Breaking News
light_mode

Pekan Ini, 350 Kaleng Sianida Masuk Buru Melalui Ambon

  • account_circle Tajuk Maluku.com
  • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
  • visibility 286
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Upaya pemerintah untuk mengosongkan Gunung Botak dari aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) bukan berarti menghentikan laju pendistribusian Sianida.

Dari penelusuran informasi yang dikumpulkan, sebanyak 350 kaleng sianida bahkan akan dipasok ke Pulau Buru pekan ini melalui Pelabuhan Ambon. Salah satu pria yang diduga kuat pemodal masuknya barang haram itu teridentifikasi bernama Pitoyo.

“Sindikat ini diduga menggunakan kontainer dalam operasinya dari Surabaya ke Pulau Buru. Pitoyo sendiri adalah salah satu aktor pemasok sianida yang kebal hukum,” kata salah satu sumber kepada media, Minggu (22/06/ 2025).

Aktivitas Pitoyo dalam pendistribusian bahan kimia terlarang itu kuat dugaan juga mendapatkan pengawalan dari oknum-oknum tertentu, tak hanya kepolisian tapi juga pejabat sipil. Ini dikuatkan dengan peristiwa tenggelamnya satu kontainer berisi sianida tahun 2023 lalu yang sampai sekarang kasusnya menghilang ditelan bumi.

Padahal kontainer bermuatan sianida itu terjatuh di pelabuhan umum yang dapat disaksikan siapapun, polisi pun telah melakukan upaya hukum untuk mengungkap pemilik kontainer tersebut, sayangnya sampai saat ini, Pitoyo yang diduga pemilik kontainer bebas berkeliaran dan tidak tersentuh.

Perhimpunan Mahasiswa Nusa Ina (Permanusa) meminta supaya polisi segera menangkap Pitoyo, tak boleh ada pembiaran. Mengingat peredaran dan penggunaan bahan kimia itu jelas dilarang oleh negara.

“Pemerintah melalui berbagai regulasi sudah melarangnya, bahkan polisi memang sudah menangkap sejumlah pihak terkait kepemilikan Sianida, tapi kenapa sampai sekarang Pitoyo bebas, tak disentuh, ada apa,” tandas Mansur Tomogla salah satu aktivis Permanusa kepada media Tajukmaluku.com.

Menurutnya, kerusakan lingkungan yang masif di Gunung Botak, bukan saja karena ulah penambang, tapi juga pihak-pihak yang membiayai penjualan sianida di Buru. Bahkan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh para pengedar dan penyeludup sianida jauh lebih berbahaya ketimbang sekadar penambang.

“Penambang hanya menggali tanah, tapi pemilik Sianida ini yang membahayakan lingkungan. Jika jalur distribusinya dipangkas, pemiliknya di tangkap, maka dengan sendirinya akan berdampak untuk rantai aktivitas pertambangan ilegal di Gunung Botak,” urai Tomogola.

Selain itu, Mansur menduga bebasnya Pitoyo dari penyelidikan hukum karna ada faktor suap-menyuap, sehingga Kapolda Maluku harus tegas membersihkan institusinya dari oknum-oknum yang diduga terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dengan penyelidikan kasus jatuhnya kontainer berisi sianida di Pulau Buru.

“Jangan tebang pilih, siapapun harus sama dimata hukum,” ujarnya.*(01-F)

  • Penulis: Tajuk Maluku.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KNPI: “Pembelaan Terhadap PJ Bupati SBB itu Ngaur”

    KNPI: “Pembelaan Terhadap PJ Bupati SBB itu Ngaur”

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Polemik mengenai kinerja Penjabat (Pj) Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Dr. Ahmad Jais Ely, M.Si, terus mengemuka. Sekretaris KNPI SBB, Wandri Makasar, yang menilai sejumlah klaim keberhasilan Pj Bupati sebagai upaya panik yang cenderung tidak berdasar. Wandri mengungkapkan, klaim terkait progres pembangunan Jembatan Kaibobu yang disebut mencapai 80 persen hingga 17 Desember 2024 diragukan validitasnya. […]

  • Energize Tiga Pelanggan Bukti PLN Dukung Industri dan Pariwisata di Ambon.

    Energize Tiga Pelanggan Bukti PLN Dukung Industri dan Pariwisata di Ambon.

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat keandalan sistem kelistrikan. Pada minggu terakhir Juni 2025, PLN sukses melakukan penyalaan listrik (energize) kepada tiga pelanggan potensial di wilayah Kota Ambon, yang mencerminkan meningkatnya kebutuhan […]

  • IPEMI Ambon Satukan Aksi Sosial Dan Penguatan UMKM

    IPEMI Ambon Satukan Aksi Sosial Dan Penguatan UMKM

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Ambon memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat peran ekonomi kerakyatan melalui kegiatan terpadu yang menyasar langsung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat rentan. Kegiatan yang dikemas dalam agenda Jumpa UMKM, santunan anak yatim, pembagian sembako, hingga buka puasa bersama ini dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian […]

  • Diskon Listrik Januari Mulai Berlaku, Masyarakat Tak Perlu Buru-Buru, Beli Token Bisa Sepanjang Bulan

    Diskon Listrik Januari Mulai Berlaku, Masyarakat Tak Perlu Buru-Buru, Beli Token Bisa Sepanjang Bulan

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) memastikan paket stimulus ekonomi berupa potongan tarif listrik 50% bagi pelanggan daya 2.200 Volt Ampere (VA) ke bawah sudah dapat dinikmati sejak 1 Januari 2025. Sesuai penetapan Pemerintah, program ini akan diberlakukan hingga Februari 2025, untuk itu pelanggan PLN, khususnya prabayar yang ingin melakukan pembelian token listrik tidak perlu terburu buru karena […]

  • SKAK Maluku Desak Kajati Maluku dan Kajari Ambon Tindak Tegas Direktur Poltek Ambon

    SKAK Maluku Desak Kajati Maluku dan Kajari Ambon Tindak Tegas Direktur Poltek Ambon

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Simpul Komunitas Anti Korupsi (SKAK) Maluku kembali menyorot lambannya penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Direktur Politeknik Negeri (Poltek) Ambon, Dady Mairuhu. SKAK Maluku menilai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, Agoes Soenanto Prasetyo, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ambon, Adhryansah, tidak memiliki “taring” dalam menindaklanjuti laporan kasus tersebut. Bahkan, SKAK Maluku mengancam akan menggeruduk kantor […]

  • Wahid Laitupa Ingatkan Warga Siaga Hadapi Dampak Musim Hujan di Maluku

    Wahid Laitupa Ingatkan Warga Siaga Hadapi Dampak Musim Hujan di Maluku

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku, Wahid Laitupa ingatkan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan. Mengingat, dampak musim hujan selalu tidak terlepas dari potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor. “Memasuki musim hujan seperti saat ini, kita semua harus senantiasa waspada. Perhatikan dengan cermat kondisi lingkungan sekitar tempat tinggal, terutama bagi warga yang bertempat tinggal di bantaran […]

expand_less