Breaking News
light_mode

Workshop di Ambon, LPTK Didorong Jadi Kunci Perbaikan Mutu Pendidikan Indonesia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 13
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) kembali ditegaskan sebagai aktor kunci dalam membangun ekosistem pendidikan daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Pesan ini mengemuka dalam Workshop Berbagi Pengalaman dan Penggalian Ide: Peran LPTK bagi Pemerintah Daerah yang diselenggarakan oleh Program INOVASI untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI), kemitraan antara Pemerintah Australia dan Indonesia di bidang pendidikan dasar, bersama Universitas Pattimura di Ambon, 8–9 Juni 2026.

Forum ini mempertemukan LPTK, pemerintah daerah, dan mitra pembangunan untuk tidak sekadar berbagi praktik baik, tetapi juga merumuskan langkah strategis ke depan.

“LPTK memiliki posisi strategis karena menguasai praktik baik dan pengalaman nyata di lapangan. Kami berharap kolaborasi dalam forum ini dapat melahirkan gagasan yang semakin memperkuat peran LPTK, pemerintah daerah, dan sekolah dalam menyiapkan guru berkualitas,” ujar Hannah Derwent, perwakilan Kedutaan Besar Australia di Indonesia.

Di sisi kebijakan, pemerintah menegaskan bahwa penguatan kualitas guru tidak dapat dilepaskan dari peran LPTK sebagai bagian utama dalam ekosistem pendidikan.

“Ketika kita berbicara tentang kualitas guru, kita tidak bisa melepaskan peran strategis LPTK. Pengalaman kami menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan LPTK telah memberikan kontribusi nyata, mulai dari pendampingan sekolah hingga peningkatan literasi dan numerasi, termasuk di wilayah terpencil. Ke depan, penguatan profesionalisme guru melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) menjadi kunci dan membutuhkan kolaborasi erat antara LPTK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Prof. Nunuk Suryani, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen.

Selama ini, kemitraan antara INOVASI dan berbagai LPTK di Indonesia menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada sekolah. Diperlukan sistem pendukung yang kuat di mana LPTK berperan sebagai simpul yang menjembatani pengetahuan, inovasi, dan praktik pendidikan di daerah.

“Kemitraan terbaik bukanlah transfer pengetahuan satu arah, melainkan proses saling belajar dan berkembang bersama. Karena itu, LPTK memegang peran strategis untuk memastikan inovasi tidak berhenti sebagai proyek, tetapi menjadi bagian dari sistem yang berkelanjutan,” ujar Sri Widuri, Direktur Program INOVASI.

Sejalan dengan itu, pemerintah terus mendorong percepatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai program prioritas untuk memastikan seluruh guru memenuhi standar nasional.

“Kita masih menghadapi tantangan besar, baik dalam pemenuhan maupun peningkatan kualitas guru. Karena itu, penyiapan guru harus berbasis kebutuhan dan dilakukan melalui kolaborasi erat antara LPTK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Ferry Maulana Putra, Direktur Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen.

Di wilayah kepulauan seperti Maluku, tantangan tersebut terasa semakin nyata. Akses, distribusi guru, hingga kualitas pembelajaran masih menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani bersama.

“LPTK adalah penghasil ‘bibit unggul’ guru. Namun, tanpa dukungan berkelanjutan, bibit ini tidak akan berkembang optimal, terutama di daerah terpencil, terdepan, dan terluar. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci agar guru benar-benar mampu membawa perubahan di sekolah,” ungkap Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy.

Selama dua hari, peserta workshop mendiskusikan berbagai isu strategis, mulai dari penguatan pendidikan di wilayah terpencil, pelatihan guru, penjaminan mutu, hingga pengembangan kurikulum LPTK yang lebih relevan dengan kebutuhan daerah. Hasil diskusi ini diharapkan menjadi dasar bagi penguatan kemitraan antara LPTK dan pemerintah daerah ke depan.

Lebih dari sekadar forum diskusi, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi di ruang kelas, tetapi juga oleh seberapa kuat ekosistem yang mendukungnya. Dan di tengah ekosistem itu, LPTK berdiri sebagai salah satu simpul terpenting.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini 5 Poin Hasil Audiensi IDI Maluku dengan Kapolda

    Ini 5 Poin Hasil Audiensi IDI Maluku dengan Kapolda

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku meminta Kepolisian Daerah Maluku melibatkan organisasi profesi dokter dalam setiap dugaan pelanggaran hukum dan etik sebelum masuk ke Majelis Disiplin Profesi. Permintaan ini disampaikan langsung kepada Kapolda Maluku dalam audiensi di Markas Polda Maluku, Kamis (5/2/2026). Ketua Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Maluku, dr. Saleh Tualeka, menegaskan bahwa keterlibatan organisasi […]

  • PLN UIW MMU Pastikan Listrik Andal Selama Perayaan Malam Natal hingga Wilayah Kepulauan

    PLN UIW MMU Pastikan Listrik Andal Selama Perayaan Malam Natal hingga Wilayah Kepulauan

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memastikan keandalan pasokan listrik selama perayaan Malam Natal 2025 di seluruh wilayah pelayanan, termasuk hingga daerah kepulauan. Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan siaga kelistrikan secara menyeluruh serta kunjungan langsung ke sejumlah lokasi ibadah. General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko […]

  • Komitmen PLN UIW MMU dan Pemprov Maluku Dukung PSN dan Fokus Pemerataan Listrik

    Komitmen PLN UIW MMU dan Pemprov Maluku Dukung PSN dan Fokus Pemerataan Listrik

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Maluku untuk mempercepat pemerataan kelistrikan, mendukung program strategis nasional, serta mengoptimalkan potensi daerah. Hal ini disampaikan General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, saat melakukan kunjungan resmi ke Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, di Ambon, Selasa (12/8). Noer menjelaskan, saat […]

  • PLN UIW MMU Jalankan Program LUTD bagi Keluarga Prasejahtera di Maluku dan Maluku Utara

    PLN UIW MMU Jalankan Program LUTD bagi Keluarga Prasejahtera di Maluku dan Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melaksanakan penyalaan serentak program Light Up The Dream (LUTD) Berkah Ramadan 1447 H bagi 100 pelanggan pada Rabu (4/3/2026). Penyalaan serentak program LUTD Berkah Ramadan 1447 H ini dilaksanakan secara hybrid di seluruh Indonesia. Khusus untuk PLN UIW MMU, penyalaan simbolis listrik berkapasitas 900 VA […]

  • Peduli Lingkungan, PLN UIW MMU Laksanakan Aksi Bersih Laut dan Pantai di Tual

    Peduli Lingkungan, PLN UIW MMU Laksanakan Aksi Bersih Laut dan Pantai di Tual

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual menggelar kegiatan Aksi Bersih Laut dan Pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir dan terumbu karang di wilayah Tual. Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Menjaga Ekosistem Terumbu Karang untuk Laut yang Lestari” ini melibatkan […]

  • DPRD Maluku Desak Gubernur Evaluasi Dinas ESDM dan PTSP Soal Tarif Retribusi Pajak MLBM

    DPRD Maluku Desak Gubernur Evaluasi Dinas ESDM dan PTSP Soal Tarif Retribusi Pajak MLBM

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPRD Maluku bersama Dinas ESDM, PTSP dan PT Miranti Jaya Mulia menunjukan sampai dengan bulan September 2025 penarikan retribusi pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MLBM) Provinsi Maluku, hanya Rp 600 ribu lebih. Fakta ini diungkapkan Anggota Komisi II Fraksi PDI Perjuangan DPRD Maluku, Alhidayat Wajo. Dalam keterangannya, Alhidayat […]

expand_less