Kapolresta Ambon: LGJI Amboina 2026 Harus Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 19
- print Cetak

Kapolresta Ambon & P.P Lease Kombes Pol Andrias Susanto Nugroho dalam kegiatan LGJI Amboina 2026. Sabtu (5/9/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Kapolresta Ambon dan PP Lease Kombes Pol Andrias Susanto Nugroho mengajak masyarakat menjadikan Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) Amboina 2026 sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan menjaga perdamaian di Kota Ambon.
Pesan itu disampaikan Andrias saat menghadiri pembukaan LGJI Amboina 2026 yang dipusatkan di kawasan Gong Perdamaian Kota Ambon, Sabtu (5/9/2026).
Lomba ini digelar dalam rangkaian peringatan HUT Gereja Protestan Maluku (GPM) ke-91 pada 6 September 2026 dan menyambut HUT Kota Ambon ke-451 pada 7 September 2026. Sebanyak 114 peserta ambil bagian dalam kegiatan ini dan dibuka langsung Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena.
Menurut Andrias, LGJI tidak hanya menjadi ajang kreativitas dan kekompakan peserta. Kegiatan ini juga menjadi ruang perjumpaan masyarakat dalam suasana kebersamaan.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini karena ini salah satu bentuk perhatian dari Pemerintah Kota Ambon kepada masyarakat. Masyarakat juga bisa berbahagia dan berkolaborasi dalam kegiatan ini,” kata Andrias.
Ia menyebut keterlibatan masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan LGJI menjadi salah satu kegiatan positif yang dapat memperkuat interaksi sosial.
“Ini kegiatan yang sangat positif, melibatkan ribuan peserta, penonton, dan ini event yang sangat luar biasa,” ujarnya.
Andrias juga mengingatkan peserta untuk menjaga sportivitas selama perlombaan. Setiap kontingen diminta menghormati peserta lain dan menerima keputusan dewan juri.
“Saya mengimbau kepada para peserta untuk menjaga sportivitas, menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati antar peserta, dan tentunya menghormati semua keputusan dewan juri,” tegasnya.
Selain sportivitas, aspek keamanan dan kelancaran lalu lintas menjadi perhatian kepolisian. Pelaksanaan LGJI melibatkan ribuan orang dan menggunakan sejumlah ruas jalan yang juga menjadi jalur aktivitas masyarakat.
Karena itu, Andrias mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Ia juga berharap LGJI dapat menjadi ruang untuk menunjukkan karakter masyarakat Ambon yang menjunjung perdamaian dan kebersamaan.
“Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Kota Ambon adalah masyarakat yang penuh damai dan berbudaya baik,” pungkasnya.
Andrias berharap semangat persaudaraan dan perdamaian tersebut terus dijaga, sejalan dengan cita-cita bersama mewujudkan Ambon Damai, Maluku Sejahtera, Indonesia Maju.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar