Audiensi dengan Komisi III DPRD, KNPI Maluku Minta Pengawalan Dana Pinjaman SMI Rp1,5 Triliun
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 2 Des 2025
- visibility 192
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-DPD KNPI Maluku meminta adanya pengawalan ketat terkait alokasi dana pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp 1,5 triliun yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur. Itu disampaikan dalam audiensi bersama Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wadjo, Senin (1/12/2025).
Ketua KNPI Maluku, Arman Kalean, menegaskan bahwa Komisi III perlu melakukan pengawasan ketat terhadap proses pembahasan Ranperda APBD agar dana tersebut terdistribusi secara tepat sasaran.
“Kami berharap Komisi III memastikan anggaran pinjaman Rp1,5 triliun benar-benar diarahkan pada sektor infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Arman juga menyampaikan bahwa pembangunan yang dibiayai dana pinjaman harus berdampak pada peningkatan ekonomi serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, proyek yang diambil harus mendukung aktivitas usaha masyarakat serta membuka lapangan kerja baru di Maluku. Menanggapi itu, Ketua Komisi III, Alhidayat Wadjo, merespons positif masukan KNPI dan menyatakan pihaknya akan melakukan pengawalan melalui fungsi legislatif.
“Kami akan memastikan item pembangunan yang dibiayai pinjaman ini memberi hasil nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi antara pemuda dan DPRD dalam memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai harapan publik.* (01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar