Breaking News
light_mode

Direktur IDI Nilai Program Beasiswa Dokter Spesialis Pemda SBT Jadi Langkah Progresif

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
  • visibility 522
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pelayanan kesehatan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), layanan kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah besar. Rumah Sakit Umum Daerah kerap kekurangan dokter spesialis. Warga dari kecamatan terpencil harus menempuh perjalanan berjam-jam menuju Ambon hanya untuk pemeriksaan medis yang mestinya bisa dilakukan di rumah sakit kabupaten. Kekosongan tenaga dokter spesialis menjadikan hak atas layanan kesehatan di SBT masih dibawah standar.

Menjawab situasi itu, Pemerintah Kabupaten SBT mulai menyiapkan langkah strategis. Wakil Bupati Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena dalam komentarnya di beberapa media mengungkapkan, pemerintah daerah SBT tengah merancang program beasiswa pendidikan kedokteran bagi putra-putri asli SBT.

“Ini bukan sekadar bantuan biaya kuliah, tapi investasi jangka panjang untuk memastikan SBT memiliki dokter-dokter spesialis yang lahir, tumbuh, dan bekerja di tanahnya sendiri,” ujar Miftah.

Ia menegaskan, pemerintah tak ingin terus bergantung pada dokter kontrak dari luar daerah yang silih berganti datang dan pergi. “Kita butuh tenaga medis yang punya keterikatan emosional dengan masyarakat SBT, bukan hanya datang karena penugasan,” katanya.

Direktur Institute Demokrasi Indonesia, Sayed Moksen Almahdali, menilai kebijakan Pemda SBT ini sebagai langkah progresif dan rasional dalam memperkuat sektor kesehatan daerah. Menurutnya, di tengah ketimpangan layanan antara pusat dan daerah, kebijakan semacam ini menandai pergeseran cara pandang pembangunan dari ketergantungan menuju kemandirian.

“Menyiapkan dokter spesialis dari putra daerah sendiri adalah bentuk investasi sosial jangka panjang. Ini menunjukkan pemerintah daerah tidak hanya berpikir tentang hari ini, tetapi tentang masa depan sistem kesehatan di SBT,” ujarnya kepada tajukmaluku-com-989806.hostingersite.com, Selasa (02/11/2025)

Namun, kata Moksen, program ini hanya akan efektif jika dibarengi dengan penguatan ekosistem kesehatan di daerah. Infrastruktur rumah sakit, peralatan medis, serta jaminan kesejahteraan tenaga kesehatan harus disiapkan sebagai pondasi. Tanpa itu, lulusan program beasiswa nantinya akan kembali tersedot ke kota besar.

“Pemerintah SBT sudah memulai dengan benar, tapi pekerjaan rumahnya masih panjang memastikan para dokter muda itu mau dan mampu kembali mengabdi di daerah,” tandasnya.

Moksen juga menyarankan kepada pemda SBT tentang pentingnya kejelasan kontrak moral dan hukum bagi penerima beasiswa.

“ Beasiswa dokter spesialis itu mahal jadi harus ada ikatan hukum dan mekanisme penempatan untuk para penerima beasiswa tersebut suapaya jika telah selesai, mereka dengan sadar bisa kembali mengabdi di daerah,” ujarnya.

Ia menilai, perlu ada pernyataan sikap atau adendum perjanjian kerja, misalnya kewajiban mengabdi minimal lima hingga tujuh tahun di fasilitas kesehatan SBT setelah lulus, klausul pengembalian biaya pendidikan bila melanggar, serta paket insentif konkret seperti tunjangan penugasan, rumah dinas, hingga jalur pendidikan lanjutan.

“Kami mendukung apa yang dilakukan Pemda SBT ini, beasiswa itu harus berubah jadi kontrak sosial yang menahan arus migrasi tenaga medis dan menegakkan tanggung jawab moral kepada daerah,” tegasnya.

Kebijakan ini menjadi catatan serius Pemerintah Kabupaten SBT dalam memperkuat sistem layanan kesehatan. Di tengah keterbatasan fiskal dan medan geografis yang berat, kebijakan ini mampu menegaskan kemandirian daerah dalam membuat keputusan jangka panjang.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengawasan ke Sejumlah Daerah, Ari Sahertian Mengaku Temui Kasus Reboisasi Fiktif

    Pengawasan ke Sejumlah Daerah, Ari Sahertian Mengaku Temui Kasus Reboisasi Fiktif

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Anggota DPRD Maluku, Ari Sahertian telah temui sejumlah kasus reboisasi yang diduga fiktif. Hal itu disampaikan berdasarkan hasil pengawasan ke sejumlah daerah di Provinsi Maluku. Untuk itu, dia minta aparat penegak hukum tidak tutup mata proyek kegiatan penghijauan kembali pada lahan yang telah gundul atau rusak ini. “Kami minta aparat penegak hukum jangan tutup […]

  • DPRD Maluku Kecam Kekerasan Polisi di Buru: “Polisi Harus Jadi Pengayom, Bukan Algojo”

    DPRD Maluku Kecam Kekerasan Polisi di Buru: “Polisi Harus Jadi Pengayom, Bukan Algojo”

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi I DPRD Provinsi Maluku mengecam keras dugaan kekerasan yang dilakukan aparat Polres Buru terhadap dua tersangka kasus pencurian. Aksi yang disertai pemukulan dan pemaksaan pengakuan itu dinilai mencederai prinsip penegakan hukum dan hak asasi manusia (HAM). Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton, menegaskan pihaknya tidak akan menutup mata atas laporan tersebut. Ia memastikan […]

  • Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

    Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sleman,Tajukmaluku.com-Pemahaman yang utuh terhadap tanah menjadi bekal penting bagi calon insan pertanahan dalam menjalankan pengelolaan pertanahan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dalam Kuliah Umum Politeknik Agraria STPN yang berlangsung pada Jumat (04/09/2026), akademisi dan filsuf Rocky Gerung mengajak para taruna/i untuk memahami hal mendasar, yakni tanah tidak semata sebagai objek yang dapat dimiliki, tetapi sebagai […]

  • LIKE PLN 2024, Produk Inovasi dan UMKM Binaan PLN UIW MMU jadi Primadona

    LIKE PLN 2024, Produk Inovasi dan UMKM Binaan PLN UIW MMU jadi Primadona

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mengikuti ajang Learning, Innovation, Knowledge, and Exhibition (LIKE) 2024 di Jakarta International Expo Convention Centre dan Theatre. LIKE 2024 yang mengusung tema “Innovation Sparks the Future-Transformation 2.0” ini berlangsung selama tiga hari, yakni 22 hingga 24 Oktober. Ajang ini digelar PT PLN (Persero) untuk mendorong inovasi […]

  • DPRD Maluku Bakal Kawal Permintaan Pembangunan SMA Negeri di Kairatu Barat

    DPRD Maluku Bakal Kawal Permintaan Pembangunan SMA Negeri di Kairatu Barat

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintah negeri Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku, tengah mendorong pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri sebagai respon atas meningkatnya kebutuhan pendidikan di wilayah tersebut. Menurut Anggota DPRD Provinsi Maluku Komisi IV, Julius Rutasouw, meskipun sarana pendidikan menengah atas di Kecamatan Kairatu saat ini sudah ada, namun pertumbuhan penduduk yang […]

  • Kado HUT RI, PLN Salurkan Bantuan Pasang Listrik Gratis 2.821 Keluarga Prasejahtera di Seluruh Indonesia

    Kado HUT RI, PLN Salurkan Bantuan Pasang Listrik Gratis 2.821 Keluarga Prasejahtera di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) memberikan kado spesial bagi masyarakat di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan menyalurkan bantuan sambungan listrik gratis kepada 2.821 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia. Bantuan ini disalurkan secara serentak di 38 provinsi melalui program Light Up The Dream (LUTD). Rabu (20/8/2025). LUTD merupakan program bantuan pemasangan sambungan listrik gratis bagi […]

expand_less