Breaking News
light_mode

Pekan Ini, 350 Kaleng Sianida Masuk Buru Melalui Ambon

  • account_circle Tajuk Maluku.com
  • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
  • visibility 201
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Upaya pemerintah untuk mengosongkan Gunung Botak dari aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) bukan berarti menghentikan laju pendistribusian Sianida.

Dari penelusuran informasi yang dikumpulkan, sebanyak 350 kaleng sianida bahkan akan dipasok ke Pulau Buru pekan ini melalui Pelabuhan Ambon. Salah satu pria yang diduga kuat pemodal masuknya barang haram itu teridentifikasi bernama Pitoyo.

“Sindikat ini diduga menggunakan kontainer dalam operasinya dari Surabaya ke Pulau Buru. Pitoyo sendiri adalah salah satu aktor pemasok sianida yang kebal hukum,” kata salah satu sumber kepada media, Minggu (22/06/ 2025).

Aktivitas Pitoyo dalam pendistribusian bahan kimia terlarang itu kuat dugaan juga mendapatkan pengawalan dari oknum-oknum tertentu, tak hanya kepolisian tapi juga pejabat sipil. Ini dikuatkan dengan peristiwa tenggelamnya satu kontainer berisi sianida tahun 2023 lalu yang sampai sekarang kasusnya menghilang ditelan bumi.

Padahal kontainer bermuatan sianida itu terjatuh di pelabuhan umum yang dapat disaksikan siapapun, polisi pun telah melakukan upaya hukum untuk mengungkap pemilik kontainer tersebut, sayangnya sampai saat ini, Pitoyo yang diduga pemilik kontainer bebas berkeliaran dan tidak tersentuh.

Perhimpunan Mahasiswa Nusa Ina (Permanusa) meminta supaya polisi segera menangkap Pitoyo, tak boleh ada pembiaran. Mengingat peredaran dan penggunaan bahan kimia itu jelas dilarang oleh negara.

“Pemerintah melalui berbagai regulasi sudah melarangnya, bahkan polisi memang sudah menangkap sejumlah pihak terkait kepemilikan Sianida, tapi kenapa sampai sekarang Pitoyo bebas, tak disentuh, ada apa,” tandas Mansur Tomogla salah satu aktivis Permanusa kepada media Tajukmaluku.com.

Menurutnya, kerusakan lingkungan yang masif di Gunung Botak, bukan saja karena ulah penambang, tapi juga pihak-pihak yang membiayai penjualan sianida di Buru. Bahkan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh para pengedar dan penyeludup sianida jauh lebih berbahaya ketimbang sekadar penambang.

“Penambang hanya menggali tanah, tapi pemilik Sianida ini yang membahayakan lingkungan. Jika jalur distribusinya dipangkas, pemiliknya di tangkap, maka dengan sendirinya akan berdampak untuk rantai aktivitas pertambangan ilegal di Gunung Botak,” urai Tomogola.

Selain itu, Mansur menduga bebasnya Pitoyo dari penyelidikan hukum karna ada faktor suap-menyuap, sehingga Kapolda Maluku harus tegas membersihkan institusinya dari oknum-oknum yang diduga terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dengan penyelidikan kasus jatuhnya kontainer berisi sianida di Pulau Buru.

“Jangan tebang pilih, siapapun harus sama dimata hukum,” ujarnya.*(01-F)

  • Penulis: Tajuk Maluku.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UIW MMU Siapkan 1.332 Personel Perkuat Keandalan Listrik Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H

    PLN UIW MMU Siapkan 1.332 Personel Perkuat Keandalan Listrik Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam rangka memastikan keandalan pasokan listrik dan kesiapan operasional di wilayah Maluku jelang Idul Fitri 1447 H, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Noer Soeratmoko bersama jajaran manajemen melaksanakan kunjungan ke tiga posko siaga kelistrikan di Pulau Ambon. Kunjungan tersebut dilakukan di ULP Nusaniwe, ULP Ambon Kota, serta Maluku […]

  • Avtur Dari Lanud, Dioplos Jadi Solar, Di Jual Ke Kapal Cumi

    Avtur Dari Lanud, Dioplos Jadi Solar, Di Jual Ke Kapal Cumi

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Penyidik Direktorat Tindak Pidana Khusus Polda Maluku sedang berjibaku membongkar praktik ilegal peredaran bahan bakar avtur yang dioplos menjadi solar. Penyelidikan dimulai dari penangkapan 15 ton avtur di kawasan Galala, Ambon, pada 27 Juni 2025 lalu. Kasus ini pun menyeret sedikitnya tiga tersangka yang kini telah diamankan penyidik. Volume avtur yang disita bukan sembarangan. Dalam […]

  • Ika Fachri Alkatiri Dorong PKK SBT Jadi Poros Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

    Ika Fachri Alkatiri Dorong PKK SBT Jadi Poros Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam rangka meningkatkan pemberdayaan perempuan dan keluarga di Provinsi Maluku, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku menetapkan sejumlah program prioritas pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) X yang digelar di Ambon, Kamis (11/12/2025) lalu. Fokus program tersebut diarahkan pada penguatan peran perempuan dan keluarga sebagai fondasi pembangunan sosial di daerah. Ketua TP-PKK Kabupaten Seram […]

  • Sinergi Strategis PLN dan Pemkab Buru Selatan: Menyalakan Asa, Menerangi Masa Depan

    Sinergi Strategis PLN dan Pemkab Buru Selatan: Menyalakan Asa, Menerangi Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam sebuah pertemuan sarat makna dan harapan di Kantor PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Bupati Buru Selatan, La Hamidi, bersama jajaran, melakukan kunjungan resmi yang menandai babak baru sinergi antara pemerintah daerah dan PLN dalam mewujudkan pemerataan listrik sebagai tulang punggung pembangunan di wilayah paling selatan Pulau Buru itu. Didampingi […]

  • KNPI Maluku Soroti Keterpurukan Infrastruktur Jalan di Kota Ambon yang Dinilai Buruk

    KNPI Maluku Soroti Keterpurukan Infrastruktur Jalan di Kota Ambon yang Dinilai Buruk

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-KNPI Provinsi Maluku menyoroti keterpurukan infrastruktur jalan di Kota Ambon yang dinilai saat ini dalam kondisi buruk. Hal itu disampaikan Wasekbid Hukum dan HAM KNPI Maluku, Fahrudin Rahakbauw melalui pers rilis yang diterima Tajukmaluku.com, Sabtu (18/10/2025). “Infrastruktur jalan yang buruk di Maluku, khususnya di Kota Ambon, wilayah Kebun Cengkeh dan Stain, merupakan masalah serius yang […]

  • Pasok Sianida, PERMAHI : Kapolda Maluku Harus Tangkap Pitoyo Bersama Anteknya

    Pasok Sianida, PERMAHI : Kapolda Maluku Harus Tangkap Pitoyo Bersama Anteknya

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Ambon mendesak Kapolda Maluku segera menangkap Pitoyo terkait dugaan penyeludupan Siadina di Pulau Buru. Pitoyo merupakan salah satu pengusaha yang sudah meraup untung besar dari perdagangan sianida di Pulau Buru. “Sebagaimana diberitakan media, dan juga dibincangkan banyak kalangan, maka Kapolda Maluku harus segera memerintahkan anak buahnya […]

expand_less