Breaking News
light_mode

Pemuda Pulau Buru Minta Gubernur Maluku Sikat Mafia Tambang Gunung Botak

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 369
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Puluhan pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Adat Pulau Buru menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Maluku. Aksi ini menjadi bentuk protes atas maraknya praktik tambang emas ilegal di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, yang dinilai merusak lingkungan dan merugikan masyarakat adat setempat. Jumat (16/5/2025)

Aksi damai ini dikawal ketat Aparat dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP. Massa yang datang dengan membawa spanduk dan poster tuntutan mendesak Pemerintah Provinsi Maluku untuk turun tangan terhadap aktivitas tambang ilegal yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Massa aksi menyorot lemahnya pengawasan pemerintah dan penegak hukum terhadap aktivitas penambangan tanpa izin di Gunung Botak. Mereka menilai, sikap pemerintah yang tidak tegas justru memberi ruang bagi tumbuhnya mafia tambang yang merusak lingkungan.

“Kami meminta Gubernur segera memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup untuk mensosialisasikan dan mempertegas keberadaan 17 koperasi yang telah mengantongi Izin Pertambangan Rakyat (IPR),” tegas Rudi, salah satu orator aksi.

Foto: Rudi Rumagia

Koordinator lapangan aksi, Risman Solissa, menegaskan bahwa Forum Pemuda Adat Pulau Buru tidak menolak aktivitas pertambangan, tetapi menolak keras praktik ilegal yang merusak lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Risman, pengelolaan tambang oleh koperasi yang legal dan terorganisir justru akan menjadi solusi terbaik bagi masyarakat di sekitar Gunung Botak.

“Koperasi legal itu memberikan harapan. Ada pengawasan, ada kepastian hukum, dan tentu berdampak langsung pada ekonomi masyarakat. Tapi jika dibiarkan liar, maka yang terjadi adalah kerusakan dan konflik,” ujarnya.

Ia juga menyinggung lemahnya tindakan dari aparat dalam menangani aktivitas tambang ilegal yang menurutnya sudah berlangsung terlalu lama tanpa penyelesaian yang tuntas.

Di lokasi yang sama Ali Alkatiri. Dalam orasinya, ia mendesak keterlibatan serius dari aparat penegak hukum, mulai dari Polda Maluku hingga Kodam XVI/Pattimura, untuk menertibkan Gunung Botak dari tangan-tangan ilegal.

“Kami minta Gubernur, Kapolda, dan Pangdam Pattimura menertibkan Gunung Botak dari segala bentuk kegiatan ilegal,” teriak Ali.

Lebih lanjut, para demonstran juga menuntut agar pihak kepolisian menyelidiki pertanggungjawaban pihak-pihak terkait, termasuk ahli waris kawasan Gunung Botak, atas jatuhnya korban jiwa akibat aktivitas tambang ilegal sejak tahun 2012 hingga 2025.

Mereka menilai, tragedi kemanusiaan di Gunung Botak adalah akibat dari pembiaran dan lemahnya penegakan hukum selama ini.

Selain menyoroti penambang ilegal, massa aksi juga menuntut penindakan terhadap para pembeli emas tanpa izin yang disebut sebagai bagian dari rantai bisnis tambang ilegal. Mereka menilai pembeli emas ilegal memiliki peran besar dalam memperkuat ekosistem pertambangan liar di Gunung Botak.

Tak hanya itu, massa juga menilai adanya oknum-oknum tertentu yang justru menghambat pembentukan koperasi resmi oleh masyarakat lokal.

“Prinsip kami jelas: tertibkan Gunung Botak. Tangkap penambang ilegal, pembeli emas tanpa izin, dan siapapun yang merusak tatanan pertambangan rakyat,” tegas para demonstran.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UP3 Tobelo Audiensi Perkuat Sistem Kelistrikan dan Rencana Strategis Pembangunan Energi

    PLN UP3 Tobelo Audiensi Perkuat Sistem Kelistrikan dan Rencana Strategis Pembangunan Energi

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tobelo,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo menggelar dua pertemuan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara. Pertemuan itu dalam rangka memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta menjawab tantangan kebutuhan energi di wilayah kepulauan. Kedua audiensi ini merupakan bagian […]

  • Pasangan Dosen Muda UIN AMSA Ambon Raih Doktor Cumlaude di Jogja

    Pasangan Dosen Muda UIN AMSA Ambon Raih Doktor Cumlaude di Jogja

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dari pelaminan hingga ruang kuliah, pasangan dosen muda Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangadji Ambon (UIN A.M. Sangadji Ambon), Dr. Eko Wahyunanto Prihono, M.Pd., dan Dr. Fitria Lapele, M.Pd., catat prestasi akademik membanggakan di Yogyakarta. Keduanya resmi menyandang gelar doktor dengan predikat Cumlaude dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Wisuda […]

  • APH dan DPRD Ditantang Usut Tuntas Kasus Hilangnya Arsip Disdikbud Provinsi Maluku

    APH dan DPRD Ditantang Usut Tuntas Kasus Hilangnya Arsip Disdikbud Provinsi Maluku

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Front Pemuda Peduli Maluku menantang Aparat Penegak Hukum (APH) dan lembaga legislatif untuk mengusut tuntas kasus hilangnya arsip Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku.Pasalnya, dokumen dan arsip merupakan administrasi penting di lingkungan Disdikbud Provinsi Maluku. Sehingga, kabar hilangnya arsip pada dinas pendidikan Provinsi Maluku harus menjadi perhatian di berbagai elemen masyarakat, khususnya kalangan pemerhati […]

  • Hadiah Tahun Baru, PLN UIW MMU Sukses Tingkatkan Layanan Listrik dari 12 Jam ke 24 Jam di 10 Lokasi

    Hadiah Tahun Baru, PLN UIW MMU Sukses Tingkatkan Layanan Listrik dari 12 Jam ke 24 Jam di 10 Lokasi

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali berhasil dalam meningkatkan layanan listrik dari 12 jam ke 24 jam bagi masyarakat di 10 lokasi yang tersebar kawasan kerjanya. Kehadiran listrik 24 jam ini ditandai dengan peresmian pada masing-masing Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di bawah wilayah kerja PLN UIW MMU pada Jumat […]

  • Tutup Rapat Paripurna, Lucky Wattimury Ingatkan Perda Jangan Mandek di Atas Kertas

    Tutup Rapat Paripurna, Lucky Wattimury Ingatkan Perda Jangan Mandek di Atas Kertas

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku menutup rangkaian Rapat Paripurna penetapan peraturan daerah dengan sejumlah catatan keras dan rekomendasi strategis kepada Pemerintah Daerah, khususnya terkait implementasi Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Dalam agenda itu, Anggota DPRD Maluku, Lucky Wattimury, menyoroti kelemahan klasik pemerintah daerah, yakni keterlambatan bahkan ketiadaan […]

  • M. Nur Latuconsina: Deklarasi Bahlil Sebagai Cawapres 2029 Tidak Mewakili Sikapnya

    M. Nur Latuconsina: Deklarasi Bahlil Sebagai Cawapres 2029 Tidak Mewakili Sikapnya

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Direktur Holistik Institute, M. Nur Latuconsina, menilai rencana deklarasi Bahlil Lahadalia sebagai calon wakil presiden (Cawapres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 yang diinisiasi oleh Gerakan Pemuda Indonesia Timur (GP-Intim) tidak mencerminkan pandangan dan sikap politik Bahlil. Menurut Latuconsina, deklarasi yang dijadwalkan pada 10 Februari 2025 tersebut merupakan gagasan sepihak dari Bernard D. Namang dan tidak […]

expand_less