Breaking News
light_mode

PENGADILAN NEGERI KOTA BEKASI DI DUGA MASUK ANGIN

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
  • visibility 135
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com– Pengadilan negeri kota Bekasi tak kunjung menjalankan Eksekusi lanjutan Dana Ratusan Miliar Tak Kunjung Dikembalikan, Ratusan Korban EDCCash Gelar Unjuk Rasa di PN BEKASI.

Sejumlah nasabah mewakili ratusan orang yang menjadi korban  investasi bodong EDCCash menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan negeri Bekasi, pada Senin (21/10/2024). 

Massa yang mengenakan kaos putih tersebut, sudah berkumpul di kantor PN BEKASI. Dengan membawa spanduk berisikan tuntutan, mereka meminta agar segera hak-hak mereka bisa di kembalikan.

Korban investasi bodong dengan nama dagang EDCCash menggelar aksi protes meminta pengembalian dana mereka yang nominalnya mencapai Ratusan miliar rupiah di depan kantor pengadilan Negeri Bekasi, massa yang mengenakan kaos putih sudah berkumpul di kantor Pengadilan negeri Bekasi dan membentangkan poster. Salah satu nasabah EDCCash Pak Iwan mengaku, kedatangannya untuk meminta PN Bekasi untuk melaksanakan putusan banding yang di menangkan oleh para korban, Pasalnya tidak ada kejelasan dari PN Bekasi.

Pak Iwan menerangkan, ada kawannya yang ikut berinvestasi mengalami kelumpuhan karena memikirkan nasib uang ratusan juta rupiah yang tak kunjung jelas.

“Bahkan sampai ada yang meninggal dunia karena hingga saat ini nasib uang mereka tidak pernah kembali, belum jelas nasibnya,” kata Iwan di lokasi.

Dalam melakukan aksinya mereka berorasi supaya aset Abdurahman Yusuf yang dipergunakan sebagai barang bukti dalam pemeriksaan perkara TPPU dapat dikembalikan kepada para korban yang memiliki putusan kerugian dan terdapat penetapan sita eksekusinya.

Salah satu spanduk yang dibawa korban EDCCash ini, bertuliskan “Berikan Hak korban bukan segelintir orang”. para korban yang menggelar unjuk rasa merasa tidak dianggap sebagai korban yang harus di perjuangkan haknya.

Selain itu mereka juga membawa berbagai spanduk dengan ukuran dan tulisan yang berbeda, mengungkapkan kekecewaanya atas putusan pengadilan yang sampai hari ini belum ada kabar baiknya.

Bahkan Salah satu perwakilan korban yang berorasi  , Babe, menuntut agar PN Bekasi harus melaksanakan putusan banding yang sudah memenangkan para korban agar segera terealisasi. Tutupnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Praktisi Hukum: Ada Upaya Pembunuhan Karakter Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Maluku

    Praktisi Hukum: Ada Upaya Pembunuhan Karakter Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Maluku

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– S. Hamid Fakaubun, SH.,MH salah satu praktisi hukum dan pegiat isu korupsi di Maluku menduga adanya upaya pembunuhan karakter terhadap Ibu Anisa Murad selaku Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, dengan banyaknya opini liar, pesan buzzer yang masif serta pemberitaan media yang terkesan pesanan. Dugaan korupsi yang dilayangkan kepada Kabid SMK Dinas Pendidikan Maluku […]

  • Buka Tsaqofah I GPI Kota Ambon, Ini Pesan Wali Kota soal Revitalisasi Pemuda Islam

    Buka Tsaqofah I GPI Kota Ambon, Ini Pesan Wali Kota soal Revitalisasi Pemuda Islam

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kota Ambon menggelar kegiatan Tsaqofah I – Pelatihan Dasar Kepemimpinan Tingkat I, sebuah forum pembinaan kader muda yang bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan dan komitmen kebangsaan pemuda Islam di daerah. Kegiatan yang berlangsung di BPSDM Provinsi Maluku itu resmi dibuka oleh Wali Kota Ambon melalui Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Aparatur […]

  • Inovasi SuperSUN di SD Negeri 81 Halmahera Selatan Bukti PLN UP3 Sofifi Wujudkan Komitmen Pendidikan dan Energi Berkelanjutan

    Inovasi SuperSUN di SD Negeri 81 Halmahera Selatan Bukti PLN UP3 Sofifi Wujudkan Komitmen Pendidikan dan Energi Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Halsel,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pemerataan akses energi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut terimplementasi melalui program inovatif SuperSUN (Super Solar for School Utility & Network), yang kini telah hadir di […]

  • Fransiane Puttileihalat Poros Baru Figur Birokrat Menuju Kursi Bupati SBB

    Fransiane Puttileihalat Poros Baru Figur Birokrat Menuju Kursi Bupati SBB

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com– Nama Fransiane Puttileihalat siapa yang tidak mengenal sosok yang satu ini di Kabupaten SBB, perempuan karir yang cerdas, penuh senyuman dan santun itu tidak lagi asing bagi masyarakat SBB, nama besarnya sudah tentu familier baik itu pada kalangan politisi, Akademisi, hingga birokrasi mengapa demikian sebab sebagian dari hidupnya telah mengabdikan untuk mengabdi diberbagai […]

  • Hentikan Pencarian Korban Hilang di Binaiya, RUMMI Desak BPK Periksa Kepala Balai TN Manusela

    Hentikan Pencarian Korban Hilang di Binaiya, RUMMI Desak BPK Periksa Kepala Balai TN Manusela

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Rumah Muda Anti Korupsi (RUMMI) Maluku meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengaudit penggunaan anggaran Balai Taman Nasional Manusela.Ini disampaikan menyusul penghentian pencarian Firdaus Ahmad Fauzi (27), pendaki asal Bogor yang hilang di Gunung Binaiya, Maluku Tengah.Pasalnya, penghentian itu dinilai prematur dan tidak akuntabel. “Ini bukan cuma soal medan atau cuaca. Ini soal tanggung jawab […]

  • Reses di SBB, Marasabessy Sesalkan Alih Fungsi Puskesmas Rumahkay jadi Polsek Amalatu

    Reses di SBB, Marasabessy Sesalkan Alih Fungsi Puskesmas Rumahkay jadi Polsek Amalatu

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Komisi I, Ismail Marasabessy, menyoroti sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), khususnya di Kecamatan Amalatu dan Kairatu saat reses. Dalam kunjungannya ke Negeri Rumahkay dan desa-desa sekitar seperti Latu dan Hualoi, Marasabessy menemukan adanya masalah terkait alih fungsi penggunaan fasilitas pelayanan kesehatan di Rumahkay. Salah […]

expand_less