PLN UP3 Ambon Edukasi Proses Bisnis dan Budaya K3L di Rutan Kelas II A Ambon
- account_circle Admin
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 15
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon melaksanakan kunjungan sekaligus kegiatan sosialisasi di Rumah Tahanan Negara Kelas II A Ambon. Selasa (24/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai proses bisnis (probis) PLN serta pentingnya penerapan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) kepada pegawai dan para penghuni rutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan kelistrikan.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, dalam keterangannya menyampaikan, edukasi kelistrikan merupakan bagian dari tanggung jawab PLN dalam memastikan pemanfaatan energi listrik berjalan aman dan sesuai regulasi.
“PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk terus mengedukasi masyarakat dan institusi mengenai penggunaan listrik yang aman, legal, dan berkelanjutan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membangun pemahaman bersama bahwa aspek keselamatan dan kepatuhan adalah fondasi utama dalam setiap proses bisnis kelistrikan,” tutur Soeratmoko.
Soeratmoko berharap, sinergi yang terjalin ini dapat mendukung terciptanya pelayanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan di wilayah kerja PLN UP3 Ambon.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat, yang didampingi oleh Manager ULP Baguala serta Team Leader K3L UP3 Ambon. Dalam sambutannya, Ramli menegaskan, kolaborasi dengan berbagai instansi menjadi bagian penting dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan di wilayah Ambon dan sekitarnya.
“Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pemasyarakatan, sangat penting agar seluruh proses pelayanan kelistrikan dapat berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai layanan PLN,” ungkap Ramli.
Pada sesi sosialisasi proses bisnis PLN, tim UP3 Ambon memaparkan alur pelayanan kelistrikan, mulai dari permohonan pasang baru, perubahan daya, hingga mekanisme penanganan gangguan. Penjelasan juga mencakup pentingnya penggunaan listrik secara legal dan sesuai standar instalasi guna meminimalkan potensi bahaya serta menghindari pelanggaran ketenagalistrikan.
Sementara itu, Team Leader K3L UP3 Ambon menekankan pentingnya budaya keselamatan dalam setiap aktivitas yang berkaitan dengan listrik. Ia menjelaskan potensi risiko kelistrikan, langkah pencegahan kecelakaan, serta pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.
“Keselamatan merupakan prioritas utama. Dengan memahami potensi bahaya listrik dan cara pencegahannya, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, baik di tempat kerja maupun di lingkungan hunian,” jelasnya.
Pihak Rumah Tahanan Negara Kelas II A Ambon menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi inisiatif PLN UP3 Ambon dalam memberikan edukasi langsung kepada pegawai serta warga binaan.
Kegiatan ini dinilai memberikan tambahan wawasan yang bermanfaat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam pemanfaatan listrik.
Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Ambon menegaskan komitmennya untuk terus memperluas edukasi kelistrikan dan penguatan budaya K3L kepada masyarakat serta institusi mitra.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar