Breaking News
light_mode

Sinyal Kuat dari Zulhas, PAN Disebut Siap Kawal RUU Daerah Kepulauan

  • account_circle Admin
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 12
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Dukungan terhadap pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan mulai menguat di tingkat elite politik nasional.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, disebut masih memiliki komitmen yang sama untuk mendorong lahirnya regulasi yang telah diperjuangkan daerah-daerah kepulauan selama lebih dari satu dekade.

Hal itu diungkapkan Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Bisri As Shiddiq Latuconsina, saat kunjungan reses di Ambon pekan lalu.

“Dalam pertemuan saya dan teman-teman DPD RI beberapa waktu lalu dengan Pak Ketum PAN yang juga Menko, Pak Zulhas menceritakan bahwa ketika menjabat Ketua MPR RI beliau ikut mendorong RUU Daerah Kepulauan. Sikap beliau sampai sekarang masih tetap sama,” kata Bisri.

Menurut Bisri, dukungan dari pimpinan partai politik menjadi faktor penting untuk mempercepat pembahasan dan pengesahan RUU Daerah Kepulauan di Senayan. Karena itu, pola perjuangan yang selama ini dijalankan perlu diubah dengan memperluas konsolidasi hingga ke tingkat pengambil keputusan di pusat.

Ia menilai perjuangan tersebut tidak bisa lagi hanya dibebankan kepada DPD RI atau pemerintah daerah. Akademisi, organisasi masyarakat sipil, aktivis, hingga pemerintah daerah harus membangun gerakan bersama untuk memperkuat dukungan politik terhadap regulasi tersebut.

“Berkaca pada pengalaman 15 tahun terakhir, perjuangan ini tidak boleh lagi eksklusif. Semua potensi masyarakat Maluku harus bersatu memenangkan RUU ini demi Indonesia yang lebih berkeadilan,” ujarnya.

Bisri menjelaskan, secara konstitusional kewenangan membentuk undang-undang berada di tangan DPR RI bersama pemerintah.

DPD RI hanya memiliki kewenangan mengusulkan dan ikut membahas. Karena itu, keputusan akhir tetap berada pada fraksi-fraksi partai politik di DPR RI.

“Ketum PAN sudah menyatakan sikapnya. Petinggi partai politik lainnya juga harus diajak dan dilibatkan. Kita harus mengubah pola konsolidasi, sebab yang memiliki kewenangan mengesahkan undang-undang adalah DPR RI,” katanya.

Lebih jauh, Bisri menegaskan bahwa substansi RUU Daerah Kepulauan jauh melampaui persoalan pembagian dana atau skema bagi hasil. Regulasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat kewenangan daerah kepulauan dalam mengelola sumber daya kelautan dan perikanan.

“Bagi saya bukan lagi soal bagi hasil karena itu kurang strategis. Yang harus kita dorong sekarang adalah pemberian kewenangan yang lebih besar kepada daerah-daerah kepulauan untuk mengelola sumber daya kelautan dan perikanan yang mereka miliki,” ujarnya.

RUU Daerah Kepulauan telah menjadi aspirasi sejumlah provinsi kepulauan, termasuk Maluku, selama bertahun-tahun.

Regulasi ini diharapkan menjadi instrumen untuk mengatasi ketimpangan pembangunan yang selama ini dialami daerah-daerah dengan karakter geografis kepulauan, sekaligus memberikan afirmasi kebijakan yang lebih sesuai dengan kondisi wilayah maritim Indonesia.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagal Framing, Jais Ely Jadi Simbol Amburadulnya Birokrasi Maluku

    Gagal Framing, Jais Ely Jadi Simbol Amburadulnya Birokrasi Maluku

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Jais Ely, yang menyalahkan Efrita Trifena Lamerkabel dalam polemik Miss Youth Indonesia justru menjadi cermin birokrasi yang tidak empatik, miskin inisiatif, dan gagal membaca arah kepemimpinan. Polemik finalis Miss Youth Indonesia asal Maluku, Efrita Trifena Lamerkabel, membuka aib lama soal OPD yang hanya sibuk membangun citra, tapi abai pada […]

  • Masih Siaga di Lokasi Longsor, Dinsos Maluku dan Tagana Kawal Warga Terdampak

    Masih Siaga di Lokasi Longsor, Dinsos Maluku dan Tagana Kawal Warga Terdampak

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Di tengah hujan yang belum juga reda, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Sosial Provinsi Maluku bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) masih siaga di lokasi longsor di kawasan BTN Gadihu Indah, Desa Batu Merah, Kota Ambon . Kehadiran tim di lapangan dipimpin langsung Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku, Affandi Hassanusi, sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap […]

  • Alhidayat Wajo Terima Laporan Soal Dugaan Ilegal Fishing Kapal Nelayan Asal Bitung di Perairan Laut Seram

    Alhidayat Wajo Terima Laporan Soal Dugaan Ilegal Fishing Kapal Nelayan Asal Bitung di Perairan Laut Seram

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo menerima laporan warga terkait dugaan aktivitas ilegal fishing oleh kapal nelayan asal Bitung di perairan laut Seram. Katanya, aksi tersebut sangat merugikan nelayan kecil setempat sehingga dirinya turut prihatin atas laporan yang diterima dari masyarakat nelayan. “Pencurian Ikan di Rompong Nelayan Pesisir Seram Utara dan SBT yang […]

  • Menuju Hari Besar Keagamaan, DPRD Maluku Minta Pertamina Antisipasi Kelangkaan Minyak Tanah

    Menuju Hari Besar Keagamaan, DPRD Maluku Minta Pertamina Antisipasi Kelangkaan Minyak Tanah

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku meminta PT Pertamina Patra Niaga untuk mengantisipasi potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah menjelang sejumlah perayaan hari besar keagamaan dalam waktu dekat. Menurutnya, secara umum kebutuhan rutin rumah tangga terhadap mitan tidak mengalami lonjakan signifikan. Namun saat perayaan keagamaan seperti Tahun Baru Imlek, bulan suci Ramadan, Idul Fitri hingga […]

  • Dinilai Gagal Paham Terapkan Pasal, Hermawan Makki Gugat Kapolda Maluku Soal Penangkapan Ilegal

    Dinilai Gagal Paham Terapkan Pasal, Hermawan Makki Gugat Kapolda Maluku Soal Penangkapan Ilegal

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tim kuasa hukum Hermawan Makki, alias Wawan, dari Lembaga Bantuan Hukum Damar Keadilan Rakyat (LBH DKR) mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Kepala Kepolisian Daerah Maluku (Kapolda Maluku). Gugatan ini terkait dengan penangkapan Hermawan Makki pada 20 Oktober 2024 oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku, yang kini berstatus tersangka dan ditahan di […]

  • Kepala BPJN Tegaskan Pentingnya Sinkronisasi Program Guna Percepat Pemerataan Infrastruktur di Maluku

    Kepala BPJN Tegaskan Pentingnya Sinkronisasi Program Guna Percepat Pemerataan Infrastruktur di Maluku

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Yana Astuti, menegaskan pentingnya sinkronisasi program pembangunan lintas sektor guna mempercepat pemerataan infrastruktur di Maluku. Lintas sektor dimaksud mulai dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, baik kabupaten/kota maupun provinsi. “Tadi kami menekankan pentingnya sinkronisasi program antara Pemerintah pusat dan Pemerintah daerah, agar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan […]

expand_less