Breaking News
light_mode

DPRD Nilai Pengelolaan Pariwisata Maluku Gagal, PAD Hanya Serap Rp300 Juta

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • visibility 389
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi IV DPRD Provinsi Maluku menilai pengelolaan sektor pariwisata oleh Dinas Pariwisata Provinsi belum memberikan dampak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat. Minimnya inovasi dan gagalnya menjalin kemitraan dengan pihak ketiga menjadi catatan penting dalam rapat bersama OPD mitra, Selasa (8/7/2025).

Wakil Ketua Komisi IV, Dali Syarifudin, menilai potensi wisata Maluku tak tergarap maksimal, meskipun secara geografis, alam Maluku menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan.

“Kalau Papua itu disebut surga yang jatuh ke bumi, maka serpihannya ada di Maluku. Tapi sayangnya, pengelolaan pariwisata masih minim. Sampai hari ini, hanya tiga destinasi yang aktif dikelola, salah satunya Pantai Liang,” sindir Dali.

Dali juga menyoroti kepemimpinan Kepala Dinas Pariwisata, Jais Ely, yang dinilai tidak mampu menggandeng pihak ketiga dalam pengembangan sektor pariwisata. Menurutnya, pola kemitraan dengan investor atau swasta seharusnya menjadi prioritas agar pengelolaan sektor ini berdampak nyata terhadap PAD.

“Langkah yang mesti dilakukan Kadis dan jajaran Dispar adalah gandeng pihak ke III untuk kerja sama pada sektor pariwisata agar bisa memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya

Ia mencontohkan model kerja sama retribusi atau bagi hasil operasional tanpa perlu investasi langsung dari pemerintah sebagai langkah strategis yang bisa diterapkan. Sayangnya, hingga kini Dispar dianggap terlalu fokus mengelola aset lama tanpa membuka skema baru dengan mitra strategis.

“Tidak harus semua dibangun oleh pemerintah. Kita bisa gandeng investor, daerah tinggal mendukung perizinan dan promosi, lalu dapat bagi hasil dari operasional,” tegasnya.

Komisi IV juga menyorot pengelolaan Pantai Liang. Pemerintah Provinsi disebut telah membebaskan lahan senilai lebih dari Rp10 miliar, namun pendapatannya hanya Rp300 juta per tahun. Menurut Dali, angka ini terlalu kecil dan mencerminkan lemahnya tata kelola.

“Nilai investasi tidak sebanding dengan pemasukan. Perlu evaluasi total agar destinasi yang sudah ada bisa dimaksimalkan,” tutupnya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benhur Watubun Imbau Warga Jaga Kedamaian Buntut Bentrokan Tulehu – Tial

    Benhur Watubun Imbau Warga Jaga Kedamaian Buntut Bentrokan Tulehu – Tial

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun mengimbau seluruh warga untuk dapat menjaga kedamaian. Hal ini disampaikan buntut insiden bentrokan yang terjadi antar pemuda dari Desa Tulehu dan Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. “Kami mengimbau agar seluruh warga bisa menjaga kedamaian,” kata Benhur, Selasa (1/4/2025). Dia juga berharap agar kedua belah pihak bisa tetap tenang […]

  • International Women’s Day 2025: Aksi Bisu, dan Duka Perempuan

    International Women’s Day 2025: Aksi Bisu, dan Duka Perempuan

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– “Indonesia boleh gelap tapi perempuan adalah cahaya yang tidak akan padam“. Demikian sorak perlawanan yang digaungkan para perempuan Maluku dalam Aksi Bisu memperingati International Women’s Day (IWD) di Bundaran Poka, Kota Ambon (10/3/2025). Gerakan aktivis perempuan yang diprakarsai oleh Korps HMI-Wati (Kohati) Komisariat Polnam, Kohati Komisariat Ekonomi dan Bisnis Unpatti, Bidang Pemberdayaan Perempuan HMI […]

  • Kakek Pelka: Penjaga Amanah dan Panji Hijau PPP di Desa Kabauw

    Kakek Pelka: Penjaga Amanah dan Panji Hijau PPP di Desa Kabauw

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tumbuh dalam keluarga yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, Pelemesen Karepesina atau sering dikenal dengan kakek Pelka, menghabiskan separuh hidupnya di Desa Kabauw, Kecamatan P.Haruku, Maluku Tengah. Desa kecil yang jauh dari hiruk pikuk kota ini tak menyulut semangat dan loyalitasnya kepada Partai Persatuan Pembangunan (PPP), meski sudah di penghujung senja. Bagi beliau, Desa ini adalah […]

  • Hati-Hati, Presiden Prabowo Peringatkan Jenderal Yang Terlibat Tambang Ilegal Akan Ditindak

    Hati-Hati, Presiden Prabowo Peringatkan Jenderal Yang Terlibat Tambang Ilegal Akan Ditindak

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Presiden Prabowo Subianto lontarkan peringatan keras kepada para Jenderal di tubuh TNI-POLRI. Hal itu dijelaskan dalam pidato kenegaraan perdananya di Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR-DPD, Jumat (15/8/2025). Ia menegaskan tak akan memberi ruang bagi jenderal TNI, polisi, maupun mantan perwira tinggi yang terlibat tambang ilegal. “Saya beri peringatan! Apakah ada orang-orang besar, orang-orang […]

  • PLN UIW MMU Dukung Banda Heritage Festival 2025, Majukan Pariwisata dan Budaya Maluku

    PLN UIW MMU Dukung Banda Heritage Festival 2025, Majukan Pariwisata dan Budaya Maluku

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Banda,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Banda Heritage Festival 2025, sebuah perhelatan budaya nasional yang memperkenalkan sejarah rempah dan kekayaan budaya Banda kepada masyarakat luas. Sebagai bentuk dukungan konkret, PLN UP3 Ambon melalui ULP Banda menyiagakan personel teknis, material cadangan, serta mengerahkan UPS 100 […]

  • Menteri Nusron Wahid Tegaskan Seluruh Tanah di Indonesia itu Milik Negara

    Menteri Nusron Wahid Tegaskan Seluruh Tanah di Indonesia itu Milik Negara

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa seluruh tanah di Indonesia adalah milik negara.  Untuk itu, masyarakat hanya berhak menguasai atau mengelola tanah tersebut sesuai peraturan yang berlaku. “Perlu diketahui tanah itu tidak ada yang memiliki, yang memiliki tanah itu negara, orang itu hanya menguasai,” ucap Nusron, Minggu (10/8/2025). […]

expand_less