Breaking News
light_mode

Direktur IDI Nilai Program Beasiswa Dokter Spesialis Pemda SBT Jadi Langkah Progresif

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
  • visibility 508
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pelayanan kesehatan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), layanan kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah besar. Rumah Sakit Umum Daerah kerap kekurangan dokter spesialis. Warga dari kecamatan terpencil harus menempuh perjalanan berjam-jam menuju Ambon hanya untuk pemeriksaan medis yang mestinya bisa dilakukan di rumah sakit kabupaten. Kekosongan tenaga dokter spesialis menjadikan hak atas layanan kesehatan di SBT masih dibawah standar.

Menjawab situasi itu, Pemerintah Kabupaten SBT mulai menyiapkan langkah strategis. Wakil Bupati Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena dalam komentarnya di beberapa media mengungkapkan, pemerintah daerah SBT tengah merancang program beasiswa pendidikan kedokteran bagi putra-putri asli SBT.

“Ini bukan sekadar bantuan biaya kuliah, tapi investasi jangka panjang untuk memastikan SBT memiliki dokter-dokter spesialis yang lahir, tumbuh, dan bekerja di tanahnya sendiri,” ujar Miftah.

Ia menegaskan, pemerintah tak ingin terus bergantung pada dokter kontrak dari luar daerah yang silih berganti datang dan pergi. “Kita butuh tenaga medis yang punya keterikatan emosional dengan masyarakat SBT, bukan hanya datang karena penugasan,” katanya.

Direktur Institute Demokrasi Indonesia, Sayed Moksen Almahdali, menilai kebijakan Pemda SBT ini sebagai langkah progresif dan rasional dalam memperkuat sektor kesehatan daerah. Menurutnya, di tengah ketimpangan layanan antara pusat dan daerah, kebijakan semacam ini menandai pergeseran cara pandang pembangunan dari ketergantungan menuju kemandirian.

“Menyiapkan dokter spesialis dari putra daerah sendiri adalah bentuk investasi sosial jangka panjang. Ini menunjukkan pemerintah daerah tidak hanya berpikir tentang hari ini, tetapi tentang masa depan sistem kesehatan di SBT,” ujarnya kepada tajukmaluku.com, Selasa (02/11/2025)

Namun, kata Moksen, program ini hanya akan efektif jika dibarengi dengan penguatan ekosistem kesehatan di daerah. Infrastruktur rumah sakit, peralatan medis, serta jaminan kesejahteraan tenaga kesehatan harus disiapkan sebagai pondasi. Tanpa itu, lulusan program beasiswa nantinya akan kembali tersedot ke kota besar.

“Pemerintah SBT sudah memulai dengan benar, tapi pekerjaan rumahnya masih panjang memastikan para dokter muda itu mau dan mampu kembali mengabdi di daerah,” tandasnya.

Moksen juga menyarankan kepada pemda SBT tentang pentingnya kejelasan kontrak moral dan hukum bagi penerima beasiswa.

“ Beasiswa dokter spesialis itu mahal jadi harus ada ikatan hukum dan mekanisme penempatan untuk para penerima beasiswa tersebut suapaya jika telah selesai, mereka dengan sadar bisa kembali mengabdi di daerah,” ujarnya.

Ia menilai, perlu ada pernyataan sikap atau adendum perjanjian kerja, misalnya kewajiban mengabdi minimal lima hingga tujuh tahun di fasilitas kesehatan SBT setelah lulus, klausul pengembalian biaya pendidikan bila melanggar, serta paket insentif konkret seperti tunjangan penugasan, rumah dinas, hingga jalur pendidikan lanjutan.

“Kami mendukung apa yang dilakukan Pemda SBT ini, beasiswa itu harus berubah jadi kontrak sosial yang menahan arus migrasi tenaga medis dan menegakkan tanggung jawab moral kepada daerah,” tegasnya.

Kebijakan ini menjadi catatan serius Pemerintah Kabupaten SBT dalam memperkuat sistem layanan kesehatan. Di tengah keterbatasan fiskal dan medan geografis yang berat, kebijakan ini mampu menegaskan kemandirian daerah dalam membuat keputusan jangka panjang.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • September Ini, PPP Ambon Bakal Ikuti Muktamar Pemilihan Ketum Baru di Jakarta

    September Ini, PPP Ambon Bakal Ikuti Muktamar Pemilihan Ketum Baru di Jakarta

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-September ini, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Ambon akan menggelar Muktamar untuk memilih Ketua Umum (Ketum) dan menyusun arah baru kebijakan partai kedepan. Ketua DPC PPP Kota Ambon, Taha Abubakar mengatakan, Muktamar sebagai medium penting mengkonsolidasikan kepentingan politik kepartaian hingga akar rumput. Taha mengaku, pelaksanaan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) DPC PPP Kota Ambon secara substansial […]

  • Kampanye Politik Dan Politisasi Geneaologi Di Maluku

    Kampanye Politik Dan Politisasi Geneaologi Di Maluku

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Ripal Pattimahu 27 November 2024 begitu dinanti-nanti, baik oleh para calon kandidat kepala daerah, para pemerhati politik, pun rakyat. Beragam varian dan upaya satu per satu telah dikerahkan, salah satunya adalah dengan berkampanye di hadapan mata publik dan media. Kampanye pilkada atau kampanye politik merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan kandidat partai untuk meyakinkan pemilih. […]

  • Studi Banding BEM Merauke dan BEM Nus Maluku Bahas Pemerataan Pembangunan di Kawasan Timur

    Studi Banding BEM Merauke dan BEM Nus Maluku Bahas Pemerataan Pembangunan di Kawasan Timur

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Upaya memperkuat jejaring dan pertukaran gagasan antar kampus di kawasan timur Indonesia diwujudkan lewat kegiatan Studi Banding dan Dialog Mahasiswa Kawasan Timur Indonesia antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Musamus Merauke, Papua, dan BEM Nusantara Daerah Maluku. Acara berlangsung di Universitas Pattimura Ambon pada 22–24 Oktober 2025. Pertemuan dua lembaga mahasiswa ini menjadi ruang konsolidasi […]

  • KNPI Maluku Soroti Keterpurukan Infrastruktur Jalan di Kota Ambon yang Dinilai Buruk

    KNPI Maluku Soroti Keterpurukan Infrastruktur Jalan di Kota Ambon yang Dinilai Buruk

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-KNPI Provinsi Maluku menyoroti keterpurukan infrastruktur jalan di Kota Ambon yang dinilai saat ini dalam kondisi buruk. Hal itu disampaikan Wasekbid Hukum dan HAM KNPI Maluku, Fahrudin Rahakbauw melalui pers rilis yang diterima Tajukmaluku.com, Sabtu (18/10/2025). “Infrastruktur jalan yang buruk di Maluku, khususnya di Kota Ambon, wilayah Kebun Cengkeh dan Stain, merupakan masalah serius yang […]

  • Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah

    Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Malang,Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, pada acara Panen Raya TNI yang berlangsung di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (17/07/2026). Dalam keterangannya, Menteri Nusron menegaskan bahwa kepastian hukum hak atas tanah menjadi faktor utama dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan. “Bagi kami, ketahanan pangan […]

  • Iqbal Tamher, Anak Negeri di Titik Nol Indo-Pasifik

    Iqbal Tamher, Anak Negeri di Titik Nol Indo-Pasifik

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Catatan Redaksi Tajukmaluku.com “Tak ada yang lebih tahu luka Maluku selain putra daerahnya. Hanya anak negeri yang tahu cara menjahit luka kampungnya sendiri.” Kalimat itu menjelma lirih kala para putra daerah dipercaya menduduki jabatan strategis di provinsi yang dikepung banyak luka: geografis, fiskal, dan politik. Iqbal Tamher, putra Maluku Tenggara ini mengemban amanah sebagai Kepala […]

expand_less