Breaking News
light_mode

GMPI Maluku meminta Komisi I DPRD Ambon Cabut Izin Operasi Ekspedisi SPX Ambon

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
  • visibility 225
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Layanan ekspedisi SPX di Kota Ambon menuai sorotan tajam dari masyarakat akibat kualitas pelayanan yang dianggap merugikan konsumen. Wakil Ketua Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Provinsi Maluku, Faisal Marasabessy mendesak Komisi I DPRD Kota Ambon untuk mencabut izin operasi SPX di wilayah tersebut.

“Pelayanan SPX Ambon sangat tidak memuaskan dan merugikan masyarakat. Salah satu contoh pada SPX Baguala. Hak-hak konsumen, seperti kenyamanan, keamanan, dan mendapatkan infomasi yang benar, jelas, dan jujur, diabaikan. Padahal, hak-hak tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” tegas Marasabessy.

Hal ini diperkuat dengan berbagai ulasan negatif dari pengguna layanan SPX di Ambon. Beberapa konsumen mengeluhkan keterlambatan pengiriman, barang rusak saat diterima, hingga kehilangan barang di ekspedisi, serta respons dari pekerja layanan yang lambat. Salah satu pengguna menulis, “Beta paket terlambat lebih dari seminggu seng ada kejelasan dari pihak SPX. Sangat mengecewakan.”

Ia juga menyoroti hak konsumen lainnya yang dilanggar, termasuk hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur, serta hak untuk didengar keluhannya. “Ini adalah persoalan serius. DPRD Kota Ambon, khususnya Komisi I, harus segera mengambil tindakan tegas. Izin operasi SPX di Kota Ambon harus dicabut untuk memberikan efek jera dan melindungi konsumen,”Tambahnya

Foto: Antrian Di gudang SPx Baguala Ambon

Keluhan terhadap SPX telah banyak diungkapkan melalui berbagai platform digital, salah satunya di Google Review untuk cabang Baguala, Ambon. Beberapa ulasan konsumen mencerminkan pengalaman buruk yang berulang:

-“Beta paket tertahan di gudang selama dua minggu tanpa ada informasi yang jelas. Beta coba menghubungi layanan pelanggan, responsnya sangat lambat,” tulis seorang pengguna.

-“Beta barang sampai dalam kondisi rusak, padahal jelas-jelas ada stiker fragile. Kurir juga seng respon. Sangat mengecewakan,” ujar pengguna lainnya.

-“Setiap kali ada pengiriman, beta harus menelepon berkali-kali untuk meminta kejelasan dari kurir. Pelayanan seperti ini sangat merugikan pelanggan, kalu seng bisa kerja, tutup saja” tambah konsumen lainnya.

Banyak pengguna juga mengeluhkan minimnya transparansi dari pihak SPX, terutama dalam menangani keterlambatan pengiriman dan kehilangan barang.

Marasabessy menegaskan bahwa pemerintah, melalui DPRD Kota Ambon, memiliki kewajiban untuk melindungi masyarakat dari praktik bisnis yang merugikan. “Komisi I DPRD Kota Ambon harus bertindak cepat. Ketidakbecusan SPX ini tidak hanya merugikan masyarakat tetapi juga mencoreng citra Kota Ambon sebagai kota yang ramah dan profesional dalam layanan publik,” tegasnya.

Komisi I DPRD, yang membidangi perizinan dan pengawasan usaha, memiliki kewenangan untuk melakukan evaluasi terhadap izin operasi perusahaan. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus sampaikan keluhan mereka melalui jalur hukum dan media agar masalah ini mendapat perhatian serius.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadhan, Ketimpangan  dan Krisis Sosial

    Ramadhan, Ketimpangan  dan Krisis Sosial

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini wajah kapitalisme semakin memperlihatkan karakternya yang semakin serakah. Hampir semua ruang kehidupan manusia dikendalikan oleh norma-norma ekonomi dan sosial. Termasuk ruang religiutas manusia. Ibadah Puasa yang sebentar lagi menghampiri umat jagat ini, juga tidak terhindarkan dari kapitalisasi yang ekstrim yang dipelopori oleh industri media. Semua menawarkan pesona dan keindahan puasa dengan dibarengi pola […]

  • Retribusi PDAM Ambon Dinilai Tak Masuk Akal Jika Air Masih Bermasalah

    Retribusi PDAM Ambon Dinilai Tak Masuk Akal Jika Air Masih Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerhati isu sosial politik Maluku, Ardiman Kelihu, menilai pernyataan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena soal kewajiban retribusi air bersih tidak bisa dilepaskan dari kualitas layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang hingga kini masih bermasalah. Ardiman menegaskan, kebijakan retribusi sah secara aturan. Namun, kewajiban membayar harus sejalan dengan tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan layanan air […]

  • Pj Kades Waeperang Pecat Massal Perangkat Desa, Diduga Bermotif Balas Dendam Politik

    Pj Kades Waeperang Pecat Massal Perangkat Desa, Diduga Bermotif Balas Dendam Politik

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Buru,Tajukmaluku.com-Kekuasaan tampaknya terlalu dini mengubah haluan akal sehat Abukasim Umanailo. Baru beberapa waktu menjabat sebagai Penjabat Kepala Desa Waeperang, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru, Abukasim langsung memicu kegaduhan publik dan stabilitas desa dengan tindakan kontroversialnya. Memecat seluruh perangkat pemerintah desa. Enam tenaga Posyandu, empat petugas Linmas, seluruh Ketua RT dan RW, sekretaris desa, hingga staf admnistrasi […]

  • Dilaunching Menag, Kemenag Maluku Ikut Tanam 1 Juta Pohon Matoa Peringati Hari Bumi 2025

    Dilaunching Menag, Kemenag Maluku Ikut Tanam 1 Juta Pohon Matoa Peringati Hari Bumi 2025

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku ikut berpartisipasi dalam Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa untuk menyemarakkan Hari Bumi ke-55 yang diperingati pada 22 April 2025 hari ini. Setelah dilaunching oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., bersama para pimpinan lembaga […]

  • Pitoyo Cs Diduga Alihkan Distribusi Sianida Ke Dua Lokasi Tambang Baru di Pulau Buru

    Pitoyo Cs Diduga Alihkan Distribusi Sianida Ke Dua Lokasi Tambang Baru di Pulau Buru

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Aktivitas tambang emas ilegal di Pulau Buru belum sepenuhnya berhenti. Setelah perhatian publik dan aparat terkonsentrasi di Gunung Botak, pola distribusi tambang berpindah arah, menyebar ke titik-titik yang lebih senyap. Di antaranya, Desa Wapsalit dan Batu Boi. Kedua lokasi ini disebut-sebut mulai menjadi episentrum peredaman material emas, dengan pola kerja dan jaringan pasokan bahan kimia […]

  • Kenalkan Energi Terbarukan Sejak Dini, PLN UIW MMU Gelar Edukasi di SMA Negeri 1 Tual

    Kenalkan Energi Terbarukan Sejak Dini, PLN UIW MMU Gelar Edukasi di SMA Negeri 1 Tual

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual menggelar kegiatan berbagi pengetahuan di SMA Negeri 1 Kota Tual. Senin (2/2/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Mengenal Energi Baru Terbarukan untuk Masa Depan yang Berkelanjutan” ini diikuti secara antusias oleh puluhan siswa dan guru. Program edukasi tersebut merupakan […]

expand_less