Breaking News
light_mode

Gimik Pilkada Bursel, Pilih SELAMAT atau TAMAT !

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
  • visibility 248
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Yunasril La Galeb

Kontestasi pilkada semakin dekat, segala cara tentu dijalankan. Perhelatan lima tahunan kepala Daerah (pilkada) tentu kian memanas. Pelaksanaan pilkada terdiri atas Pemilihan Gubernur, Pemilihan Bupati dan Wali Kota, yang akan diselenggarakan secara serentak di beberapa daerah di Indonesia. Daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada tahun 2024 ini sebanyak 545 (lima ratus empat puluh lima). Akan ada 37 Provinsi untuk pemilihan Gubernur, 415 Kabupaten untuk pemilihan Bupati dan 93 kota untuk pemilihan Wali Kota. Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024 Jadwal dan tahapan telah ditetapkan oleh Komisi Pimilihan Umum, maka kita berharap pelaksanaan Pilkada serentak dapat berjalan lancar dan demokratis.

Berbicara pilkada memanglah menarik. Salah satunya ialah kontestasi Pikalda di Kab. Buru Selatan (bursel) atau daerah yang bertajuk Bumi Lolik Lalen Fedak Fena. Penulis asal aktivis muda bursel ini memprediksi akan banyak peristiwa hukum yang terjadi di setiap tahapan. Peristiwa hukum tersebut dapat masuk dalam ranah pidana, administrasi, tata usaha negara, etik, termasuk sampai berjalannya periodisasi kepemimpinan kepala daerah. Itulah sebabnya, pesan ini menjadi penting agar para kandidat serta konstituennya tidak melakukan pelanggaran, kejahatan bahkan tindakan yang tidak bermoral.

Secara literatur Pelanggaran dan kejahatan merupakan dua hal yang berbeda. Kejahatan sudah pasti merupakan pelanggaran. Namun pelanggaran belum tentu sebagai kejahatan. Pelanggaran adalah perilaku yang menyimpang untuk melakukan tindakan menurut kehendak sendiri, tanpa memperhatikan peraturan yang telah dibuat. Pelanggaran dilakukan terhadap perbuatan yang hanya dilarang oleh undang-undang, namun tidak memberikan efek yang berpengaruh secara langsung kepada orang lain, seperti tidak memakai masker, tidak memakai helm, tidak memasang kaca spion, tidak menggunakan sabuk pengaman dalam berkendara, dan lain sebagainya.

Selain pelanggaran dan kejahatan pemilu, instrumen yang lazim kita dengar maupun dapatkan dalam perhelatan pilkada, ialah politisasi dengan ancaman “PILIH SELAMAT ATAU TAMAT” hal ini sering digunakan para kandidat dan/atau petahana dalam setiap kontestasi khususnya di Bumi Lolik Lalen Fedak Fena. Penyelenggaraan demokrasi merupakan manifestasi kedaulatan rakyat, bukan kedaulatan pemerintah atau petahana. Maka hal ini tentu merupakan tanggungjawab generasi bahkan masyarakat secara luas dalam upaya memastikan proses demokrasi berjalan sebagaimana mestinya, agar siapun yang terpilih merupakan murni pilihan rakyat bedasarkan hati dan pikirannya, bukan atas tekanan dan intervensi dari pihak manapun.

Ketiga pasangan calon kepala daerah (Bursel) yang tampil dalam kontestasi Pilakda Tahun 2024 ini merupakan tokoh daerah bahkan tokoh nasional dengan berbagai latar belakang serta pengalaman berbeda. Tentunya, mereka diharapkan menjadi simbol daerah yang mengangkat kesejahteraan dan mencerdaskan rakyat, simbol hukum yang bersih dari KKN, simbol politik yang beradab dan menjadi pemimpin yang tampil netral, tegas, serta tidak berpihak dan hadir untuk semua golongan.

Kepemimpinan sendiri merupakan kemampuan untuk memengaruhi suatu kelompok menuju pencapaian sebuah visi atau tujuan yang ditetapkan. Tidak semua pemimpin adalah para manajer dan tidak semua manajer adalah para pemimpin. Dengan adanya hak-hak yang dimiliki oleh manajer, tidak menjamin mereka untuk dapat memimpin secara efektif. Ada banyak pendapat-pendapat ahli tentang teori kepemimpinan, akan tetapi penulis merangkum teori tersebut kurang lebihnya seperti di awal alinea. Seorang pemimpin perlu membuat perencanaan yang menyeluruh bagi organisasi atau daerahnya serta bagi dirinya sendiri, sebab ia selaku penanggung jawab tercapainya tujuan suatu organisasi atau suatu daerah.

Seorang kepala daerah senantiasa memandang ke depan dan mampu memprediksi apa yang akan terjadi, serta selalu waspada terhadap setiap kemungkinan. Hal ini memberikan jaminan bahwa jalannya proses pekerjaan ke arah yang dituju, akan dapat berlangsung terus menerus tanpa mengalami hambatan dan penyimpangan yang merugikan. Dia harus peka terhadap perkembangan situasi, baik di dalam maupun di luar daerah, sehingga mampu mendeteksi hambatan-hambatan yang muncul, “baik yang kecil maupun yang besar”.

Menurut penulis, kepala daerah harus memberi teladan baik dalam pemikiran, kata-kata, maupun tingkah laku sehari-hari yang menunjukkan bawahan serta rakyatnya sendiri. Sebagai contoh: tidak pernah mengingkari dan menyeleweng dari loyalitas dan peraturan perundang-undangan, sehinga dapat berjalan sebagaimana mestinya.. Banyak pemimpin yang menunda untuk melakukan pengambilan keputusan. Bahkan ada pemimpin yang kurang berani mengambil keputusan. Dalam setiap pengambilan keputusan selalu diperlukan kombinasi yang sebaik-baiknya dari perasaan, firasat atau intuisi, pengumpulan, pengolahan, penilaian dan interpretasi fakta-fakta secara rasional.

Seorang kepala daerah tentu senantiasa bersikap penuh perhatian terhadap bawahan dan rakyatnya. Ia Harus dapat memberi semangat, membesarkan hati, memengaruhi pemerintahannya agar rajin bekerja dan menunjukkan prestasi yang baik terhadap daerah yang dipimpinnya. Pemberian anugerah berupa ganjaran, hadiah, pujian atau ucapan terima kasih sangat diperlukan oleh bawahan atau masyarakatnya, sebab mereka merasa bahwa hasil jerih payahnya diperhatikan dan dihargai oleh pemimpinnya. Dia harus berani dan mampu mengambil tindakan terhadap bawahan yang menyeleweng, malas atau berbuat salah, sehingga merugikan daerah, dengan jalan memberi celaan, teguran, dan hukuman yang setimpal dengan kesalahannya.

“Pilkada sebagai ajang demokrasi adalah proses penentuan untuk melahirkan sosok pemimpin baru yang mampu mewujudkan perubahan, ini adalah kerinduan mendalam bagi setiap masyarakat yang mengharapkan perubahan”. Sebab seorang pemimpin suatu daerah layaknya lokomotif yang akan menarik gerbong pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan.

Di akui bahwa rezim pilkada telah berhasil melahirkan sejumlah kepala daerah yang dinilai mampu membawa perubahan bagi wilayah yang dipimpinnya. Namun tidak dengan daerah yang bertajuk Bumi Lolik lalen Fedak Fena ini sebab faktanya, kepala daerah hasil pilkada justru mengakhiri jabatannya di penjara. Sebutlah misalnya Mantan Bupati Busel Tagop S. Soulissa yang terjerat korupsi berkaitan dengan suap dan gratifikasi, hal ini tentu menjadi legacy buruk bagi daerah sekaligus mengindikasikan buruknya kualitas demokrasi kita. Sebab kontentasi Pilakda bursel kemarin telah melahirkan pemimpin yang buruk atau korup. Dan tentunya berimpek pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat bursel secara luas.

Dengan demikian Integritas dan kompetensi seorang calon kepala daerah tercermin dari rekam jejak yang natural dan spontan, bukan karena suatu pencitraan. Perilaku kepemimpinan yang jujur dan sederhana menjadi tolok ukur bagi rakyat untuk memberikan suara dengan harapan pemimpin yang terpilih bisa membuktikan janjinya. Keberhasilan meraih kepercayaan publik untuk memimpin daerah, seyogyanya dibarengi dengan kemauan belajar dan mengasah kompetensi kepemimpinan sebagai tugas utamanya membawa perubahan. Pemimpin yang mampu melakukan perubahan di tengah masyarakat akan tercatat sebagai sosok mumpuni dan layak mendapat kepercayaan yang lebih luas ditingkat nasional. Kecerdasan dan terobosan yang diciptakan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi generasi berikutnya dalam membangun daerah.

Memimpin dengan upaya melakukan perubahan bukanlah hal yang mudah, banyak risiko harus ditanggung. Apalagi jikai berhadapan dengan kemapanan dan kekuasaan yang sudah mengakar kuat pada periode sebelumnya. Rhenald Kasali dalam buku Change Leadership: Non-Finito, begitu gamblang menggambarkan tentang sosok pemimpin perubahan. Pemimpin perubahan (change leader) baginya adalah “Pemimpin yang bisa memperbaiki hidup kita, bangsa kita dan keturunan kita. Bukan menggunakan jabatannya untuk mengimpresi, pamer kekuasaan, apalagi mewariskan kerusakan”. Seorang Change Leader, kata Rhenald tidak pernah takut akan banyak risiko. Ia akan terus berjuang mewujudkan karya dan impiannya meski di depannya menghadang risiko besar.

Menurut penulis, menjadi seorang pemuda adalah kesempatan besar untuk turut serta ikut mewujudkan perubahan bagi daerah dan bangsanya, untuk mewujudkan perubahan tentu kita harus cerdas dan berani khususnya dalam mimilih pemimpin yang visioner dan tentu memiliki integritas serta rekam jejak yang baik dalam mewujudkan perubahan di Bumi Lolik Lalen Fedak Fena.

Sebelum menutup saya ingin mengutip apa yang telah disampaikan dalam hadits Bukhari dan Muslim : Rasulullah SAW menegaskan, “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang kepemimpinannya. Pemimpin negara yang berkuasa atas manusia adalah pemimpin dan ia akan ditanya tentang kepemimpinannya”. Oleha karnanya menurut penulis kukuasaan yang di dapatkan atau diambil dengan cara yang tidak benar, tentu ia akang mengunakan kekuasaannya untuk hal-hal yang tidak benar pula.

Kita berharap kontestasi Pilkada Bursel tahun 2024 ini menjadi ajang kontestasi kebaikan dan dapat membawa berkah bagi masyarakat dengan terpilihnya kepala daerah yang pro rakyat, visioner, dan demokratis. Memimpin perubahan dalam makna yang seluas-luasnya bagi kehidupan masyarakat, bukan malah membawa musibah bagi daerah dengan menambah deretan kepala daerah korupsi di Indonesia.

Penulis adalah Aktivis Bursel

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN ULP Piru Gandeng Kejari SBB Perkuat Keandalan Listrik dan Perlindungan Aset Negara

    PLN ULP Piru Gandeng Kejari SBB Perkuat Keandalan Listrik dan Perlindungan Aset Negara

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja PLN ULP Piru ke Kantor Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat, dalam rangka mempererat koordinasi dan sinergi lintas lembaga di wilayah Kabupaten Seram […]

  • Wabup Buru Selatan Dukung Pelaksanaan Rakor Awal GTRA untuk Percepat Reforma Agraria

    Wabup Buru Selatan Dukung Pelaksanaan Rakor Awal GTRA untuk Percepat Reforma Agraria

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson Eliaser Selsily menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Buru Selatan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program Reforma Agraria di daerah. Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan di ruang kerja Wakil Bupati, Senin […]

  • Cipayung Plus Maluku Desak Kementerian ESDM Pastikan Jabatan Strategis bagi Anak Daerah di Blok Masela

    Cipayung Plus Maluku Desak Kementerian ESDM Pastikan Jabatan Strategis bagi Anak Daerah di Blok Masela

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) didesak untuk memastikan posisi strategis bagi anak daerah khususnya putra dan putri Kepulauan Tanimbar dalam beroperasinya Blok Masela. Hal itu disampaikan Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Wilayah Maluku, Alfian Hulishulis, Senin (25/8/2025). Menurutnya, Blok Masela di Kepulauan Tanimbar adalah salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai […]

  • Rp87 M Dana Desa Sudah Dicairkan ke Maluku Tengah, 45 Desa Terima Lebih dari Rp1 Miliar

    Rp87 M Dana Desa Sudah Dicairkan ke Maluku Tengah, 45 Desa Terima Lebih dari Rp1 Miliar

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Malteng,Tajukmaluku.com-Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia mencatat, hingga Juni 2025, total Dana Desa yang telah dicairkan untuk Kabupaten Maluku Tengah mencapai Rp87,54 miliar atau setara 52,08 persen dari total pagu Dana Desa tahun ini yang sebesar Rp168,09 miliar. Dana tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk mempercepat pembangunan wilayah […]

  • GM PLN UIW MMU Site Visit ke PT WLI Site Pasahari di Maluku Tengah

    GM PLN UIW MMU Site Visit ke PT WLI Site Pasahari di Maluku Tengah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Masohi,Tajukmaluku.com-General Manager PT PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko melakukan site visit ke PT WLI Site Pasahari, Maluku Tengah. Disela-sela kegiatan, Noer Soeratmoko, menyampaikan bahwa PLN siap mendukung kebutuhan kelistrikan sektor industri sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan investasi di Maluku. “PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, […]

  • PPP Maluku Solid, Deklarasi Dukung Agus Suparmanto–Gus Taj Yasin Maimoein di Muktamar X

    PPP Maluku Solid, Deklarasi Dukung Agus Suparmanto–Gus Taj Yasin Maimoein di Muktamar X

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Maluku bersama seluruh DPC dan badan otonom partai menyatakan sikap politiknya jelang Muktamar X PPP tahun 2025 yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 27-29 September mendatang. Maluku tegas mendukung pasangan H. Agus Suparmanto sebagai calon Ketua Umum dan Gus Taj Yasin Maimoein sebagai Sekjen DPP PPP […]

expand_less