Breaking News
light_mode

Krisis Akses Kesehatan, Masyarakat Pulau Watubela SBT Minta Puskesmas Pembantu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
  • visibility 630
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Masyarakat Pulau Watubela, Kabupaten Seram Bagian Timur, mendesak pemerintah setempat untuk segera membangun Puskesmas Pembantu (Pustu) guna mengatasi kendala akses layanan kesehatan yang selama ini menghantui mereka. Permintaan ini muncul setelah insiden tragis yang menewaskan dua anak akibat keterlambatan penanganan medis, memperlihatkan betapa rentannya kondisi kesehatan di pulau terpencil ini.

Selama ini, warga Watubela harus menempuh perjalanan laut yang berisiko menuju ibukota Kecamatan untuk mendapatkan layanan kesehatan di Puskesmas Tamher Timur. Namun, cuaca buruk yang sering melanda kawasan ini, seperti angin kencang dan gelombang tinggi, kerap menghambat upaya penyelamatan, terutama dalam situasi darurat.

Insiden terbaru terjadi di Desa Lahema, di mana tiga anak tertimpa reruntuhan rumah yang roboh. Dua anak meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka berat. Sayangnya, korban tidak dapat segera mendapatkan pertolongan medis karena cuaca buruk yang menghalangi akses menuju Puskesmas.

“Cuaca buruk membuat kami tidak bisa menyeberang ke Kecamatan untuk mendapatkan pertolongan medis. Anak-anak itu seharusnya bisa diselamatkan jika ada fasilitas kesehatan di sini,” ujar Faris Keltubuk, salah satu warga Desa Lahema, dengan nada prihatin.

Keltubuk menambahkan bahwa keterlambatan penanganan medis akibat minimnya akses kesehatan sudah menjadi masalah kronis di Pulau Watubela. Menurutnya, keberadaan Puskesmas Pembantu di pulau ini bukan hanya kebutuhan, melainkan solusi untuk mencegah korban jiwa lebih lanjut.

“Kami butuh Pustu secepatnya. Jangan sampai harus ada korban lagi baru ada tindakan,” tegas Keltubuk.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan SBT, Provinsi segera menindaklanjuti ini. Mereka menegaskan bahwa pembangunan Puskesmas Pembantu bukan hanya tentang ketersediaan fasilitas kesehatan, tetapi juga tentang keselamatan dan kesejahteraan warga yang selama ini terabaikan.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Sosok Pitoyo, Diduga Penyeludup Sianida Ke Buru

    Ini Sosok Pitoyo, Diduga Penyeludup Sianida Ke Buru

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Nama Pitoyo santer dibincangkan usai kabar dirinya akan menyeludupkan 350 kaleng berisi sianida ke Pulau Buru untuk diperdagangkan kepada para pemilik tambang emas ilegal. Pria pemilik nama asli Pitoyo Suwanto ini ternyata bukan pengusaha kaleng-kaleng, modalnya memang sangat besar untuk mendatangkan zat kimia berbahaya yang punya nilai tinggi itu. Dari penulusaran redaksi, Suwanto merupakan lulusan […]

  • DPRD Nilai Pengelolaan Pariwisata Maluku Gagal, PAD Hanya Serap Rp300 Juta

    DPRD Nilai Pengelolaan Pariwisata Maluku Gagal, PAD Hanya Serap Rp300 Juta

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi IV DPRD Provinsi Maluku menilai pengelolaan sektor pariwisata oleh Dinas Pariwisata Provinsi belum memberikan dampak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat. Minimnya inovasi dan gagalnya menjalin kemitraan dengan pihak ketiga menjadi catatan penting dalam rapat bersama OPD mitra, Selasa (8/7/2025). Wakil Ketua Komisi IV, Dali Syarifudin, menilai potensi wisata […]

  • Gerak Cepat PLN UIW MMU Atasi Dampak Pohon Tumbang  Akibat Cuaca Ekstrem di OSM-Ambon

    Gerak Cepat PLN UIW MMU Atasi Dampak Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di OSM-Ambon

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) gerak cepat mengatasi dampak pohon tumbang di Jalan NN. Saar Sopacua, Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (17/12/2024). Diketahui peristiwa pohon tumbang terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 04.45 WIT. Pohon tumbang terjadi seiring dengan hujan deras yang mengguyur Kota Ambon dalam intensitas tinggi sejak […]

  • PPIH Kloter 24 UPG Gelar Bimbingan Manasik dan Penguatan Spiritual Jelang Armuzna

    PPIH Kloter 24 UPG Gelar Bimbingan Manasik dan Penguatan Spiritual Jelang Armuzna

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter 24 Embarkasi Ujung Pandang (UPG) Asal Maluku menggelar kegiatan Bimbingan Manasik dan Penguatan Spiritual bagi jamaah haji pada Rabu malam (21/5/2025) pukul 20.00 WAS. Selama di hotel, para jamaah secara rutin memperoleh bimbingan manasik haji agar lebih memahami teknis […]

  • Kurun Waktu 3 Tahun, Kabinda Maluku Aktif Cegah Konflik

    Kurun Waktu 3 Tahun, Kabinda Maluku Aktif Cegah Konflik

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kritik terhadap kinerja Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Maluku terkesan parsial, tendensius dan tidak memiliki dalil yang mendesar. Wakil Ketua DPD KNPI Maluku, Faisal Marasabessy menilai, tuduhan kepada kerja-kerja Kabinda tidak berdiri di atas pijakan analisis yang kuat, dan justru cenderung mengabaikan kompleksitas dinamika keamanan di Maluku. “Kritik sah dalam demokrasi. Tapi menuding Kabinda […]

  • Situasi Global Kian Tak Menentu, Engelina Pattiasina Ingatkan Warga Maluku Perkuat Pangan Lokal

    Situasi Global Kian Tak Menentu, Engelina Pattiasina Ingatkan Warga Maluku Perkuat Pangan Lokal

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Tokoh senior Maluku, Dipl.-Oek. Engelina Pattiasina mengingatkan agar Maluku dan berbagai wilayah di Kawasan timur memperkuat pangan lokal. Hal itu untuk mengantisipasi situasi global yang tidak menentu dan sangat berisiko menuju Perang Dunia III. “Perkembangan dunia sangat mengkhawatirkan seolah hanya dihadapkan kepada dua pilihan perang atau diplomasi. Idealnya memang diplomasi, tetapi sangat disayangkan karena kepercayaan […]

expand_less