Breaking News
light_mode

IMM Maluku Kritik Pembangunan Bursel Era Tagop dan Safitri Malik Soulisa

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon, Tajukmaluku.com– Dewan Pengurus Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Maluku (DPD-IMM) berharap ada perubahan yang signifikan yang akan terjadi pasca terpilih pemimpin baru di Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Maluku.

Ketua DPD IMM Maluku, Bidang Politik dan Kebijakan Publik, M Saleh Souwakil menilai, Buru Selatan sejak mekar pada belasan tahun lalu hingga kini belum ada perubahan yang cukup berdampak ke masyarakat.

Beberapa hal yang menjadi sorotannya termasuk antara lain dari sektor pembangunan infrastruktur, pendidikan, ekonomi dan lain-lain yang ia nilai belum dirasakan dengan baik oleh masyarakat Bursel secara keseluruhan.

“Maka pada momentum Pilkada 27 November mendatang adalah momentum yang tepat untuk masyarakat memilih dan menentukan perubahan yang baik di kabupaten ini,” kata Saleh dalam keterangannya, Kamis (12/8/2024).

“Dilihat dari pusat ibu kota Namrole, yang  pembangunannya belum maksimal alias masih stagnan. Belum lagi di tingkat Kecamatan, dan semua Jalan Lingkar di beberapa Kecamatan masih terbengkalai,” sambung dia.

Akibatnya, lanjut dia, imbas pembangunan yang kurang memadai ini berdampak pada laju perputaran perekonomian di Buru Selatan yang sangat lambat dan tidak mengalami perubahan sedikitpun pada masa pemerintahan Safitri Malik Soulisa (SMS).

Terlebih lagi, masalah keterlambatan transportasi laut yang cukup meresahkan masyarakat Buru Selatan. Sehingga kami berharap dalam momentum Pilkada serentak 2024 pemilihan Bupati dan wakil Bupati Buru Selatan.

“Oleh sebab itu, masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya pada calon pemimpin yang bisa membawa perubahan di daerah yang bertajuk “Lolik Lalen Fedak Fena” ini,” jelasnya.

Disamping itu, pria karib disapa Bung Souwakil ini mengajak seluruh masyarakat agar terbuka dan mau menyadari sejarah kepemimpinan buru selatan sebelumnya.

“Mari kita belajar dari sejarah sebelumnya, hampir sudah empat (4) kali pergantian Bupati dan wakil Bupati. Tetapi Buru Selatan belum mengalami kemajuan yang signifikan ataupun merata. Bursel mempunyai enam Kecamatan, itu belum maksimal dibangun oleh Tagop Sudarsono Soulisa (TSS) hingga istrinya Safitri Malik Soulisa (SMS),” tuturnya.

Menurutnya, Safitri Malik Soulisa (SMS) hanya mementingkan kepentingan pribadi dan kelompoknya. Lebih dari itu, lanjut Souwakil, cara kepemimpinan SMS hanya untuk memuluskan syahwat politik, karena ingin berkuasa pada periode berikutnya.

“Kabupaten Bursel, mempunyai enam Kecamatan dan 81 desa. Tetapi bupati SMS gagal total membangun daerah itu. SMS hanya mengutamakan kepentingan politiknya tanpa memperdulikan daerah yang dipimpinnya selama satu periode itu,” tegasnya.*** Rl

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Sinergi Mitra Strategis, PLN UP3 Masohi Lakukan Penyalaan Gedung DPRD Malteng dengan Daya 555 kVA

    Tingkatkan Sinergi Mitra Strategis, PLN UP3 Masohi Lakukan Penyalaan Gedung DPRD Malteng dengan Daya 555 kVA

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Masohi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi berhasil energize atau melakukan penyalaan listrik ke Gedung DPRD Kabupaten Maluku Tengah dengan daya sebesar 555 kVA. Pencapaian ini menjadi tonggak penting, tidak hanya karena menyuplai listrik ke fasilitas kenegaraan, tetapi juga karena keberhasilan tim di […]

  • Gerak cepat ala Fachri, Birokrasi Tertib ala Amahoru.

    Gerak cepat ala Fachri, Birokrasi Tertib ala Amahoru.

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Tajukmaluku com-Di balik deretan visi pembangunan yang mulai mewarnai lanskap Seram Bagian Timur (SBT), ada fondasi yang menentukan keberlanjutan semua itu: disiplin birokrasi. Disiplin tak semata urusan administratif, melainkan jantung dari sistem tata kelola pemerintahan. Dalam konstelasi inilah, peran Ahmad Quadri Amahoru sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) diperhitungkan lebih dari sekadar jabatan struktural. Ia adalah penentu […]

  • Menteri Nusron Serahkan 1.029 Sertipikat Tanah Wakaf dan 3 SHM dalam ICOP 2026

    Menteri Nusron Serahkan 1.029 Sertipikat Tanah Wakaf dan 3 SHM dalam ICOP 2026

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan 1.029 sertipikat tanah wakaf dan 3 Sertipikat Hak Milik (SHM) untuk badan hukum keagamaan, dalam acara International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 dan Penyerahan Sertipikat Wakaf, yang diselenggarakan di Universitas Darunnajah, Jakarta, Sabtu (06/06/2026). Momen ini juga digunakan Menteri Nusron untuk mengajak para […]

  • Jika Gaji PPPK-PW SBT Hanya Rp250 Ribu, Masih Relevankah Pokir DPRD Dipertahankan?

    Jika Gaji PPPK-PW SBT Hanya Rp250 Ribu, Masih Relevankah Pokir DPRD Dipertahankan?

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pasca dilantiknya 3.132 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW) Kabupaten Seram Bagian Timur oleh Bupati Fachry Husni Alkatiri beberapa waktu lalu, euforia pengangkatan itu tak berlangsung lama. Suasana yang awalnya bahagia seketika berubah gaduh. Dikarenakan mata publik lebih menyorot soal skema gaji Rp250.000 per bulan, yang bakal mereka terima sesuai dengan dokumen perjanjian […]

  • Ini Pandangan Akademisi Soal Pengalihan Utang ke Pengelolaan Kawasan Konservasi di Banda

    Ini Pandangan Akademisi Soal Pengalihan Utang ke Pengelolaan Kawasan Konservasi di Banda

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Abdul Ajiz Siolimbona, Dosen Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun Ternate beberkan pandangannya terkait kebijakan pengalihan utang terhadap pengelolaan kawasan konservasi di Kecamatan Banda, Maluku Tengah. Dimana, sekitar 6,3 juta hektar kawasan konservasi terumbu karang di Banda tengah menjadi alat negosiasi Pemerintah Pusat untuk membayar sebagian utang dari total nilai […]

  • Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

    Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tanah Laut,Tajukmaluku.com-Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut mengoptimalkan peran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) sebagai forum kolaboratif dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan di Kabupaten Tanah Laut. GTRA ini menjadi sarana dukungan pemerintah daerah (Pemda) untuk membantu pemerintah pusat dalam penyelesaian […]

expand_less