Breaking News
light_mode

Workshop di Ambon, LPTK Didorong Jadi Kunci Perbaikan Mutu Pendidikan Indonesia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 83
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) kembali ditegaskan sebagai aktor kunci dalam membangun ekosistem pendidikan daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Pesan ini mengemuka dalam Workshop Berbagi Pengalaman dan Penggalian Ide: Peran LPTK bagi Pemerintah Daerah yang diselenggarakan oleh Program INOVASI untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI), kemitraan antara Pemerintah Australia dan Indonesia di bidang pendidikan dasar, bersama Universitas Pattimura di Ambon, 8–9 Juni 2026.

Forum ini mempertemukan LPTK, pemerintah daerah, dan mitra pembangunan untuk tidak sekadar berbagi praktik baik, tetapi juga merumuskan langkah strategis ke depan.

“LPTK memiliki posisi strategis karena menguasai praktik baik dan pengalaman nyata di lapangan. Kami berharap kolaborasi dalam forum ini dapat melahirkan gagasan yang semakin memperkuat peran LPTK, pemerintah daerah, dan sekolah dalam menyiapkan guru berkualitas,” ujar Hannah Derwent, perwakilan Kedutaan Besar Australia di Indonesia.

Di sisi kebijakan, pemerintah menegaskan bahwa penguatan kualitas guru tidak dapat dilepaskan dari peran LPTK sebagai bagian utama dalam ekosistem pendidikan.

“Ketika kita berbicara tentang kualitas guru, kita tidak bisa melepaskan peran strategis LPTK. Pengalaman kami menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan LPTK telah memberikan kontribusi nyata, mulai dari pendampingan sekolah hingga peningkatan literasi dan numerasi, termasuk di wilayah terpencil. Ke depan, penguatan profesionalisme guru melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) menjadi kunci dan membutuhkan kolaborasi erat antara LPTK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Prof. Nunuk Suryani, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen.

Selama ini, kemitraan antara INOVASI dan berbagai LPTK di Indonesia menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada sekolah. Diperlukan sistem pendukung yang kuat di mana LPTK berperan sebagai simpul yang menjembatani pengetahuan, inovasi, dan praktik pendidikan di daerah.

“Kemitraan terbaik bukanlah transfer pengetahuan satu arah, melainkan proses saling belajar dan berkembang bersama. Karena itu, LPTK memegang peran strategis untuk memastikan inovasi tidak berhenti sebagai proyek, tetapi menjadi bagian dari sistem yang berkelanjutan,” ujar Sri Widuri, Direktur Program INOVASI.

Sejalan dengan itu, pemerintah terus mendorong percepatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai program prioritas untuk memastikan seluruh guru memenuhi standar nasional.

“Kita masih menghadapi tantangan besar, baik dalam pemenuhan maupun peningkatan kualitas guru. Karena itu, penyiapan guru harus berbasis kebutuhan dan dilakukan melalui kolaborasi erat antara LPTK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Ferry Maulana Putra, Direktur Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen.

Di wilayah kepulauan seperti Maluku, tantangan tersebut terasa semakin nyata. Akses, distribusi guru, hingga kualitas pembelajaran masih menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani bersama.

“LPTK adalah penghasil ‘bibit unggul’ guru. Namun, tanpa dukungan berkelanjutan, bibit ini tidak akan berkembang optimal, terutama di daerah terpencil, terdepan, dan terluar. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci agar guru benar-benar mampu membawa perubahan di sekolah,” ungkap Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy.

Selama dua hari, peserta workshop mendiskusikan berbagai isu strategis, mulai dari penguatan pendidikan di wilayah terpencil, pelatihan guru, penjaminan mutu, hingga pengembangan kurikulum LPTK yang lebih relevan dengan kebutuhan daerah. Hasil diskusi ini diharapkan menjadi dasar bagi penguatan kemitraan antara LPTK dan pemerintah daerah ke depan.

Lebih dari sekadar forum diskusi, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi di ruang kelas, tetapi juga oleh seberapa kuat ekosistem yang mendukungnya. Dan di tengah ekosistem itu, LPTK berdiri sebagai salah satu simpul terpenting.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Maluku Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kapahaha

    Wakil Ketua DPRD Maluku Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kapahaha

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Abdullah Asis Sangkala mewakili Ketua DPRD Maluku menghadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha, Kota Ambon, Minggu (16/8/2026) malam. Prosesi berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang gugur […]

  • Sertipikasi Aset Negara: BPN Buru Selatan Periksa Fisik Tanah SMAN 5 di Pulau Ambalau

    Sertipikasi Aset Negara: BPN Buru Selatan Periksa Fisik Tanah SMAN 5 di Pulau Ambalau

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan terus mempercepat sertipikasi aset pemerintah sebagai bagian dari upaya mewujudkan kepastian hukum atas Barang Milik Negara (BMN) dan Barang Milik Daerah (BMD). Salah satunya melalui kegiatan Pemeriksaan Tanah di lokasi SMA Negeri 5 Buru Selatan, Desa Kampung Baru, Kecamatan Ambalau, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Panitia Ajudikasi Kantor Pertanahan […]

  • Dihadapan Wagub, Warga Haya; Lindungi Tanah Adat Dari Dampak Tambang Waragonda

    Dihadapan Wagub, Warga Haya; Lindungi Tanah Adat Dari Dampak Tambang Waragonda

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gelombang penolakan terhadap aktivitas pertambangan di Negeri Haya, Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah, terus bergulir. Perwakilan masyarakat Haya yang terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, serta lembaga Saniri Negeri secara langsung menemui Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, di kediamannya di Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Rabu, (23/04/2025). Dalam pertemuan itu mereka menyuarakan satu sikap menolak […]

  • Avtur Dari Lanud, Dioplos Jadi Solar, Di Jual Ke Kapal Cumi

    Avtur Dari Lanud, Dioplos Jadi Solar, Di Jual Ke Kapal Cumi

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Penyidik Direktorat Tindak Pidana Khusus Polda Maluku sedang berjibaku membongkar praktik ilegal peredaran bahan bakar avtur yang dioplos menjadi solar. Penyelidikan dimulai dari penangkapan 15 ton avtur di kawasan Galala, Ambon, pada 27 Juni 2025 lalu. Kasus ini pun menyeret sedikitnya tiga tersangka yang kini telah diamankan penyidik. Volume avtur yang disita bukan sembarangan. Dalam […]

  • LBH Ansor Maluku Terpilih Kembali Sebagai Penyedia Bantuan Hukum PTUN Ambon Tahun 2025. Ketua: “Ini Yang Ke-4 Kalinya”

    LBH Ansor Maluku Terpilih Kembali Sebagai Penyedia Bantuan Hukum PTUN Ambon Tahun 2025. Ketua: “Ini Yang Ke-4 Kalinya”

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku kembali mencatat prestasi dengan terpilih untuk keempat kalinya sebagai penyedia bantuan hukum pada Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon tahun 2025. Keputusan ini diumumkan setelah melalui proses seleksi yang melibatkan verifikasi berkas dan wawancara. Ketua LBH Ansor Maluku, Dr. (cand) Al Walid Muhammad Umamit, S.H., […]

  • Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset untuk Pulihkan Hak Korban dan Kerugian Negara

    Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset untuk Pulihkan Hak Korban dan Kerugian Negara

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Pengamanan aset pertanahan yang menjadi objek sengketa maupun perkara hukum adalah hal krusial dalam langkah pemulihan hak korban dan pengembalian kerugian negara. Untuk memperkuat upaya tersebut, Direktorat Jenderal (Ditjen) Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan (PSKP) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menjalin kerja sama dengan Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung Republik Indonesia […]

expand_less