sulastri Sukidjang” karena menurutnya kalau pimpinan ditingkatan atas terlibat maka sudah pasti bawahannya juga terlibat. Oleh karena itu, Alumni Fakultas hukum Unpatti itu meminta kepada Kapolda Maluku untuk menonaktifkan kedua Oknum tersebut dari jabatan yang di-emban tersebut guna memperlancar Proses penyelidikan yang saat ini tengah ditangani oleh Inspektorat Pengawasan Umum Mabes Polri.

Desakan itu juga muncul dari Kabid Hukum dan HAM DPD IMM Maluku, ia menyoroti dan mendesak KPK RI agar segera membentuk tim investigasi guna memeriksa LHKPN Kapolres Buru yang di duga belum melakukan pelaporan sejak di lantik pada tgl 19 februari 2024. Selain itu, ia juga meminta agar Kapolri mengevaluasi Kinerja Kapolda Maluku, Karena diduga melakukan pembiaran aktivitas tambang ilegal di gunung botak.

OKP Cipayung Plus Maluku mengingatkan jika sampai hari Senin 17 februari 2025 belum ada respon dari Kapolda Maluku, maka akan ada aksi demonstrasi besar-besaran.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagal Framing, Jais Ely Jadi Simbol Amburadulnya Birokrasi Maluku

    Gagal Framing, Jais Ely Jadi Simbol Amburadulnya Birokrasi Maluku

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Jais Ely, yang menyalahkan Efrita Trifena Lamerkabel dalam polemik Miss Youth Indonesia justru menjadi cermin birokrasi yang tidak empatik, miskin inisiatif, dan gagal membaca arah kepemimpinan. Polemik finalis Miss Youth Indonesia asal Maluku, Efrita Trifena Lamerkabel, membuka aib lama soal OPD yang hanya sibuk membangun citra, tapi abai pada […]

  • PLN UP3 Ambon Gerak Cepat Atasi Gangguan Listrik di Amahusu akibat Banjir dan Longsor

    PLN UP3 Ambon Gerak Cepat Atasi Gangguan Listrik di Amahusu akibat Banjir dan Longsor

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon bergerak cepat merespons gangguan kelistrikan yang terjadi di Desa Amahusu, Kota Ambon, akibat bencana banjir dan tanah longsor. Gangguan listrik tersebut terjadi sejak Senin pagi (22/7/2025) setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut, mengakibatkan tanah longsor dan […]

  • PLN UIW Maluku dan Maluku Utara Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang Idul Adha 1447 H

    PLN UIW Maluku dan Maluku Utara Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang Idul Adha 1447 H

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara terus memperkuat kesiapan operasional kelistrikan guna mendukung kenyamanan masyarakat selama momentum hari besar keagamaan. General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menyampaikan bahwa PLN telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga keandalan pasokan listrik […]

  • Demo Peningkatan Status Jalan Lingkar Ambalau, Begini Respon DPRD Maluku

    Demo Peningkatan Status Jalan Lingkar Ambalau, Begini Respon DPRD Maluku

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sejumlah massa aksi asal Ambalau, Kabupaten Bursel unjuk rasa di depan Kantor DPRD Maluku, Senin (11/8/2025). Mereka menuntut DPRD dapat menjembatani persoalan jalan lingkar di Ambalau yang hingga kini belum tuntas pengerjaannya. Bagi warga Ambalau, jalan lingkar bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan urat nadi yang menentukan masa depan pulau mereka. Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi […]

  • Resmikan Air Bersih, Rovik Siap Dukung Pembangunan Talaga Pangi

    Resmikan Air Bersih, Rovik Siap Dukung Pembangunan Talaga Pangi

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku, Rovik Akbar Afifudin meresmikan fasilitas air bersih di Talaga Pangi, sekaligus menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat setempat.  Hal itu disampaikan Rovik, saat mengunjungi Dusun Talaga Pangi, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, dalam rangka melakukan agenda reses masa persidangan III tahun 2026, Kamis […]

  • Motivasi Pemuda Asah Kemampuan Olahraga, Alhidayat Wajo Janjikan Bonus Juara Mini Soccer Cup

    Motivasi Pemuda Asah Kemampuan Olahraga, Alhidayat Wajo Janjikan Bonus Juara Mini Soccer Cup

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi PDI Perjuangan, Alhidayat Wajo, menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan olahraga di daerah dengan menjadi inisiator pelaksanaan Turnamen Mini Soccer Sahabat Muda CUP 2025 yang berlangsung di Negeri Kobi, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Alhidayat berjanji menyiapkan bonus khusus bagi tim yang berprestasi dalam turnamen. […]

expand_less